Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi Guru Vokasi Seni Budaya untuk Menyiapkan Generasi Kreatif

Mendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi Guru Vokasi Seni Budaya untuk Menyiapkan Generasi Kreatif

  • account_circle Mario
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta, Jarrakpos.com- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, membuka kegiatan Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya Pola Blended–Magang Gelombang 2 yang diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pembinaan pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, dalam laporannya menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru vokasi menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi dengan BBPPMPV Seni dan Budaya, program ini dirancang agar guru tidak hanya meningkatkan kemampuan mengajar, tetapi juga memahami secara langsung budaya kerja di dunia usaha dan dunia industri.

“Kami ingin memastikan para guru tidak hanya hebat dalam mengajar. Dengan pemagangan, mereka juga mampu menyelami langsung budaya kerja industri, sehingga mereka betul-betul nanti bisa memperkuat pembelajaran berbasis projek (project-based learning), dan sekaligus sebagian menjadi awal untuk memperkuat teaching factory sehingga mendapatkan imbas pendapatan yang bisa digunakan secara bergulir untuk operasional pembelajaran,” ujar Tatang.

Pada gelombang kedua ini, sebanyak 177 guru dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti program yang berlangsung pada 1–29 Juli 2026. Kegiatan memadukan pembelajaran daring, pendalaman materi di balai, praktik kejuruan, serta magang di industri yang tersebar dalam 17 konsentrasi keahlian di bidang seni dan budaya. Selain memperoleh materi mengenai kebijakan pendidikan, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence) dalam pembelajaran, praktik kejuruan, hingga pengalaman langsung melalui magang industri yang akan ditutup dengan gelar karya dan uji kompetensi.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada dunia kerja, tetapi memiliki tujuan yang lebih mendasar, yaitu membangun karakter dan peradaban bangsa melalui pengembangan seluruh potensi manusia. “Kalau kita kembali ke Undang-Undang Sisdiknas, pendidikan itu tujuannya adalah untuk membentuk atau membangun karakter dan peradaban bangsa. Dan kalau kita bicara tentang penguatan pendidikan karakter, kita bicara mengenai bagaimana pengembangan potensi-potensi fitrah manusia yang dilakukan melalui olah pikir, olah raga, olah rasa, dan olah hati,” ujar Abdul Mu’ti, Rabu (8/7).

Menurut Mendikdasmen, seni dan budaya memiliki peran penting dalam pendidikan karena tidak hanya menjadi ruang ekspresi dan aktualisasi diri, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan keadaban serta jati diri bangsa. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan seni dan budaya perlu dilakukan secara seimbang agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya Indonesia.

“Sehingga arah kebijakan kita mengenai seni dan budaya itu tentu harus dalam tiga dimensi. Dimensi pertama adalah dimensi edukatif. Kedua, dimensi kreatif. Selanjutnya, dimensi konservatif sebagai upaya pelestarian nilai dan kekayaan budaya bangsa, serta dimensi progresif untuk menjawab perkembangan masa depan. Di sinilah tiga dimensi tadi itu harus jalan semuanya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menekankan bahwa kreativitas merupakan kompetensi yang akan terus dibutuhkan di tengah perkembangan teknologi. Menurutnya, teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, dapat membantu proses berkarya, namun tidak dapat menggantikan olah rasa dan proses kreatif manusia. “Di situlah kenapa kemudian olah rasa itu menjadi penting. Di situlah proses kreatif yang dibuat manusia itu tidak bisa diganti oleh teknologi, tapi tidak kemudian kita anti-teknologi itu,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun kepercayaan diri peserta didik SMK melalui berbagai keunggulan yang dimiliki. Menurutnya, satuan pendidikan vokasi, khususnya di bidang seni dan budaya, harus mampu melahirkan karya-karya yang berakar pada budaya Indonesia sekaligus memiliki daya saing di tingkat global. “SMK-SMK ini tidak boleh menjadi program dan menjadi pilihan studi yang dianggap second class. Kami di kementerian berkomitmen untuk membangun rasa percaya diri murid-murid SMK itu dengan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki,” ujar Mendikdasmen.

Manfaat program tersebut turut dirasakan oleh para peserta. Perwakilan guru, Zirwen dari SMK Negeri 4 Padang, Sumatera Barat, menyampaikan bahwa pelatihan yang diikuti memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkuat kompetensi, tetapi juga mendorong kreativitas dalam pembelajaran di sekolah. “Pelatihan yang diselenggarakan di BBPPMPV Seni dan Budaya ini mampu memberikan tantangan untuk meningkatkan kreativitas, baik dalam berkarya maupun dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Ketika saya selesai mengikuti pelatihan dan kembali ke sekolah, saya membawa banyak hal baru yang bisa dibagi kepada generasi muda, anak-anak didik di lapangan. Mereka sangat bahagia, karena gurunya tidak saja bisa berteori tetapi lebih dari itu, mampu juga berkarya,” ungkap Zirwen.

Mengakhiri rangkaian kegiatan, seluruh peserta yang memenuhi aula serempak berdiri dan menyanyikan lagu Hari Baru, salah satu karya orisinal ciptaan Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Suasana berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, menandai dimulainya babak baru dalam peningkatan kompetensi guru vokasi bidang seni dan budaya di Indonesia.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bandung Barat Tekankan Potensi Desa Usai Lantik 16 BPD Lembang 

    Bupati Bandung Barat Tekankan Potensi Desa Usai Lantik 16 BPD Lembang 

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM — Sebanyak 16 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), resmi dilantik untuk masa jabatan 2026-2034. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail meminta para anggota BPD yang baru dilantik memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat demi mendorong pembangunan serta mengoptimalkan potensi wilayah. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji anggota BPD tersebut digelar […]

  • Kasatgas MBG, Wajibkan Pemeriksaan Kesehatan untuk Seluruh Relawan

    Kasatgas MBG, Wajibkan Pemeriksaan Kesehatan untuk Seluruh Relawan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 318
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan untuk memastikan terjaminnya asupan gizi bagi seluruh anak Indonesia, khususnya di Kabupaten Kuningan. Sebagai wujud komitmen tersebut, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (Satgas P3MBG) Tingkat Kabupaten Kuningan, yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan. […]

  • BULOG NTT Pastikan Stok Minyak Kita Aman, Harga Tetap Stabil

    BULOG NTT Pastikan Stok Minyak Kita Aman, Harga Tetap Stabil

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 227
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kabar menyejukkan datang bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Perum BULOG Kantor Wilayah NTT memastikan ketersediaan minyak goreng Minyak Kita dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga di seluruh wilayah. Kepastian ini bukan sekadar pernyataan, melainkan hasil dari pemantauan rutin yang dilakukan langsung di lapangan. BULOG NTT secara konsisten melakukan monitoring distribusi […]

  • Hapkido Sumut Bawa Pulang 3 Medali Dari Kejurnas IX di Lampung

    Hapkido Sumut Bawa Pulang 3 Medali Dari Kejurnas IX di Lampung

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Medan — Tim Hapkido Sumatera Utara (Sumut) tampil apik di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IX Hapkido Indonesia 2026 di Lampung. Turun dengan 5 atlet, Hapkido Sumatera Utara berhasil membawa pulang 3 medali, terdiri dari 2 perak, dan 1 perunggu. Kejurnas IX Hapkido Indonesia tersebut digelar pada 26-27 September 2026. Raihan medali itu menjadi catatan positif bagi […]

  • Komisi III DPR Desak Kejagung Panggil Pihak Sugar Group, Terkait Kasus Mafia Hukum Zarof Ricar

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA, __ Anggota Komisi III DPR RI, Rudyanto Lallo, SH, MH mendesak Kejaksaan Agung RI memanggil Sugar Group Company (SGC) milik Gunawan Yusuf Skandal terkait ditemukannya bukti catatan tertulis “Perkara Sugar Group Rp. 200 milyar” dalam kasus korupsi kasus makelar kasus di Mahkamah Agung RI, yang melibatkan mantan Kepala Balitbang Diklat Kumdil MA RI […]

  • Kejaksaan Sudah “Berdarah-Darah” Selamatkan Triliunan Rupiah, Ketum BPIKPNPARI Soroti Minimnya Perhatian Pemerintah

    Kejaksaan Sudah “Berdarah-Darah” Selamatkan Triliunan Rupiah, Ketum BPIKPNPARI Soroti Minimnya Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 191
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali menyerahkan denda administratif dan hasil penyelamatan keuangan negara senilai Rp10,2 triliun kepada negara dalam Penyerahan Tahap VII yang digelar di Kejaksaan Agung, Rabu (13/5/2026). Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi […]

expand_less