BULOG Siapkan Rp30 Miliar untuk Serap Telur Peternak Mikro, Jagung Pakan Dijual Rp5.000 per Kilogram
- account_circle Mario
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Kabar penting bagi peternak ayam petelur skala mikro. Pemerintah melalui sinergi Perum BULOG, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, dan ID FOOD menyiapkan dukungan senilai Rp30 miliar untuk pembelian telur ayam dari peternak mikro di seluruh Indonesia. Tak hanya membantu penyerapan hasil produksi, pemerintah juga menghadirkan jagung pakan dengan harga Rp5.000 per kilogram guna meringankan beban biaya produksi peternak.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem peternakan rakyat, sekaligus memastikan peternak mikro tidak terus dibebani persoalan mahalnya pakan dan ketidakpastian pasar hasil produksi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro melalui Pembelian Telur Ayam dan Penyaluran Jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (5/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis 180 ton jagung SPHP kepada 18 perwakilan koperasi peternak mikro. Selain itu, BULOG bersama ID FOOD juga menjalankan program pembelian telur ayam dari peternak mikro dengan nilai mencapai Rp30 miliar untuk seluruh Indonesia, yang dilaksanakan secara bertahap hingga Desember 2026.
Dua program ini menyasar persoalan penting yang selama ini dihadapi peternak, yakni tingginya biaya pakan dan kebutuhan pasar yang mampu menyerap hasil produksi. Dengan demikian, dukungan pemerintah tidak hanya menyentuh sisi produksi, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pemasaran hasil peternakan.
Melalui program SPHP jagung, BULOG menyediakan jagung pakan dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang BULOG bagi peternak mikro sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan biaya produksi, menjaga produktivitas ayam petelur, sekaligus membantu keberlangsungan usaha peternak kecil.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen membangun ekosistem peternakan yang kuat melalui dukungan dari hulu hingga hilir.
“Peternak mikro merupakan bagian penting dari kekuatan pangan nasional. Pemerintah hadir dengan membangun ekosistem peternak dari hulu sampai hilir, melibatkan BUMN Pangan. Melalui sinergi Kementan, Bapanas, BULOG, dan ID FOOD, kita ingin peternak semakin kuat, usahanya berkembang, dan kesejahteraannya meningkat,” tegas Amran.
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa dukungan kepada peternak mikro merupakan bagian dari tanggung jawab BULOG dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan komoditas di pasar. Dukungan terhadap pelaku usaha di tingkat produksi juga menjadi bagian penting agar rantai pasok pangan tetap berjalan dan berkelanjutan.
“BULOG memastikan para peternak mikro tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan usaha. Melalui program SPHP Jagung, kami ingin membantu peternak mikro mendapatkan bahan baku pakan dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan penyaluran jagung SPHP dan sinergi pembelian telur, kami ingin membantu menjaga keberlanjutan produksi peternak sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar Ahmad Rizal.
Tak hanya penyerahan bantuan dan pelaksanaan program, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah, BUMN pangan, dan para peternak. Melalui dialog interaktif yang melibatkan perwakilan peternak dari berbagai wilayah, baik secara langsung maupun daring, pemerintah mendengarkan kondisi, tantangan, serta kebutuhan nyata yang dihadapi peternak di lapangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Ida Bagus Purwalaksana, Wakil Menteri Pertanian Saleh Mustafa, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani beserta jajaran direksi BULOG, Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo, serta Bupati Blitar Rijanto.
Ke depan, BULOG berkomitmen memperkuat koordinasi bersama pemerintah, Bapanas, BUMN pangan, dan koperasi peternak agar penyaluran jagung SPHP berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.
Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap peternak mikro memiliki kesempatan lebih besar untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya. Sebab, memperkuat peternak rakyat bukan hanya soal menjaga keberlangsungan usaha, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***
- Penulis: Mario





Saat ini belum ada komentar