Pemkab Kuningan Gelar Gerakan Jum’at “BERSEPEDA” di Sindangagung: Antisipasi Banjir hingga Beri Perhatian kepada Warga Kurang Mampu
- account_circle Ghana
- calendar_month 51 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya hidup sehat, kepedulian lingkungan, serta kehadiran nyata di tengah masyarakat melalui Gerakan Jumat BERSEPEDA (Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., di Balai Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, pada Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah U. Kusmana, S.Sos., M.Si., jajaran kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta masyarakat setempat.
Bupati Dian menjelaskan bahwa akronim BERSEPEDA bukan berarti aparatur pemerintah harus bersepeda, melainkan merangkum nilai-nilai esensial yang harus dihidupkan dalam keseharian warga.

”Jumat BERSEPEDA itu bukan berarti aparat harus bersepeda. BERSEPEDA adalah Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai. Ini nilai-nilai yang harus kita hidupkan bersama,” ujar Bupati.
Pencanangan Gerakan Bersih-Bersih Sakuran Air
Sebagai wujud nyata implementasi nilai bersih dan peduli, acara ini dirangkaikan dengan pencanangan Gerakan Bersih-Bersih Selokan, Drainase, dan Saluran Air. Langkah ini diambil sebagai langkah preventif mengantisipasi potensi banjir menjelang musim hujan.
Bupati mengingatkan bahwa banjir seringkali dipicu oleh perilaku manusia yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah desa dan kecamatan untuk gotong royong membersihkan saluran air serta sungai di lingkungan masing-masing guna menghindari luapan air saat hujan berintensitas tinggi.
Respons Cepat Penanganan Warga Membutuhkan
Nilai kepedulian sosial dalam kegiatan ini juga ditunjukkan secara langsung ketika Bupati Dian mendapati seorang warga lanjut usia bernama Samsuri (71) yang menderita gangguan penglihatan serius pada kedua matanya. Tanpa menunggu lama, Bupati langsung menghubungi Direktur RSUD Linggajati agar kondisi kesehatan Pak Samsuri segera diperiksa dan ditindaklanjuti secara medis, termasuk memastikan persoalan administrasi atau BPJS dikoordinasikan dengan baik.
”Saya tidak ingin masyarakat yang sangat membutuhkan dan sedang menderita tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik dari desa, kecamatan, maupun kabupaten,” tegasnya.
Selain itu, dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah bersama BAZNAS Kabupaten Kuningan menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya:
Bantuan paket sembako bagi warga kurang mampu. Bantuan pemerintah daerah untuk biaya pengobatan warga korban kebakaran Warmindo di Yogyakarta yang berasal dari Desa Balong.

Dorong Responsivitas Jajaran Pemerintah
Bupati juga berpesan kepada para camat, kepala desa, dan kepala perangkat daerah agar tidak hanya bekerja di balik meja. Seluruh jajaran diminta untuk lebih proaktif turun langsung ke lapangan, responsif terhadap laporan warga, serta memperkuat kepedulian sosial melalui optimalisasi pengumpulan ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) melalui BAZNAS.
Camat Sindangagung, Devi Ardeni, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian jajaran Pemkab Kuningan. Rangkaian kegiatan di wilayahnya sendiri telah diawali sejak pukul 06.30 WIB dengan aksi bersih-bersih lingkungan serta Senam Kuningan Melesat.
Melalui Gerakan Jumat BERSEPEDA, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap nilai-nilai kebaikan tersebut dapat berakar menjadi budaya di tengah masyarakat demi mewujudkan pembangunan daerah yang selaras antara infrastruktur, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial. (Agh@N)
- Penulis: Ghana





Saat ini belum ada komentar