Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Hari Ini Usman Husin Serahkan 14 Alsintan untuk Petani 5 Kecamatan Kabupaten Kupang, Tegaskan Bantuan Tidak Boleh Diperjualbelikan

Hari Ini Usman Husin Serahkan 14 Alsintan untuk Petani 5 Kecamatan Kabupaten Kupang, Tegaskan Bantuan Tidak Boleh Diperjualbelikan

  • account_circle Mario
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) harus benar-benar sampai kepada petani yang membutuhkan dan dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas lahan, bukan diperjualbelikan atau dibiarkan tersimpan tanpa manfaat. Penegasan ini disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, saat penyaluran bantuan alsintan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 17 Oktober 2026.

Sebanyak 14 unit alsintan disalurkan kepada 14 kelompok tani di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kupang. Bantuan tersebut terdiri atas 12 unit pompa air, satu unit mesin perontok, dan satu unit traktor roda dua atau hand traktor.

Bantuan ini diharapkan membantu petani mengolah lahan, mengatasi kendala pengairan, serta meningkatkan efisiensi pekerjaan pertanian. Sejumlah kecamatan yang disebut dalam penyaluran ini meliputi Taebenu, Kupang Timur, Kupang Tengah, Fatuleu, Amabi Oefeto Timur, dan Amabi.

Usman Husin menegaskan bahwa bantuan alsintan merupakan fasilitas untuk kepentingan kelompok tani dan peningkatan produksi pertanian. Karena itu, setiap alat yang diterima harus digunakan sesuai peruntukannya.

“Bantuan ini diberikan untuk mengolah dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian, bukan untuk diperjualbelikan. Kalau ada alat yang tidak digunakan oleh kelompok penerima, harus dievaluasi dan ditarik kembali agar bisa dimanfaatkan oleh petani yang benar-benar membutuhkan,” tegas Usman.

Ia mengingatkan agar alsintan tidak hanya menjadi milik ketua kelompok, tetapi digunakan bersama oleh seluruh anggota kelompok tani sesuai kebutuhan dan kesepakatan.

“Jangan sampai alat dan mesin pertanian hanya disimpan atau dimanfaatkan oleh ketua kelompok saja. Anggota kelompok juga harus merasakan manfaatnya. Alat ini diberikan untuk bekerja di lahan pertanian, jadi harus benar-benar digunakan sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Usman mengatakan, dirinya turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan, memastikan bantuan diterima oleh kelompok yang tepat, serta mengetahui kebutuhan petani secara lebih dekat.

“Saya turun langsung supaya bisa mengetahui kondisi petani dan memastikan bantuan ini sampai kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan. Kita ingin bantuan pemerintah memberikan manfaat nyata, bukan hanya tercatat sudah disalurkan,” lanjutnya.

Selain alsintan, Usman juga menyampaikan upayanya untuk memperjuangkan dukungan sarana pertanian lainnya, termasuk mobil pengangkut pupuk untuk wilayah daratan Timor.

“Saya terus berusaha agar ada mobil pupuk untuk wilayah daratan Timor. Kita berharap distribusi pupuk semakin terbantu sehingga petani bisa mendapatkan kebutuhan pertanian dengan lebih mudah,” katanya.

Perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Christo Kikhau, menilai penyaluran alsintan sangat penting apabila benar-benar menyasar kelompok tani yang membutuhkan.

“Dari dinas, kami juga perlu memastikan alat tersebut dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” demikian draf pernyataan Christo Kikhau yang perlu dikonfirmasi sebelum dipublikasikan sebagai kutipan langsung.

Pengawasan tersebut penting agar bantuan tidak berhenti sebagai fasilitas kelompok di atas kertas, tetapi benar-benar mendukung pekerjaan petani di lapangan.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Petrus Djabur, juga memiliki peran penting dalam pendampingan petani dan pemantauan pemanfaatan bantuan di wilayah kerja penyuluhan.

Bagi kelompok tani, keberadaan pompa air, mesin perontok, dan traktor roda dua dapat membantu meringankan pekerjaan yang selama ini dilakukan dengan keterbatasan peralatan.

Abdul, Ketua Kelompok Tani Komitmen sangat bersyukur atas bantuan alsintan ini karena memang sangat dibutuhkan oleh petani

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan alsintan ini karena memang sangat dibutuhkan oleh petani. Selama ini, kami menghadapi keterbatasan alat untuk mengolah lahan sehingga pekerjaan membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap pekerjaan petani menjadi lebih ringan dan lahan bisa diolah dengan lebih baik. Kami berkomitmen menjaga dan memanfaatkan alat ini untuk kepentingan bersama, bukan hanya untuk ketua, tetapi seluruh anggota kelompok tani,” ujar Abdul.

Sementara itu, Yermi Maubana kelompok tani dari Desa Sillu mengatakan bahww antuan ini menjadi harapan baru bagi kami sebagai petani. Kami bersyukur karena alat yang diberikan dapat membantu pekerjaan di lahan dan mendukung kegiatan pertanian kelompok.

“Kami akan memanfaatkan dan merawat bantuan ini dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh anggota. Harapan kami, perhatian terhadap petani terus berlanjut, sehingga ke depan kami semakin mudah mengolah lahan, meningkatkan hasil panen, dan memenuhi kebutuhan keluarga dari hasil pertanian,” kata Yermi Maubana.

Penyaluran alsintan ini diharapkan menjadi dorongan bagi kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kerja sama antaranggotanya. Dengan pengelolaan yang baik, alat yang tersedia dapat digunakan secara bergiliran dan memberikan manfaat lebih luas.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delapan Pertemuan Pengabdian Universitas Bengkulu Tingkatkan Kompetensi Guru Kelas Olahraga melalui Aplikasi BadVision Berbasis VIS

    Delapan Pertemuan Pengabdian Universitas Bengkulu Tingkatkan Kompetensi Guru Kelas Olahraga melalui Aplikasi BadVision Berbasis VIS

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bengkulu (UNIB) yang diketuai oleh Septian Raibowo, S.Pd., M.Pd., dengan anggota Dr. Bogy Restu Ilahi, S.Pd., M.Pd. dan Fina Hiasa, M.A., melaksanakan Program Pengabdian Berbasis Riset (PPM-R) Tahun 2026 melalui kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Guru Khusus Kelas Olahraga Program Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Inovasi Media Latihan Bulutangkis […]

  • Duduk Bersama Selesaikan Persoalan, Bupati Kuningan Tengahi Pemdes Cikalahang dan PAM Tirta Kamuning

    Duduk Bersama Selesaikan Persoalan, Bupati Kuningan Tengahi Pemdes Cikalahang dan PAM Tirta Kamuning

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 243
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Upaya mencari jalan keluar dilakukan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dengan mempertemukan Direksi PAM Tirta Kamuning Kuningan dan Pemerintah Desa Cikalahang dalam sebuah pertemuan di ruang kerja Bupati, Kompleks Pendopo Kuningan, Selasa (27/1/2026). Pertemuan ini menjadi momentum meredakan persoalan sekaligus membuka ruang dialog yang lebih konstruktif. Dalam pertemuan tersebut, Bupati […]

  • Rakerprov PBVSI Sumut 2026 Hasilkan Program Kerja dan Persiapan Porprov

    Rakerprov PBVSI Sumut 2026 Hasilkan Program Kerja dan Persiapan Porprov

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Medan — Pengurus Kota Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Propinsi (Rakerprov) Tahun 2026 di Aula Rapat Kantor Disporasu, Sabtu (7/2)@ Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Mahfullah Pratama Daulay secara resmi membuka Rakerprov PBVSI Sumut 2026. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum PBVSI Sumut Wiko Livino Siregar dan Ketua […]

  • Vita Ervina Desak BGN Segera Benahi Implementasi Menu Program MBG

    Vita Ervina Desak BGN Segera Benahi Implementasi Menu Program MBG

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM — Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI, Vita Ervina, menyoroti berbagai temuan di lapangan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan standar menu dan alokasi harga per porsi yang telah ditetapkan. Hal itu dikatakan Vita Ervina dalam sesi wawancara dengan […]

  • Arkadewi Candra Maya: Menjaga Kesegaran dan Mutu, Bahan datang Sore Hari

    Arkadewi Candra Maya: Menjaga Kesegaran dan Mutu, Bahan datang Sore Hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Arkadewi Candra Maya (Keningar) yang beralamat di Desa Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, menerapkan serangkaian langkah terstruktur guna memastikan keamanan, kebersihan, ketepatan waktu, dan pemenuhan gizi bagi ribuan sasaran Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses pengolahan, pengecekan bahan, hingga penyusunan menu dilakukan sesuai standar dan pedoman serta arahan […]

  • Pemkab Madina Raih Peringkat Pertama Realisasi Anggaran KB BKKBN

    Pemkab Madina Raih Peringkat Pertama Realisasi Anggaran KB BKKBN

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Medan, JarrakPos – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) meraih peringkat pertama nasional kategori Pagu Besar dan Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Keluarga Berencana Tahun Anggaran 2025 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Piagam penghargaan diterima oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dalam agenda Rapat Pengendalian Program dan Anggaran di […]

expand_less