Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Riau » Timses Terlupakan! P3 – Pemuda Pemenangan Paisal Berdarah-Darah Kini Ditinggalkan,Dapat Kursi Lupa Daratan?

Timses Terlupakan! P3 – Pemuda Pemenangan Paisal Berdarah-Darah Kini Ditinggalkan,Dapat Kursi Lupa Daratan?

  • account_circle Diana Ningsih
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

 

DUMAI.Jarrakpos.com – Kemenangan H. Paisal sebagai Wali Kota Dumai dua periode tidak bisa dilepaskan dari keringat dan darah juang para relawan dan tim pemenangan di akar rumput. Salah satunya adalah P3 atau Pemuda Pemenangan Paisal.

Namun kini, setelah kursi empuk kekuasaan berhasil diduduki, jeritan kekecewaan mulai terdengar dari barisan P3.

Para pemuda yang dulu hujan-panasan, siang-malam mengetuk pintu rumah warga, memasang spanduk, menjaga TPS hingga berdarah-darah berjuang memenangkan H. Paisal, kini merasa dilupakan dan diabaikan.

“Dulu kami dijanjikan akan dirangkul, akan dibangun bersama. Kami berjuang bukan karena uang, tapi karena percaya pada sosok H. Paisal. Tapi setelah beliau duduk di atas, kami P3 seperti tidak dianggap ada. Jangankan diajak diskusi membangun Dumai, disapa saja tidak,” ujar salah satu mantan Koordinator P3 yang enggan disebutkan namanya.

Menurut mereka, pola lama kekuasaan kembali terulang. Saat butuh suara, timses dirangkul. Saat sudah berkuasa, timses ditinggalkan. Yang dekat justru orang-orang baru yang dulu tidak pernah terlihat berjuang.

“Jangan lupakan sejarah, Pak Wali. P3 inilah yang dulu menjadi tameng terdepan ketika Bapak dihantam isu. Kami yang pasang badan. Sekarang kami hanya bisa melihat dari jauh pembangunan yang kami ikut menangkan,” tambahnya dengan nada kecewa.

 

Kondisi ini menjadi tamparan keras bagi etika politik. Kemenangan tanpa merawat tim adalah kemenangan yang melukai. P3 tidak meminta jabatan atau proyek. Mereka hanya meminta dihargai, didengar, dan tidak dilupakan sebagai bagian dari perjalanan politik H. Paisal.

Hingga rilis ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Wali Kota Dumai H. Paisal masih terus dilakukan.Perwakilan P3 – Pemuda Pemenangan Paisal Kota Dumai

 

Jurnalis: Bengs./DN

  • Penulis: Diana Ningsih

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Husin Turun Lumpur Bersama Petani Sumba Tengah

    Usman Husin Turun Lumpur Bersama Petani Sumba Tengah

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 306
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Komitmen Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, dalam mengawal sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur kembali terlihat nyata melalui serangkaian kegiatan lapangan di Kabupaten Sumba Tengah, Senin, 19 Januari 2026. Agenda diawali dengan penyerahan 50 ribu anakan kopi Robusta kepada para petani sebagai bagian dari aspirasi yang […]

  • Saldo Hutang Pemko Subulussalam Turun Rp.43,6 Miliar Per 31 Desember 2025

    Saldo Hutang Pemko Subulussalam Turun Rp.43,6 Miliar Per 31 Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Subulussalam, Jarrakpos.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Subulussalam melaporkan adanya penurunan saldo hutang Pemerintah Kota Subulussalam per 31 Desember 2025. Berdasarkan data yang dirilis BPKAD, saldo hutang Pemko Subulussalam per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp258.999.595.993. Sementara itu, per 31 Desember 2025, saldo hutang turun menjadi Rp215.386.819.146. Dengan demikian, terjadi penurunan […]

  • PT Flobamor Menata Kembali Bisnis: Perhotelan, Perkapalan dan NTT Mart Jadi Prioritas

    PT Flobamor Menata Kembali Bisnis: Perhotelan, Perkapalan dan NTT Mart Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 108
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- PT Flobamor (Perseroda) mulai menata kembali arah bisnisnya setelah sempat berada dalam kondisi mati suri. Memasuki sisa tahun 2026, perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan tiga lini usaha sebagai prioritas, yakni perhotelan, perkapalan, dan pengembangan NTT Mart. Tiga lini usaha tersebut merupakan bagian dari delapan rencana bisnis yang diajukan […]

  • Kepala SDN Okas Oboh Bantah Sekolah Kosong, KBM Dipindahkan karena Renovasi.

    Kepala SDN Okas Oboh Bantah Sekolah Kosong, KBM Dipindahkan karena Renovasi.

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS.COM — Kepala SDN Okas Oboh, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Siti Sarah, S.Pd., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut sekolah tersebut kosong dan tidak terlihat adanya aktivitas guru maupun murid saat jam belajar. Siti Sarah membantah kesan yang muncul dalam pemberitaan tersebut. Menurutnya, SDN Okas Oboh memang sedang menjalani proses renovasi, sehingga kegiatan belajar […]

  • Bupati Imron Optimis Dukupuntang Juara P2WKSS Tingkat Jabar 2025

    Bupati Imron Optimis Dukupuntang Juara P2WKSS Tingkat Jabar 2025

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 381
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Desa Dukupuntang, Kecamatan Dukupuntang, mewakili Kabupaten Cirebon dalam Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Tim penguji melaksanakan evaluasi akhir pada Jumat (28/11/2025). Bupati Cirebon Imron menyampaikan, Kabupaten Cirebon menaruh harapan besar pada hasil evaluasi tersebut. Ia menilai, jawaban para kader saat sesi wawancara […]

  • Tatap PON 2028, Pergatsi Sumut Kejar Prestasi Emas

    Tatap PON 2028, Pergatsi Sumut Kejar Prestasi Emas

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Medan – Gateball adalah olahraga modifikasi permainan croquet, yang menggunakan palu untuk memukul bola. Olahraga ini tidak mengenal batas tertentu sehingga tergolong sebagai barrier-free sport. Olahraga ini pertama kali dikenalkan di Jepang, kemudian menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia, olahraga ini sudah banyak peminatnya mulai dari kota-kota besar hingga ke daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat hingga Bali, Nusa Tenggara Barat, Sumatera […]

expand_less