Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai Usai Kabur Dari Majikan, Berangkat Tanpa Jalur Resmi 

TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai Usai Kabur Dari Majikan, Berangkat Tanpa Jalur Resmi 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM – Nasib Sri Nurhaida Pratiwi, tenaga kerja wanita (TKW) asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mengundang keprihatinan. Sri diduga menjadi korban penyekapan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), setelah kabur dari rumah majikannya yang baru ditempati selama tiga hari.

Keluarga kini diliputi kecemasan karena belum mendapatkan kabar terbaru mengenai keberadaan dan keselamatan Sri sejak komunikasi terakhir pada akhir September 2026. Mereka mendesak pemerintah turun tangan untuk menelusuri keberadaan Sri sekaligus memastikan dirinya mendapat perlindungan.

Laporan dugaan penyekapan tersebut telah disampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung Barat. Keluarga juga telah berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dubai untuk meminta bantuan.

Kepala Desa Cililin, Tedy Kusniadi, membenarkan bahwa Sri merupakan warganya yang tinggal di Kampung Sukatani, RT 03/RW 05, Desa Cililin.

Menurut Tedy, keluarga Sri telah berupaya menempuh berbagai jalur untuk mendapatkan pertolongan dan mengupayakan kepulangan korban ke Indonesia.

“Pihak keluarga sudah menyampaikan kronologinya. Mereka juga telah membuat laporan ke Disnaker Bandung Barat dan berkomunikasi dengan KBRI di Dubai,” kata Tedy saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Kabur dari Majikan, Berujung Dugaan Penyekapan

Tedy menjelaskan, berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa tersebut bermula ketika Sri memutuskan kabur dari rumah majikannya di Dubai. Keputusan itu diduga dipicu perlakuan majikan yang dinilai keras, padahal Sri baru tiga hari bekerja di tempat tersebut.

Namun, pelarian itu justru diduga membawanya ke situasi yang lebih mengkhawatirkan. Dalam perjalanan, Sri disebut bertemu dengan seseorang asal Cianjur yang kini diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima Tedy dari keluarga, ponsel milik Sri kemudian diambil oleh orang tersebut. Kondisi ini semakin menyulitkan keluarga untuk berkomunikasi dan mengetahui keadaan Sri secara langsung.

“Pas kabur, korban kemudian bertemu dengan orang asal Cianjur ini. HP sudah diambil sama orang tersebut,” ungkap Tedy.

Ia menduga orang tersebut berperan sebagai muncikari atau agen penyalur tenaga kerja ilegal. Meski demikian, dugaan keterlibatan maupun peran orang tersebut masih perlu ditelusuri dan dibuktikan oleh pihak berwenang.

Pesan Terakhir Picu Kekhawatiran

Kecemasan keluarga semakin meningkat setelah beredar tangkapan layar percakapan antara Sri dan keluarganya di media sosial. Dalam percakapan tersebut, Sri disebut sempat mengancam akan mengakhiri hidupnya apabila dirinya diperjualbelikan.

Pesan tersebut menambah kekhawatiran keluarga terhadap kemungkinan Sri mengalami tekanan atau berada dalam situasi yang membahayakan keselamatannya.

Tedy juga menyebut keluarga merasakan perubahan gaya bahasa Sri dalam komunikasi terakhir mereka. Perubahan itu memunculkan dugaan bahwa Sri mungkin sedang berada dalam tekanan atau tidak leluasa berkomunikasi.

Meski demikian, kondisi tersebut belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan dan konfirmasi langsung terhadap Sri.

“Terakhir kontak akhir bulan September,” jelas Tedy.

Terputusnya komunikasi selama beberapa waktu membuat keluarga semakin mendesak adanya tindakan konkret untuk menemukan Sri, memastikan keselamatannya, serta menyelidiki dugaan tindak pidana yang mungkin terjadi.

Selain melapor ke Disnaker KBB dan berkomunikasi dengan KBRI di Dubai, keluarga Sri juga berupaya meminta bantuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

Keluarga berharap pemerintah daerah dapat mengoordinasikan penanganan kasus tersebut dengan instansi terkait, termasuk perwakilan pemerintah Indonesia di Uni Emirat Arab.

Langkah itu dinilai penting agar keberadaan Sri segera diketahui, dugaan pelanggaran yang dialaminya dapat diusut, dan proses pemulangan ke Tanah Air bisa diupayakan apabila situasi memungkinkan.

“Sudah melaporkan ke Disnaker, berupaya untuk ke KDM (Dedi Mulyadi), sudah lapor ke Bupati (Kabupaten Bandung Barat) juga,” pungkas Tedy.

Hingga Senin (12/10/2026), berdasarkan keterangan yang disampaikan Tedy, keluarga masih menantikan kepastian mengenai keberadaan dan keselamatan Sri. Belum ada informasi terkonfirmasi yang memastikan kondisi terkini korban.

Kasus ini membutuhkan penelusuran serius dari pihak berwenang, baik di Indonesia maupun di Uni Emirat Arab. Selain memastikan keselamatan Sri, penanganan juga diperlukan untuk mengungkap dugaan penyekapan, menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat, serta memastikan korban memperoleh perlindungan yang semestinya.

Keluarga kini hanya berharap satu hal: Sri segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.***

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Bengkulu Perkuat Fundamental, Aset Naik 8 Persen di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

    Bank Bengkulu Perkuat Fundamental, Aset Naik 8 Persen di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 247
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja positif, meski sektor perbankan nasional masih menghadapi tekanan dari kondisi ekonomi global dan kebutuhan penguatan modal. Berdasarkan paparan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, total aset Bank Bengkulu tercatat sebesar Rp11,19 triliun, tumbuh 8,06 persen secara […]

  • Telah terjadi Pecah Kaca Mobil di Pakelan

    Telah terjadi Pecah Kaca Mobil di Pakelan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Terjadi aksi pecah kaca mobil disertai ban kempes di wilayah Pakelan, Kabupaten Magelang, Kamis (30/7/2026). Terduga pelaku disebut mengenakan masker saat beraksi. Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap pelaku serta kronologi kejadian. Masyarakat yang memiliki informasi atau rekaman CCTV di sekitar lokasi diimbau segera melaporkannya […]

  • Kapolda Kepri Ikuti Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kepri

    Kapolda Kepri Ikuti Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kepri

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, jarrakpos.com – Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., selaku Inspektur Upacara. Senin (17/8/2026). […]

  • Rakerprov NPCI Sumut: Fokus Persiapan Peparnas 2026

    Rakerprov NPCI Sumut: Fokus Persiapan Peparnas 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Medan – National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026. Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2028 menjadi fokus persiapan. Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengatakan Rakerprov yang akan digelar 3-5 Juni 2026 dan menjadi momentum evaluasi, hingga perencanaan program terkait pembinaan. “Rakerprov ini salah satunya untuk mengevaluasi program yang […]

  • RSHD Kota Bengkulu Segera Buka Layanan Poli Mata dan Poli Jiwa

    RSHD Kota Bengkulu Segera Buka Layanan Poli Mata dan Poli Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Bengkulu, jarrakpos.com – Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu segera menghadirkan dua layanan kesehatan baru, yakni Poli Mata dan Poli Jiwa, yang ditargetkan mulai beroperasi maksimal pada pertengahan Juli 2025. Hal ini disampaikan oleh Direktur RSHD, dr. Lista Cerlyviera, usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap tujuh […]

  • Polisi Abstein Sidang Pertama Prapid “Korban Kriminalisasi” OTT 4 Aktivis Di Padangsidimpuan

    Polisi Abstein Sidang Pertama Prapid “Korban Kriminalisasi” OTT 4 Aktivis Di Padangsidimpuan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 494
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN, JarrakPos.Com I Kapoldasu Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.; Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H. dan beberapa personil terkait Polres Padangsidimpuan Tidak Hadir dalam Sidang Pertama Pra Peradilan (Prapid) Sah Tidaknya Penangkapan atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada 4 orang aktivis. Tidak hadirnya pihak kepolisian dalam sidang pertama Prapid, Senin […]

expand_less