Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pertanian Masa Depan Generasi Muda, Panen Buah Naga Kuning Jadi Bukti Kuningan Melesat

Pertanian Masa Depan Generasi Muda, Panen Buah Naga Kuning Jadi Bukti Kuningan Melesat

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Panen Raya Buah Naga Kuning di Sangkanika Edugarden, Eatery & Wellness, Jalan Simenyan, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat 45511, Minggu (5/7/2026), menjadi momentum untuk menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki masa depan yang menjanjikan bagi generasi muda. Kegiatan yang dihadiri Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada petani muda, pelestari budaya, seniman, dan penggerak ekonomi kreatif Kabupaten Kuningan.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, kepala perangkat daerah, Camat Cigandamekar, kepala desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, insan pendidikan, petani muda, peserta magang, komunitas, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa sektor pertanian kini telah berkembang menjadi sektor strategis yang mampu menciptakan kesejahteraan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia mengajak generasi muda untuk mengubah cara pandang terhadap dunia pertanian yang kini semakin modern, inovatif, dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.

“Pertanian hari ini sangat menjanjikan. Jangan lagi berpikir setelah lulus harus menjadi pegawai negeri atau bekerja di perkantoran. Pertanian memiliki prospek yang luar biasa jika dikelola dengan ilmu, inovasi, dan semangat kewirausahaan,” ujarnya.

Menurut Bupati, tantangan terbesar bangsa ke depan adalah menjaga ketahanan pangan. Oleh karena itu, regenerasi petani menjadi pekerjaan bersama agar semakin banyak anak muda yang tertarik mengembangkan usaha di sektor pertanian.

Ia juga mengungkapkan bahwa produksi pangan Kabupaten Kuningan terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang diterimanya, surplus pangan daerah meningkat dari sekitar 80 ribu ton menjadi sekitar 120 ribu ton. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian Kuningan terus berkembang dan memiliki kontribusi penting terhadap ketahanan pangan.

Bupati Dian menilai konsep yang dikembangkan Sangkanika Edugarden menjadi contoh nyata bagaimana pertanian dapat dipadukan dengan wisata edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif.

“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan dan gedung, tetapi bagaimana kita mampu memberdayakan masyarakat. Di sini pertanian berjalan bersama pendidikan, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Inilah kolaborasi yang harus terus kita dorong,” katanya.

Ia berharap konsep serupa dapat dikembangkan di berbagai wilayah Kabupaten Kuningan sehingga potensi pertanian lokal mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi kepada para petani muda dan peserta magang agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan. Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih melalui proses panjang, kerja keras, serta kemauan untuk terus belajar dan berinovasi.

Sementara itu, Owner Sangkanika Edugarden, Achmad Nur Hidayat, mengatakan Panen Raya Buah Naga Kuning merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem yang menghubungkan pertanian, pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, seni, dan budaya dalam satu ruang kolaborasi yang saling menguatkan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni panen, melainkan momentum untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap pertanian sebagai sektor ekonomi masa depan yang modern, prospektif, dan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Sangkanika lahir dari keyakinan bahwa desa memiliki masa depan besar apabila pertanian, pendidikan, wisata, budaya, dan ekonomi kreatif dikelola dalam satu ekosistem. Kami ingin kebun bukan hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui konsep Edugarden, Sangkanika menghadirkan kebun sebagai media pembelajaran terbuka bagi anak-anak, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Pengunjung tidak hanya menikmati hasil pertanian, tetapi juga belajar mengenai proses budidaya, teknologi pertanian, peluang usaha, hingga pentingnya menjaga ketahanan pangan.

Sebagai pelopor Edugarden Buah Naga Kuning di Kabupaten Kuningan, Sangkanika menjadikan buah naga kuning sebagai identitas kawasan sekaligus inovasi agrowisata yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Komoditas premium tersebut diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Achmad Nur Hidayat juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah SMK pertanian melalui program magang dan pembelajaran lapangan sebagai upaya mendorong regenerasi petani.

“Kami ingin anak-anak muda melihat bahwa bertani bisa keren, modern, berbasis teknologi, dan mampu memberikan kehidupan yang layak. Regenerasi petani harus dimulai dari pendidikan dan pengalaman langsung di lapangan,” katanya.

Selain itu, Sangkanika juga membuka ruang kolaborasi dengan pelaku wisata, hotel, komunitas, UMKM, seniman, budayawan, hingga pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, destinasi wisata yang kuat tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga harus memiliki identitas, cerita, budaya, kuliner, dan keterlibatan masyarakat lokal.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap para penggerak pembangunan berbasis masyarakat, pada kegiatan ini Sangkanika memberikan penghargaan kepada petani muda, pelestari budaya, seniman, serta pelaku ekonomi kreatif yang dinilai telah berkontribusi dalam memperkuat identitas Kabupaten Kuningan.

Ke depan, Sangkanika berkomitmen menjadi rumah bersama bagi komunitas kreatif, ruang belajar bagi pelajar, simpul kolaborasi petani muda, pelaku wisata, pendidik, serta masyarakat. Kawasan ini juga akan terus dikembangkan sebagai destinasi yang inklusif dan ramah bagi seluruh kalangan, termasuk sahabat difabel.

Melalui Panen Raya Buah Naga Kuning ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Sangkanika berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menjadi petani modern dan agropreneur. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan pariwisata berbasis potensi lokal, serta menggerakkan ekonomi kreatif menuju terwujudnya Kuningan Melesat yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WaBup Kuningan Tuti Andriani Gelar Baksos dan Bukber, Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    WaBup Kuningan Tuti Andriani Gelar Baksos dan Bukber, Pererat Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Momentum bulan suci Ramadan 1447 H yang penuh ampunan dan berkah dimanfaatkan betul oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn., untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Pada tahun ini, Wakil Bupati menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial yang dipusatkan di kediaman dinasnya, Sabtu (14/03/2026). ​Rangkaian acara dimulai dengan agenda Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian paket […]

  • Piala Dunia 2026: Meksiko, Argentina, Belanda dan Spanyol Diyakini ke Semifinal

    Piala Dunia 2026: Meksiko, Argentina, Belanda dan Spanyol Diyakini ke Semifinal

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Medan – Sebanyak 13 tim peserta Piala Dunia 2026 telah memastikan diri lolos ke babak 32 besar sampai Sabtu (27/6) dini hari WIB. Pertemuan di babak 32 besar pun menjadi menarik untuk disimak, karena tim-tim besar tak bisa lagi menghindar untuk bertemu satu sama lainnya. Wasit senior asal Sumut, Nurman Alex menyebut kan, peluang Meksiko, […]

  • Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Upacara 17-an di Lanud Hang Nadim, Tekankan Pentingnya Sinergi Antar Instansi

    Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Upacara 17-an di Lanud Hang Nadim, Tekankan Pentingnya Sinergi Antar Instansi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kota Batam H.Muhammad Kamaluddin hadiri upacara 17 -an Tingkat Kota Batam yang digelar dihalaman Lanud Hang Nadim,Batu Besar,Selasa (17/7/2025). Upacara bendera tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan pada tanggal 17 .Haltersebut merupakan agenda bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( FOKOPINDA ) adpun acara tersebut dilakukan […]

  • Yos Dogon Sampaikan Selamat, Randy Daud Lolos Verifikasi dan Siap Pimpin Golkar Kota Kupang

    Yos Dogon Sampaikan Selamat, Randy Daud Lolos Verifikasi dan Siap Pimpin Golkar Kota Kupang

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 120
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kota Kupang digelar hari ini, Senin (29/6/2026), untuk memilih Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang periode 2026–2031. Seluruh kader Partai Golkar diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses pencalonan sesuai tahapan dan mekanisme organisasi yang telah ditetapkan panitia. Hingga berakhirnya masa pendaftaran, terdapat dua […]

  • Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Cirebon Gelar Rapat Bahas Agenda Mei 2026.

    Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Cirebon Gelar Rapat Bahas Agenda Mei 2026.

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 130
    • 0Komentar

    CIREBON,JARRAKPOS.COM— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menggelar rapat paripurna untuk menetapkan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Cirebon Tahun Anggaran 2025 pada Kamis 23/4/2026. Agenda tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam UU No 23/2014 Pasai 153. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten […]

  • Jalan Pantai Baron Gunungkidul Banjir saat Hujan Deras

    Jalan Pantai Baron Gunungkidul Banjir saat Hujan Deras

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA,JARRAKPOS.COM – Banjir menyebabkan Jalan Baron, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terendam sejak Jumat (26/12/2025). Sampai Sabtu (27/12/2025). Arus kendaraan wisatawan pun dialihkan ke Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Dari cctv Kominfo Gunungkidul, Sabtu pukul 07.00 WIB portal masih terpasang di jalur utama menuju Pantai Baron dan sekitarnya di depan SMK N 1 Tanjungsari. […]

expand_less