Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Aceh » Bustami Sagala Nilai Pernyataan Ardhiyanto Ujung “Salah Kamar”, Kok Pasang Badan Buat SKPK

Bustami Sagala Nilai Pernyataan Ardhiyanto Ujung “Salah Kamar”, Kok Pasang Badan Buat SKPK

  • account_circle Rahmad Ariadi
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Subulussalam, Jarrakpos.com – Tokoh masyarakat Kecamatan Longkib, Bustami Sagala, menilai pernyataan Anggota DPRK Subulussalam Ardhiyanto Ujung terkait utang Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam tahun 2025 sebagai pernyataan yang “salah kamar” dan terkesan pasang badan untuk sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK).

Menurut Bustami, persoalan utang daerah harus dilihat secara objektif dan berdasarkan aturan, bukan sekadar karena sebuah kegiatan telah dilaksanakan lalu otomatis dianggap sebagai utang pemerintah.

“Kalau sebuah kegiatan tidak memenuhi kriteria administrasi dan aturan keuangan daerah, tentu tidak bisa serta-merta dimasukkan sebagai utang. Jadi menurut saya pernyataan itu salah kamar,” kata Bustami Sagala, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa mekanisme pengakuan utang daerah memiliki standar dan prosedur yang jelas, termasuk hasil review dari Inspektorat sebagai lembaga pengawasan internal pemerintah.

“Kalau Inspektorat sudah melakukan review dan menyatakan ada kegiatan yang tidak memenuhi kriteria, tentu ada dasar hukumnya. Jangan kemudian dipaksakan untuk diakui sebagai utang,” ujarnya.

Bustami juga menilai pernyataan tersebut terkesan seperti upaya “pasang badan” terhadap sejumlah SKPK yang kegiatannya tidak memenuhi ketentuan administrasi.

“Jangan sampai DPRK justru terlihat pasang badan terhadap SKPK. Yang harus dijaga adalah akuntabilitas anggaran, bukan membenarkan semua kegiatan yang bermasalah secara administrasi, apalagikan SKPK itu tuannya Eksekutif bukan Legislatif”. Tegasnya.

Menurut Bustami, justru yang perlu didorong adalah evaluasi terhadap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan agar ke depan tidak lagi terjadi persoalan kegiatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara administratif.

“Yang lebih penting adalah bagaimana memperbaiki sistem perencanaan dan pelaksanaan anggaran, supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

  • Penulis: Rahmad Ariadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Miftah Terseret Kasus Pembangunan Jalur Kereta Api Solo- Semarang

    Gus Miftah Terseret Kasus Pembangunan Jalur Kereta Api Solo- Semarang

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM -Pendakwah, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, terseret kasus dugaan gratifikasi proyek pembangunan jalur ganda kereta api Solo-Semarang Segmen 1 (JGSS). Terseretnya Miftah diketahui dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, pada Senin (13/7/2026). Kasus ini juga menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Nama Miftah diseret oleh mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek JGSS, […]

  • Viral Seruan “Tangkap Gusril”, Aktivis Deno Andeska Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

    Viral Seruan “Tangkap Gusril”, Aktivis Deno Andeska Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 516
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Aktivis muda Deno Andeska akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Bupati Kaur, Gusril Pausi, atas insiden yang viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dalam video yang beredar, Deno dan beberapa rekannya meneriakkan seruan “Tangkap Gusril Pausi” saat aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu beberapa waktu lalu. Teriakan tersebut […]

  • Dandim 0614/Kota Cirebon Sambut Kedatangan Menteri Kebudayaan RI Saat Kunjungan Kerja di Kota Cirebon

    Dandim 0614/Kota Cirebon Sambut Kedatangan Menteri Kebudayaan RI Saat Kunjungan Kerja di Kota Cirebon

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 249
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom bersama Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si menyambut kedatangan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, SS., M.Sc dalam rangka kunjungan kerja ke Kota Cirebon, Senin 17/11/2025. Agenda utama kunjungan Fadlizon dalah peresmian Museum Benda Pusaka yang berlokasi di kompleks Keraton […]

  • Komisi Informasi NTT Tegaskan Pentingnya Hak Publik untuk Tahu: Monev KIP 2025 Ungkap Potret Transparansi Daerah

    Komisi Informasi NTT Tegaskan Pentingnya Hak Publik untuk Tahu: Monev KIP 2025 Ungkap Potret Transparansi Daerah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 274
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai fondasi demokrasi dan pelayanan publik yang bersih. Pesan itu mengemuka dalam Penganugerahan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Provinsi NTT Tahun 2025, yang digelar di Aula Fernandez, Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Selasa (9/12/2025). Acara yang dihadiri jajaran […]

  • Demam Piala Dunia Melanda Sumut: Gairah Internasional Jadi Cambuk Pembinaan Usia Dini

    Demam Piala Dunia Melanda Sumut: Gairah Internasional Jadi Cambuk Pembinaan Usia Dini

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Medan – Demam Piala Dunia yang melanda dunia saat ini tidak hanya melahirkan kerumunan nonton bareng (nobar) di sudut-sudut Kota Medan. Di Sumatera Utara, euforia turnamen sepak bola terakbar sejagat ini justru bertransformasi menjadi energi positif bagi bangkitnya pembinaan sepak bola usia dini (akar rumput). Hasil pantauan di Medan, Deliserdang, hingga Karo menunjukkan lonjakan drastis […]

  • DPP Tani Merdeka: Kolaborasi Kawal Kesejahteraan Petani Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com SUMENEP – Musim panen garam di daerah seringkali menghadirkan tantangan tersendiri bagi petani. Masalah utama yang dihadapi adalah penyerapan hasil garam yang tidak optimal, sehingga menyebabkan penumpukan stok yang berdampak pada turunnya harga dan merugikan petani. Hal tersebut menjadi perhatian serius Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, saat mengunjungi lahan pertanian di […]

expand_less