Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Lima Kelompok Tani di Sabu Raijua Dapat Dukungan Irigasi Perpompaan melalui Aspirasi Usman Husin

Lima Kelompok Tani di Sabu Raijua Dapat Dukungan Irigasi Perpompaan melalui Aspirasi Usman Husin

  • account_circle Mario
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Lima kelompok tani di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat dukungan pembangunan infrastruktur pertanian berupa lima paket irigasi perpompaan melalui aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin.

Program ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian sekaligus membantu petani mengatasi kendala ketersediaan air dalam menjalankan usaha tani. Setiap paket diperuntukkan bagi satu kelompok tani, sehingga terdapat lima kelompok tani yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Salah satu hal penting dalam pelaksanaan program ini adalah pekerjaan irigasi perpompaan dilakukan langsung oleh kelompok tani penerima bantuan. Dengan demikian, kelompok tani terlibat secara langsung dalam pelaksanaan pekerjaan yang berkaitan dengan kebutuhan pertanian mereka.

Pelibatan kelompok tani diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap sarana irigasi yang dibangun. Selain mendukung pelaksanaan pekerjaan, keterlibatan tersebut juga penting untuk mendorong pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Dukung Ketersediaan Air untuk Pertanian

Ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam keberlangsungan kegiatan pertanian. Bagi petani, keterbatasan sumber air dapat menghambat pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman.

Karena itu, pembangunan irigasi perpompaan menjadi salah satu bentuk dukungan infrastruktur yang dapat membantu petani memanfaatkan sumber air yang tersedia untuk kebutuhan pengairan lahan.

Melalui lima paket bantuan tersebut, kelompok tani penerima di Kabupaten Sabu Raijua diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap air untuk kegiatan pertanian sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi.

Keberadaan fasilitas ini juga diharapkan mendukung optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian. Namun, manfaatnya akan sangat bergantung pada ketersediaan sumber air, kesesuaian teknis pembangunan, serta pengelolaan dan pemeliharaan sarana oleh kelompok tani.

Kelompok Tani Terlibat Langsung dalam Pekerjaan

Berbeda dengan pola pelaksanaan yang sepenuhnya diserahkan kepada pihak luar, pekerjaan lima paket irigasi perpompaan ini dilakukan langsung oleh kelompok tani penerima bantuan.

Keterlibatan tersebut memberikan ruang bagi kelompok tani untuk berperan aktif dalam pelaksanaan program yang ditujukan bagi kebutuhan mereka sendiri. Meski demikian, pekerjaan tetap harus memperhatikan spesifikasi teknis, standar kualitas, dan ketentuan pelaksanaan yang berlaku.

Pengawasan terhadap kualitas pekerjaan juga menjadi bagian penting agar sarana irigasi perpompaan yang dibangun dapat berfungsi sesuai peruntukannya.

Setelah tersedia dan dapat dioperasikan, fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana pendukung yang membantu petani dalam mengelola lahan serta menunjang keberlanjutan kegiatan pertanian di wilayah masing-masing.

Aspirasi untuk Memperkuat Sektor Pertanian

Dukungan lima paket irigasi perpompaan di Kabupaten Sabu Raijua merupakan bagian dari aspirasi Usman Husin selaku Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II.

Sebagai anggota komisi yang membidangi sektor pertanian, Usman Husin memiliki ruang untuk memperjuangkan dukungan program bagi kebutuhan petani di daerah pemilihannya melalui mekanisme dan program pemerintah yang berlaku.

Pembangunan infrastruktur pengairan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pengembangan pertanian, terutama di daerah yang menghadapi tantangan ketersediaan air.

Melalui program ini, lima kelompok tani di Kabupaten Sabu Raijua diharapkan memperoleh dukungan sarana yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha tani.

Pada akhirnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh tersedianya lima paket irigasi perpompaan, tetapi juga oleh kualitas pembangunan, ketepatan pemanfaatan, dan komitmen kelompok tani dalam menjaga serta merawat fasilitas tersebut.

Dengan pengelolaan yang baik, infrastruktur irigasi perpompaan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi petani dan mendukung penguatan sektor pertanian di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usin Sembiring: Kenaikan Tunjangan DPR RI Picu Kemarahan Mahasiswa di Daerah

    Usin Sembiring: Kenaikan Tunjangan DPR RI Picu Kemarahan Mahasiswa di Daerah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 858
    • 0Komentar

    Bengkulu, jarrakpos.com – Rencana kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI memicu gelombang kemarahan di berbagai daerah, termasuk Bengkulu. Hal ini tercermin dalam aksi demonstrasi bertajuk “Indonesia C(emas) 2025 Jilid II” yang digelar mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat (29/8/2025). Aksi yang awalnya berjalan damai berakhir ricuh setelah massa menilai kebijakan DPR RI […]

  • Demokrasi Prematur, Saat Kebebasan Bicara Tak Diiringi Kedewasaan

    Demokrasi Prematur, Saat Kebebasan Bicara Tak Diiringi Kedewasaan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dinamika politik dan gerakan masyarakat di Kabupaten Kuningan dalam beberapa waktu terakhir dinilai menjadi ujian bagi kualitas demokrasi di daerah. Berbagai aksi massa, kritik terhadap pemerintah daerah, hingga polemik rencana pengembangan geothermal di kawasan Gunung Ciremai menunjukkan semakin kuatnya keberanian masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, menurut Inisiator Aliansi Masyarakat Kuningan (ALAMKU), Imam Royani, […]

  • Status Terpidana Melekat, PN Bengkulu Tegaskan Berlaku di Seluruh Indonesia

    Status Terpidana Melekat, PN Bengkulu Tegaskan Berlaku di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 667
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu menegaskan bahwa status terpidana melekat seumur hidup pada seseorang, kecuali ada putusan pengadilan yang membatalkannya. Dengan demikian, meski berada di wilayah manapun di Indonesia, status hukum tersebut tetap berlaku. Hal ini disampaikan oleh Bidang Hukum dan Humas PN Bengkulu, Evi Wulandari, pada Selasa (19/8/2025). Menurutnya, surat keterangan tidak […]

  • Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus

    Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 242
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aktivisme JUSTICE dari Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN), bersama keluarga, pemerhati kasus, dan tim kuasa hukum Bhayangkari Vanessa, menggelar aksi damai di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, Rabu (1/4/2026) pukul 11.00 WIB. Dalam pernyataan resminya, pihak penyelenggara menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bertujuan merendahkan institusi Polri, melainkan […]

  • Tim Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan 4 Pemuda yang Membawa Sajam

    Tim Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan 4 Pemuda yang Membawa Sajam

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com I Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankan empat pemuda yang membawa senjata tajam (sajam). Mereka ditangkap di wilayah Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Senin (3/11/2025) dinihari kira-kira pukul 05.00 WIB. “Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa handphone dan lainnya. Sehingga pelaku berikut seluruh barang bukti langsung diamankan untuk […]

  • Wajib Belajar 13 Tahun, Dindik Pacitan Dorong Anak Usia 5–6 Tahun Masuk TK

    Wajib Belajar 13 Tahun, Dindik Pacitan Dorong Anak Usia 5–6 Tahun Masuk TK

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Kebijakan wajib belajar kini memasuki babak baru. Jika sebelumnya program wajib belajar ditempuh selama 12 tahun, kini cakupannya menjadi 13 tahun dengan memasukkan satu tahun pendidikan prasekolah bagi anak usia 5 hingga 6 tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar (SD). Perubahan tersebut mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan tidak ada anak […]

expand_less