Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Hadirkan Empat Narasumber, Kesbangpol Provinsi Jabar Sosialisasikan Literasi Digital dan Anti Hoax

Hadirkan Empat Narasumber, Kesbangpol Provinsi Jabar Sosialisasikan Literasi Digital dan Anti Hoax

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Sebanyak 300 pemuda mengikuti penguatan literasi digital dan Anti Hoaks yang digelar Kesbangpol Provinsi Jawa Barat. Dengan menghadirkan Narasumber dari Akademisi UPI dan UNPAD, Polda Jabar, dan Diskominfo Kabupaten Kuningan, di Gedung Sanggariang, Sabtu (21/2/2026).

Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah Bakesbangpol Prov. Jawa Barat, H. Khoirul Naim, S.KM, M.Epid, menyebutkan, materi dan narasumber : “Peta Disinformasi Kebijakan Daerah Jabar: Pola Sebaran, Kanal, dan Motif” Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H, S.I.P, S.Pd, M.Si, M.H, CPM (Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia)

“Strategi Pemerintah Daerah Menangkal Hoaks Kebijakan: Monitoring, Klarifikasi Cepat, dan Manajemen Krisis Informasi” Nana Suhendra, MPd. (Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Kab. Kuningan.

Keterbukaan Informasi Publik sebagai Vaksin Anti‑Disinformasi: Standar Layanan Informasi, Data, dan Akuntabilitas”, Prof. Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos., SH., M.Si (Guru Besar UNPAD dalam bidang Jurnalistik dan Kajian Media)

Kelas Praktik Cek Fakta Isu Kebijakan Daerah: Verifikasi, Konteks Data, dan Counter‑Narrative, AKP Sunandar Permana Sidik, SH (Kanit 5 Subdit 1 Ditressiber POLDA Jabar).

Dengan Moderator MH.Khadafi Mufti, S.Pd., M.Si. Sekban Kesbangpol Kabupaten Kuningan

“Kami sedang melakukan upaya-upaya pencegahan dalam kerangka mengantisipasi munculnya konflik sosial, radikalisme, kekerasan, termasuk hal-hal yang berkecenderungan terhadap instabilitas di daerah,” H. Khoirul Naim.

Menurutnya, kegiatan ini bertajuk Sosialisasi Literasi Digital dan Anti Hoaks: “Ngabedakeun Kaler jeung Kidul”. Saat ini kami sedang melakukan roadshow di Kabupaten Kuningan, khususnya mengenai isu-isu disinformasi yang terkait dengan kebijakan daerah. Saya kira hal ini perlu kita sampaikan kepada publik.

Menurutnya, menghadirkan empat narasumber dengan maksud dan tujuan untuk mengedukasi berbagai segmen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kaum perempuan.

Kami menghadirkan kurang lebih sekitar 300 orang untuk diberikan edukasi dalam rangka menyikapi isu-isu hoaks dan hal-hal yang belum tentu benar yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat kita.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis membekali generasi muda menghadapi maraknya hoax di media sosial yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik dan memicu keresahan sosial.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Nana Suhendara, M.Pd mengatakan ditengah era digital yang semakin berkembang, akses terhadap informasi menjadi semakin mudah dan cepat. Disitu sisi menguntungkan, tetapi disisi lain kondisi ini bisa membahayakan.

Sebab, semua orang bisa menyebarkan informasi, sekalipun tanpa pengecekan terlebih dahulu kebenarannya. Sehingga informasi keliru, palsu atau menyesatkan dapat menimbulkan konsekuensi yang serius, seperti permusuhan, pencemaran nama baik, provokasi dan lainnya yang merasakan.

Dalam kegiatan tersebut dipaparkan tiga pilar utama strategi pengendalian informasi di Kabupaten Kuningan:

Monitoring Informasi, Pemantauan opini publik dan pelacakan tren negatif biak yang ada di Medsos/Platform media dengan dilakukan analisis dan kajian sebagai sistem peringatan

Klarifikasi Cepat, Penyusunan narasi kontra-hoaks yang profesional dan persuasif, kemudian diseminasi melalui akun/Platform resmi pemerintah dengan pendekatan konten kreatif.

Telah dibuatkan SOP Pelayanan Aduan Informasi Hoaks, mulai menerima aduan, merespon, melakukan klarifikasi, mengolah data, membuat narasi bantahan, mempublikasikan hasil klarifikasi setelah di Cap Hoaks melalui Website dan IG Kuningansaberhoaks.

Manajemen Krisis, Pembentukan Tim Tanggap Krisis untuk melakukan penilaian risiko dan pemulihan informasi secara terstruktur guna menjaga transparansi dan kepercayaan publik. Telah dibentuk Tim Kuningan Saber Hoaks Kabupaten Kuningan melalui Keputusan Bupati Kuningan Nomor 487/KPTS.748.Diskominfo/2022.

Peserta juga diajak menelaah sejumlah kasus hoaks yang telah diklarifikasi pemerintah melalui portal resmi daerah. Hingga Januari 2026.

Langkah klarifikasi dilakukan secara terbuka melalui portal resmi pemerintah daerah guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar kerja dengan media cetak dan online. Dan ada di Instagram Kuningansaberhoaks.

Sebagai bentuk layanan aduan informasi Hoaks Diskominfo juga membuka ruang aduan masyarakat melalui layanan pengaduan LAPOR KUNINGAN MELESAT. Warga dapat melaporkan dugaan hoaks, keluhan infrastruktur, maupun layanan ASN dengan jaminan kerahasiaan identitas.Saluran pengaduan tersedia melalui: WhatsApp: 0813-8981-3999..Layanan langsung: Kantor Diskominfo, Jl. Aruji Kartawinata No. 15, Kuningan.

“Ruang digital harus kita jaga bersama. Pemuda menjadi garda terdepan dalam melawan disinformasi..Hoaks bukan hanya persoalan komunikasi, tetapi bisa berdampak pada kondusifitas daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E. – Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat (virtual), yang hadir secara virtual, mengajak masyarakat untuk membiasakan sikap kritis dalam bermedia sosial.

“Hoaks sering kali dibuat dengan judul provokatif, memancing emosi, bahkan sengaja memecah belah masyarakat. Jika kita tidak berhati-hati, kita bisa ikut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya,” ujarnya.

Ia menekankan empat langkah sederhana yang bisa diterapkan masyarakat sebelum membagikan informasi. “Pertama, baca secara utuh. Kedua, cek sumbernya. Ketiga, jangan terpancing judul sensasional. Keempat, klarifikasi jika ragu. Ini sederhana, tapi dampaknya besar,” kata Ika.

Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti di ruang seminar. “Saya menitipkan kepada seluruh hadirin, informasikan kembali di lingkungan keluarga, masyarakat, dan komunitas masing-masing. Literasi digital harus menjadi gerakan bersama,” tuturnya. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Cirebon Siapkan Tahapan Pelaksanaan Program MBG

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 950
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon mempersiapkan tahapan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), agar dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Saat ini, pemerintah daerah tengah fokus pada verifikasi lokasi, kesiapan dapur, serta kecukupan bahan baku. Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, program ini membutuhkan sekitar 130 dapur untuk mencakup seluruh […]

  • Kapolsek Bandongan Sampaikan Pesan Inspiratif saat Pimpin Upacara di SMK Muhammadiyah 1 Bandongan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kapolsek Bandongan AKP Prapta Susila, S.H., M.M. menjadi pembina upacara di halaman SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, Jumat (17/10/2025). Upacara tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, para guru dan staf, serta seluruh siswa-siswi sekolah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di […]

  • Walikota Razia Warem Diam-diam, Pemilik dan Pengunjung Kocar Kacir

    Walikota Razia Warem Diam-diam, Pemilik dan Pengunjung Kocar Kacir

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi tegas akan membongkar seluruh warung remang-remang yang menjual minuman keras dan menjalankan bisnis prostitusi serta menyalahi aturan. Walikota bersama Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Kasdim 0407 Bengkulu Letkol Kav. Budiman beserta jajaran Polresta Bengkulu dan Kodim 0407 Kota Bengkulu melakukan razia ke beberapa warem, Sabtu (26/4/25) hingga Minggu […]

  • Pemkab Cirebon Salurkan Bantuan Logistik Untuk Warga Terdampak Banjir Di Panguragan

    Pemkab Cirebon Salurkan Bantuan Logistik Untuk Warga Terdampak Banjir Di Panguragan

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 261
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Panguragan, Senin (15/12/2025). Bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam membantu warga yang terdampak bencana banjir akibat curah hujan tinggi. Penyaluran bantuan dilakukan di tiga desa terdampak, yakni Desa Kalianyar, Desa Panguragan Kulon, dan Desa Panguragan Wetan. Logistik […]

  • Mendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi Guru Vokasi Seni Budaya untuk Menyiapkan Generasi Kreatif

    Mendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi Guru Vokasi Seni Budaya untuk Menyiapkan Generasi Kreatif

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Jarrakpos.com- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, membuka kegiatan Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya Pola Blended–Magang Gelombang 2 yang diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pembinaan pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen se-Daerah […]

  • Niat Beli Bakso, Mobil Parkir di Pinggir Jalan Alami Pencurian Pecah Kaca

    Niat Beli Bakso, Mobil Parkir di Pinggir Jalan Alami Pencurian Pecah Kaca

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Telah terjadi aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Sarwo Edhie Wibowo, Pakelan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Pembobolan ini terjadi saat korban keluar mobil karena hendak membeli bakso. Pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 14.18 WIB. Saat itu, korban baru saja mengambil uang tunai Rp 150 juta dari bank swasta di Magelang […]

expand_less