Pengawasan Dinkes Kaur Berbuah Hasil, SPPG Kian Tertib
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KAUR, jarrakpos.com – Pengawasan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai menunjukkan hasil positif. Pengelolaan SPPG di Kabupaten Kaur kini semakin tertib, dengan berbagai perbaikan yang dilakukan untuk memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.
Pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya Dinkes Kaur dalam memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik, aman, dan higienis bagi seluruh penerima manfaat.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kaur, Yosep Pratama, mengatakan bahwa pengawasan yang dilakukan pihaknya tidak semata-mata bertujuan menemukan kekurangan dalam pengelolaan SPPG. Lebih dari itu, pengawasan juga menjadi sarana pembinaan agar setiap pengelola dapat melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Menurut Yosep, setiap temuan di lapangan menjadi bahan evaluasi yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak SPPG maupun yayasan yang menaunginya. Dengan demikian, potensi permasalahan yang dapat memengaruhi kualitas makanan dan kesehatan penerima manfaat bisa diminimalkan.
“Pada pengawasan awal, masih ada beberapa SPPG yang belum memenuhi standar. Namun, seiring dengan pembinaan dan evaluasi yang dilakukan, kini sudah banyak perbaikan yang terlihat. Ini menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendorong pengelola untuk semakin tertib dan memperhatikan standar yang telah ditetapkan,” ujar Yosep Pratama belum lama ini.
Ia menjelaskan, setiap temuan hasil pengawasan disampaikan secara tertulis kepada pengelola SPPG maupun yayasan terkait. Langkah tersebut dilakukan agar kekurangan yang ditemukan dapat menjadi perhatian serius dan segera diperbaiki sesuai rekomendasi dari petugas.
Penyampaian hasil pengawasan secara tertulis juga menjadi bentuk penegasan bahwa setiap pengelola memiliki tanggung jawab untuk menjaga kualitas pelayanan, kebersihan lingkungan, serta keamanan makanan yang disiapkan bagi penerima manfaat program MBG.
“Kami ingin setiap temuan tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan perbaikan nyata. Karena itu, hasil pengawasan kami sampaikan secara tertulis kepada pihak SPPG dan yayasan pengelola agar mereka mengetahui bagian mana yang perlu dibenahi dan segera mengambil langkah perbaikan,” tegasnya.
Yosep menambahkan, standar kebersihan dan keamanan pangan menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam operasional SPPG. Hal ini karena makanan yang disiapkan melalui program MBG harus memenuhi persyaratan kesehatan sehingga aman dikonsumsi oleh para penerima manfaat.
Oleh karena itu, pengelola SPPG diharapkan tidak hanya melakukan perbaikan ketika mendapatkan pengawasan, tetapi juga menjadikan penerapan standar kesehatan dan kebersihan sebagai bagian dari kegiatan operasional sehari-hari.
Dinkes Kaur pun memastikan kegiatan monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan secara rutin. Melalui pengawasan tersebut, pihaknya ingin memastikan setiap SPPG terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan mempertahankan standar yang telah dipenuhi.
“Pengawasan akan terus kami lakukan secara rutin. Harapan kami, seluruh SPPG di Kabupaten Kaur dapat menjalankan operasional sesuai standar kesehatan, menjaga kebersihan, serta memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat aman dan layak dikonsumsi,” tambah Yosep.
Dengan adanya pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan, Dinkes Kaur berharap pengelolaan SPPG semakin profesional dan tertib. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap keberhasilan program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal.
Penulis: Dahlan
- Penulis: Sepriyanita





Saat ini belum ada komentar