Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Gubernur Melki Laka Lena Resmikan OSOP “Tunavasi 7” dan Kelas Hockey SMAN 7 Kupang

Gubernur Melki Laka Lena Resmikan OSOP “Tunavasi 7” dan Kelas Hockey SMAN 7 Kupang

  • account_circle Mario
  • calendar_month 4 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong SMA Negeri 7 Kupang tidak hanya menjadi tempat siswa mengejar prestasi akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter, pengembangan kewirausahaan dan pembinaan talenta olahraga.

Pesan itu disampaikan Melki saat meresmikan dua program unggulan SMAN 7 Kupang, yakni One School One Product (OSOP) “Tunavasi 7” dan Kelas Khusus Olahraga (KKO) cabang hockey, Senin, 31 Agustus 2026.

Kehadiran Gubernur di SMAN 7 Kupang disambut meriah. Di gerbang sekolah, Melki disambut marching band kebanggaan sekolah, tarian serta pengalungan selendang tenun sebelum mengikuti rangkaian kegiatan peresmian.

Dalam sambutannya, Melki terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan 30 tahun SMAN 7 Kupang.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-30 untuk SMA Negeri 7 Kupang. Teruslah berkarya, teruslah berprestasi,” ujar Melki.

Ia kemudian meminta para guru dan seluruh tenaga pendidik memastikan sekolah benar-benar menjadi tempat lahirnya generasi dengan karakter yang kuat.

“Saya minta bapak ibu guru lahirkan anak-anak yang karakter baik dari sekolah ini,” tegasnya.

Menurut Melki, pendidikan karakter menjadi salah satu hal yang akan mendapat perhatian Pemerintah Provinsi NTT. Bahkan, pemerintah akan mulai melihat sejauh mana pendidikan karakter benar-benar diterapkan di sekolah.

“Bagaimana metode pendidikan karakter, minggu-minggu depan kita mulai cek,” katanya.

Akademik Harus Tetap Kuat

Selain karakter, Melki menekankan bahwa kemampuan akademik siswa tidak boleh diabaikan.

Ia berharap seluruh ilmu yang diberikan guru dapat menjadi bekal bagi siswa ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kehidupan yang lebih luas.

“Yang kedua akademisnya harus oke. Saya berharap ilmu-ilmu yang diberikan di sini, berikan yang terbaik agar mereka mampu ketika mereka masuk ke mana saja, mereka semua siap untuk jadi petarung di wilayah akademis,” ujarnya.

Namun, menurut Melki, pendidikan masa kini juga harus membekali siswa dengan kemampuan untuk menciptakan sesuatu.

Karena itu, kewirausahaan menjadi bagian penting dalam pendidikan yang ingin dibangun Pemerintah Provinsi NTT.

OSOP Harus Jadi Rumah Kewirausahaan Sekolah

Melki menyambut peluncuran OSOP “Tunavasi 7” sebagai bentuk nyata penerjemahan pendidikan kewirausahaan di lingkungan sekolah.

Ia menegaskan setiap sekolah harus mampu menghasilkan produk sebagai bagian dari upaya menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejak dini.

“Wirausaha, kemampuan itu bisa terjadi harus ada praktik. Dan OSOP ini wujudnya,” katanya.

Menurutnya, pengembangan produk sekolah juga dapat diarahkan untuk masuk ke ekosistem ekonomi kerakyatan yang sedang dikembangkan pemerintah melalui NTT Mart.

Ia menyebut OSOP, OVOP maupun ACOP sebagai bagian dari upaya memperkuat produk lokal dan ekonomi masyarakat.

“Setiap sekolah harus memiliki produk OSOP,” tegasnya.

Menurut Melki, gerakan tersebut bahkan tidak harus dimulai dari jenjang SMA.

“Jangan kan anak-anak SMA, anak SD di Sumba saja sudah ada prakarya masuk ke NTT Mart,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap produk yang lahir dari sekolah tidak berhenti sebagai tugas pembelajaran, tetapi dapat berkembang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan memberi manfaat lebih luas.

“Tunavasi 7”, Ikan Tuna Diolah Jadi Produk Bernilai

Kepala SMAN 7 Kupang, Wemvrid Metusalak Boimau, menjelaskan OSOP “Tunavasi 7” merupakan program yang dikembangkan sekolah untuk menjawab program strategis Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun jiwa kewirausahaan peserta didik sekaligus mengoptimalkan potensi lokal.

Nama Tunavasi 7 memiliki filosofi tersendiri.

“Tuna” merujuk pada bahan baku utama yang digunakan, yakni ikan tuna segar. Sementara “Vasi” menggambarkan inovasi dan kreativitas sekolah dalam mengolah bahan mentah menjadi produk pangan yang memiliki daya saing. Angka “7” menjadi identitas SMAN 7 Kupang.

Untuk tahap awal, sekolah mengembangkan produk olahan berbahan dasar ikan tuna.

Pemilihan ikan tuna bukan tanpa alasan. SMAN 7 Kupang memiliki sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam pengolahan hasil perikanan.

Para guru yang memiliki keahlian tersebut membimbing siswa secara langsung, mulai dari memilih bahan baku segar, melakukan proses pengolahan secara higienis hingga pengemasan produk.

Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar teori kewirausahaan, tetapi langsung mengalami proses bagaimana sebuah bahan baku lokal diubah menjadi produk bernilai.

Dari Sekolah, Atlet Hockey Mulai Dipersiapkan

Selain OSOP, perhatian Gubernur juga tertuju pada program kelas khusus olahraga hockey.

Melki secara resmi mengukuhkan kelas khusus olahraga hockey SMAN 7 Kupang.

Ia bahkan menaruh harapan agar pembinaan tersebut dapat menjadi bagian dari persiapan tim NTT menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Saya berharap hoki itu persiapan tim untuk PON,” kata Melki.

Program KKO hockey di SMAN 7 Kupang sendiri mulai berproses sejak Juli 2025. Inisiatif tersebut berawal dari gagasan Kepala Bidang Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Frans Sales, yang kemudian ditindaklanjuti melalui sosialisasi bersama pihak sekolah dan Kepala SKO Flobamorata Kupang dalam kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2025/2026.

Tingginya minat siswa kemudian ditindaklanjuti melalui proses seleksi. Dari proses tersebut terpilih 36 atlet yang ditempatkan dalam satu kelas khusus.

Para siswa kemudian menjalani pembinaan dan latihan secara terstruktur. Setelah melalui proses pembinaan selama satu tahun, KKO cabang hockey resmi diluncurkan dan beroperasi penuh di SMAN 7 Kupang.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, sekolah kembali melakukan seleksi untuk menjaring angkatan kedua.

Bagi SMAN 7 Kupang, kelas khusus tersebut bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler. Program ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan atlet muda sekaligus membangun regenerasi hockey NTT sejak bangku sekolah.

Kadis: Karakter, Akademik dan Wirausaha Harus Berjalan Bersama

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, mengatakan pengembangan dua program tersebut sejalan dengan visi pendidikan yang ingin diwujudkan pemerintah daerah.

Menurut Ambrosius, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.

Ia menekankan setidaknya terdapat tiga kemampuan yang harus berjalan bersama dalam proses pendidikan, yakni karakter, kemampuan akademik dan kemampuan kewirausahaan.

“Dalam visi kita, kita mewujudkan NTT yang memiliki karakter, kemampuan akademik dan kemampuan wirausaha. Apa pun yang kita kerjakan merujuk pada ini,” ujarnya.

Menurutnya, tiga aspek tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dan sekolah dalam mempersiapkan generasi muda NTT agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

Karena itu, keberadaan OSOP dan kelas khusus olahraga di SMAN 7 Kupang dinilai sebagai langkah konkret menerjemahkan visi tersebut ke dalam program yang langsung menyentuh peserta didik.

Tiga Dekade SMAN 7 dan Langkah Baru

Peluncuran OSOP dan pengukuhan kelas khusus hockey juga menjadi bagian dari perjalanan panjang SMAN 7 Kupang yang pada tahun ini memasuki usia 30 tahun.

Dengan tema “30 Tahun Menenun Asa, Mewujudkan Generasi Berbudaya, Berkarakter dan Berdampak”, sekolah ingin menjadikan momentum tiga dekade bukan sekadar perayaan, tetapi titik untuk memperkuat arah pendidikan ke depan.

Wemvrid mengatakan perjalanan 30 tahun merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu, guru dan seluruh keluarga besar sekolah.

Pada momentum tersebut, SMAN 7 Kupang juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana dengan melakukan penggalangan dukungan bagi para korban.

Bahkan, dalam kunjungannya, Gubernur Melki secara spontan meminta jajarannya menyiapkan kotak untuk membantu korban bencana Flores.

Kunjungan Gubernur kemudian dilanjutkan dengan melihat langsung produk OSOP “Tunavasi 7” serta kegiatan pembinaan hockey di SMAN 7 Kupang.

Bagi sekolah, kehadiran Gubernur sekaligus menjadi dukungan moral terhadap dua program yang sedang mereka bangun.

Di satu sisi, Tunavasi 7 mengajarkan siswa bahwa potensi lokal dapat diubah menjadi karya dan peluang ekonomi.

Di sisi lain, kelas khusus hockey memberi ruang bagi siswa berbakat untuk ditempa menjadi atlet tanpa meninggalkan pendidikan formal.

Dua program tersebut akhirnya bertemu pada satu cita-cita yang sama: menjadikan sekolah bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga tempat menemukan karakter, mengasah kemampuan, menciptakan karya dan menumbuhkan prestasi.

Memasuki usia ke-30, SMAN 7 Kupang pun memilih untuk tidak berhenti pada cerita masa lalu.

Sekolah itu sedang menenun babak baru, melalui karakter yang kuat, akademik yang unggul, kewirausahaan yang nyata dan talenta olahraga yang dipersiapkan untuk membawa nama NTT ke panggung yang lebih besar.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenkum Jabar Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang PP di Awal Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 530
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) melalui Subbidang FPPHD di bawah Divisi P3H pada pagi ini mengikuti jalannya kegiatan Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan (Ditjen PP) secara virtual melalui Zoom Meeting (Selasa, 14/01/2025). Dari ruang rapat Sahardjo, Kanwil Jabar, Kepala Kantor […]

  • Bursa PSSI 2027, Sebaiknya Erick Thohir Tak Maju Lagi

    Bursa PSSI 2027, Sebaiknya Erick Thohir Tak Maju Lagi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Medan – Menyaksikan perjalanan Tim Garuda dalam beberapa ajang internasional belakangan ini terasa menyesakkan. Harapan yang telanjur membesar kembali berujung kecewa. Tersingkirnya Indonesia dari Piala AFF 2026 mungkin menjadi pukulan yang paling terasa. Bukan karena AFF adalah turnamen terbesar yang pernah kita ikuti, tetapi karena di level Asia Tenggara pun kita kembali gagal memenuhi ekspektasi. […]

  • SABOAK Catat Omzet Rp4 Miliar, Bukti Komitmen Pemkot Kupang Dorong Kesejahteraan Pelaku UMKM

    SABOAK Catat Omzet Rp4 Miliar, Bukti Komitmen Pemkot Kupang Dorong Kesejahteraan Pelaku UMKM

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 247
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan keberpihakannya pada kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kreatif. Salah satu bukti paling nyata terlihat pada Festival SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang), yang sejak dibuka pada 21 Juni 2025 kini telah mencatat transaksi menembus Rp 4 miliar hanya dalam 18 minggu penyelenggaraan. Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, […]

  • Kepala MAN 1 Rokan Hulu: Apresiasi Siswa untuk Motivasi Raih Prestasi Lebih Tinggi

    Kepala MAN 1 Rokan Hulu: Apresiasi Siswa untuk Motivasi Raih Prestasi Lebih Tinggi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 19
    • 0Komentar

            Pasir Pengaraian,Jarrakpos.com — MAN 1 Rokan Hulu mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar kegiatan penyerahan penghargaan kepada siswa dan siswi berprestasi, Kamis 13 Agustus 2026.   Kegiatan yang dipusatkan di halaman madrasah ini dihadiri Kepala MAN 1 Rokan Hulu Sirun, http://S.Sos.I, http://M.Pd.I, Ketua Komite Iskandar, http://S.Pd, http://M.MPd, Kepala TU Pamira Hayu, […]

  • Wali Kota Batam Terima Kunjungan Kepala Rutan dan UPT Pemasyarakatan Kota Batam, Bahas Sinergi Pembinaan Warga Binaan

    Wali Kota Batam Terima Kunjungan Kepala Rutan dan UPT Pemasyarakatan Kota Batam, Bahas Sinergi Pembinaan Warga Binaan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 741
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com | Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas II A, Kepala Unit Pelaksana Tehnis dan Kepala Pemasyarakatan Kota Batam.Audensi dengan Wali Kota Batam Amsyakar Achmad di Kantor Wali Kota Batam Rabu (13/8/2025). Audensi ini adalah untuk mempererat dan bersinergi antara pemerintah Kota Batam dengan Kepala Rutan Tahanan (Rutan)Negara Kelas II A, dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) […]

  • Seorang ASN Pemkot Magelang Ditahan Gegara Memanipulasi Proses Lelang APAR Tahun 2023

    Seorang ASN Pemkot Magelang Ditahan Gegara Memanipulasi Proses Lelang APAR Tahun 2023

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Magelang berinisial RSK (48), diduga menjadi aktor utama di balik praktik manipulasi proses lelang proyek pengadaan alat pemadam api ringan (APAR) tahun anggaran 2023. Bertugas sebagai pendamping pengadaan, RSK yang kini berstatus tersangka, justru diduga mengatur proses lelang sehingga perusahaan milik istrinya memenangkan proyek, disertai praktik […]

expand_less