Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Proyek KDMP Kaur Mangkrak, Pelaksana dan Anggaran Dipertanyakan

Proyek KDMP Kaur Mangkrak, Pelaksana dan Anggaran Dipertanyakan

  • account_circle Sepriyanita
  • calendar_month 30 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KAUR, jarrakpos.com — Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kaur menuai sorotan. Proyek yang telah berjalan sekitar delapan bulan itu hingga kini belum juga rampung, memunculkan pertanyaan serius terkait progres pekerjaan, pengawasan, pelaksana, hingga kejelasan penggunaan anggaran.

Saat di wawancara awak media ini Jumat 21/08/2026. Sekretaris DPD MOI Kabupaten Kaur, Ilpi Tarmawan, meminta pemerintah dan pihak terkait segera membuka informasi proyek tersebut kepada publik.

“Sudah sekitar delapan bulan pembangunan belum selesai. Kalau menggunakan uang negara, harus jelas anggarannya, siapa pelaksananya, progresnya dan siapa yang bertanggung jawab,” tegas Ilpi.

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui nilai anggaran, perusahaan atau kontraktor pelaksana, mekanisme penunjukan pekerjaan, target penyelesaian serta kendala yang menyebabkan pembangunan tak kunjung selesai.

Ilpi menegaskan, sorotan tersebut bukan untuk menuduh pihak tertentu, melainkan meminta transparansi dan klarifikasi berdasarkan fakta serta dokumen yang ada.

“Kami akan mempertanyakan persoalan ini melalui jalur resmi. Jika diperlukan, kami akan menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto dan meminta perhatian DPR RI, Komisi III,” ujarnya.

Senada, salah satu kepala desa di Kabupaten Kaur menyayangkan pemerintah desa tidak dilibatkan dalam proses pembangunan. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat pihak desa kesulitan melakukan pengawasan di lapangan.

“Sudah lebih delapan bulan belum selesai. Pelaksana dan tukang juga beberapa kali berganti. Ini tentu menimbulkan pertanyaan, siapa sebenarnya yang bertanggung jawab terhadap pembangunan KDMP ini,” ungkapnya.

Sementara itu, tim pelaksana pembangunan KDMP juga mengeluhkan persoalan pencairan anggaran. Mereka menyebut pencairan dana kerap terlambat, bahkan terdapat anggaran yang disebut belum cair.

“Kami juga akan melaporkan persoalan ini kepada Bapak Presiden Prabowo dalam waktu dekat untuk mempertanyakan kejelasan dan penyelesaiannya,” kata salah seorang tim pelaksana yang enggan disebutkan namanya.

Ilpi berharap pemerintah segera turun tangan dan membuka seluruh informasi proyek secara transparan. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, ia meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan secara profesional.

“Kalau memang ada kesalahan, usut sesuai hukum. Kalau tidak ada pelanggaran, jelaskan kepada masyarakat. Jangan sampai bangunan mangkrak, tetapi tidak jelas siapa yang bertanggung jawab. Uang negara wajib dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.(red)

  • Penulis: Sepriyanita

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Ngada Paling Aktif 2025, Bulog NTT Imbau Pemda Rajin Ajukan GPM Agar Menjangkau Pelosok

    Kabupaten Ngada Paling Aktif 2025, Bulog NTT Imbau Pemda Rajin Ajukan GPM Agar Menjangkau Pelosok

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 131
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk lebih aktif dan rutin mengajukan permohonan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), agar distribusi pangan dapat menjangkau hingga ke wilayah pelosok. Wakil Pimpinan Bulog Kanwil NTT, Ramaijon Purba, menegaskan bahwa Bulog siap menyiapkan kebutuhan GPM di berbagai daerah selama ada permintaan […]

  • Puspa Langlangbuana Kembali Menggeliat, Puluhan Pedagang Gunakan Digitalisasi Transaksi

    Puspa Langlangbuana Kembali Menggeliat, Puluhan Pedagang Gunakan Digitalisasi Transaksi

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pusat jajanan kuliner Puspa Langlangbuana mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kuningan kerjasama Bank BJB melalui penataan kawasan yang nyaman, co-branding, serta digitalisasi transaksi bagi pedagang dan pengunjung. Upaya penguatan sektor UMKM diresmikan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Sabtu (28/3/2026) malam. Bupati Dian mengatakan, penataan kawasan kuliner tidak cukup hanya sebatas […]

  • Rp10 Milliar Dugaan Dana BOS Bermasalah Diperiksa Dirjen Dikdasmen, Exs Kadisdik Terancam Dipenjara

    Rp10 Milliar Dugaan Dana BOS Bermasalah Diperiksa Dirjen Dikdasmen, Exs Kadisdik Terancam Dipenjara

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Diketahui saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Irbansus Inspektorat Kuningan terkait temuan aduan dalam tata kelola keuangan dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Kuningan berdasarkan perintah dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang suratnya ditujukan kepada Bupati Kuningan pada bulan Juni 2026. Menyusul adanya laporan aduan […]

  • Buka Orientasi Penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah 2025-2029, Wabup Syaefudin Tekankan Pentingnya Program Konkret Atasi Isu Daerah.

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 1.745
    • 0Komentar

    INDRAMAYU Jarrak Pos.Com – Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin memberikan arahan dalam kegiatan Orientasi Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Workshop Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu Tahun 2025-2029. Acara yang berlangsung di Aula Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu, Senin (24/2/2025) tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Aep Surahman, Kepala Bappeda Litbang, Iin Indrayati, […]

  • Tim Advokasi untuk Kasus Tanah Nangahale Temui Wamen HAM

    Tim Advokasi untuk Kasus Tanah Nangahale Temui Wamen HAM

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 813
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Tim Advokasi Forum Komunikasi Komunitas Flobamora (FKKF) Jabodetabek menemui Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Mugiyanto Sipin, Selasa (11/2/2025) sore di Jakarta. Tim Advokasi untuk Keuskupan Maumere, Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menjelaskan kembali duduk soal sebenarnya tanah Nangahale milik keuskupan berdasarkan data yuridis dan data fisik. Wamen HAM Mugiyanto saat […]

  • Kapolres Kuningan Kunjungi SDN 3 Sukadana, Puluhan Murid Sumringah

    Kapolres Kuningan Kunjungi SDN 3 Sukadana, Puluhan Murid Sumringah

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Di tengah kesibukannya menjaga kondusivitas wilayah, Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar didampingi PJU Polres Kuningan melakukan kunjungan yang menyentuh sisi kemanusiaan ke SDN 3 Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Selasa (24/2/2026). Kunjungan ini menjadi momen penuh haru saat Kapolres Kuningan melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan yang masih jauh dari kata memadai. Dalam […]

expand_less