Rahmat Shah Apresiasi Prestasi Leica Al Humaira Lubis
- account_circle Syawal
- calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Pengprov Forki Sumut mengapresiasi Leica Al Humaira Lubis membawa pulang medali perunggu kumite +68 kilogram putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Tentunya ini sebuah progress yang bagus sesuai harapan. Masyarakat juga bisa melihat bahwa Forki Sumut tidak diam, kami terus menjalankan program untuk mencetak atlet-atlet dan prestasi terbaik,” kata Ketua Pengprov Forki Sumut, Rahmat Shah dalam pesan wasthap nya, Senin (28/9)
Seperti diketahui, semula karateka berusia 21 tahun itu memasang target tinggi: membawa pulang medali emas kumite +68 kilogram putri.
Keyakinan Leica bahkan mencapai 80 persen untuk mewujudkan ambisi tersebut. Namun hasil berkata lain. Leica harus menunda mimpi nya meraih medali emas Asian Games
Persaingan jauh lebih ketat karena sejumlah lawan yang dihadapinya merupakan karateka berpengalaman dan menghuni jajaran elite dunia, termasuk atlet yang berada di peringkat satu dunia.
Secara pengalaman mungkin Leica jauh dibandingkan lawan-lawan yang notabene sudah masuk peringkat 10 dunia, bahkan ada yang peringkat satu dunia.
Selain Leica, karateka Sumut pernah membawa pulang medali Asian Games.Di Asian Games 1994 yang digelar di Hiroshima Karate Nilawati Daud meraih Medali Perunggu Kumite Putri 60 kg.
Sandra Aryani meraih Medali Perak Karate Kumite Putri 53 kg Asian Games 1998 Dan Nilawati Daud kembali meraih Medali Perunggu Kumite Putri 60 kg seperti yang diraihnya di Asian Games 1994.
Di Asian Games 2006 yang digelar di Doha Qatar atlet Sumut kembali berkontribusi menyumbangkan medali bagi Indonesia. Di cabang Karate Mardiah Nasution meraih Medali Perunggu Kumite Putri 60 kg.
Di Asian Games 2010 yang digelar di Guangzhou atlet Sumut kembali turut berpartisiapasi dan kembali berkontribusi menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia. Dari cabang olahraga Karate, Donny Dharmawan menyumbangkan Medali Perunggu dari nomor Kumite 60 kg putra.
“Karateka Sumut terus berkontribusi buat Indonesia”, sebut nya
“Tentu kita bersyukur, karateka asal Sumut tetap mampu menyumbangkan medali Bagi kontingen Indonesia pentas multi event olahraga internasional setingkat Asian Games,” ujar Rahmat Shah
Hasil tersebut sudah cukup baik.Bagi karate Sumut sendiri, tambahnya, pencapaian Leica menambah panjang daftar urut karate asal provinsi ini yang menyumbangkan medali bagi Kontingen Merah Putih di pentas AsianGames.Dijelaskan, kran medali karateka asal Sumut di pentas Asian Games diawali Nilawati Daudpada 1994, di Hiroshima. Ia meraih medali perunggu Kumite Putri 60 kg.
Empat tahun berselang atau Asian Games 1998 Bangkok, Sandra Ariyani meraih perak Kumite Putri 53 kg, dan Nilawati Daud kembali menyumbang perunggu Kumite Putri 60 kg.
Selanjutnya di Asian Games 2006 Doha, Qatar, Mardiah Nasution meraih Medali Perunggu Kumite Putri 60 kg.Di Asian Games 2010 Guangzhou, giliran Donny Darmawan menyumbangkan medaliperunggu nomor kumite 60 kilogram putra.
Selanjutnya di Asian Games 2018 di Jakarta, Jintar Simanjuntak meraih Medali Perunggu komite Putra 67 kg.
“Kita bersyukur, setelah delapan tahun, karateka Sumut kembali memberi kontribusi medali bagi Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi, Nagoya Jepang melalui Leica Al Humaira Lubis,” sebut nya
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar