Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Pemkab Bandung Barat Mulai Pantau Suara Warga Lewat Analisis Sentimen

Pemkab Bandung Barat Mulai Pantau Suara Warga Lewat Analisis Sentimen

  • account_circle Derry Rachman
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mulai memperkuat pemantauan terhadap isu dan keluhan masyarakat melalui teknologi digital. Langkah tersebut dilakukan dengan menguji coba Sistem Monitoring Isu Publik dan Analisis Sentimen yang melibatkan pengelola media sosial perangkat daerah.

Program yang digagas Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat itu menjadi bagian dari piloting use case Smart City. Pelaksanaannya mendapat pendampingan dari Direktorat Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.

Sekretaris Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat, Donny Pratama, mengatakan sistem tersebut disiapkan untuk membantu pemerintah membaca perkembangan percakapan publik secara lebih cepat dan terukur.

Menurutnya, berbagai informasi yang berkembang di ruang digital, mulai dari media sosial, portal berita hingga kanal pengaduan resmi, dapat dipantau untuk melihat kecenderungan sentimen masyarakat.

“Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menjadi sistem peringatan dini terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Keluhan terkait infrastruktur, pelayanan kesehatan, transportasi maupun layanan publik lainnya dapat teridentifikasi lebih awal,” ujar Donny.

Ia menjelaskan, hasil pemantauan tersebut diharapkan dapat membantu perangkat daerah mengetahui persoalan yang membutuhkan penanganan tanpa harus menunggu keluhan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Donny menyebut penerapan sistem monitoring isu merupakan bagian dari upaya membangun smart governance di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Selama ini, kata dia, sebagian proses pengelolaan pengaduan masyarakat masih menghadapi kendala karena harus melewati alur birokrasi secara manual. Kondisi tersebut berpotensi membuat respons pemerintah terhadap persoalan warga menjadi lebih lambat.

“Selama ini kita kerap terlambat merespons keluhan karena alur birokrasi aduan manual yang panjang. Dengan sistem analisis sentimen ini, kebijakan dan solusi berbasis data dapat diambil dalam hitungan jam, bukan lagi hari,” katanya.

Meski demikian, Donny menegaskan bahwa teknologi tersebut bukan dimaksudkan untuk membatasi kritik masyarakat.

Sebaliknya, kritik, keluhan dan masukan warga dipandang sebagai sumber informasi penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah.

“Monitoring isu bukan untuk membatasi kritik. Kritik dari masyarakat merupakan masukan yang berharga bagi perbaikan kinerja dan pelayanan. Melalui monitoring isu, kita dapat menyerap aspirasi masyarakat secara lebih cepat dan menindaklanjutinya secara lebih tepat,” ujarnya.

Admin Medsos Jadi Garda Depan

Dalam tahap uji coba, pengelola media sosial perangkat daerah turut dilibatkan. Peran mereka nantinya tidak hanya berkaitan dengan produksi dan publikasi informasi pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari proses membaca dinamika informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Donny mengatakan, kemampuan membaca percakapan publik menjadi penting karena sebagian besar aspirasi dan keluhan masyarakat kini disampaikan melalui ruang digital.

“Pada tahap piloting, sistem akan diuji selama satu bulan dengan pendampingan dari Direktorat Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kementerian Komdigi RI,” ungkapnya.

Ada dua hal utama yang akan menjadi perhatian selama masa uji coba. Pertama, mengukur tingkat akurasi sistem dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan sentimen masyarakat. Kedua, menguji efektivitas penyampaian hasil pemantauan kepada perangkat daerah yang memiliki kewenangan menangani persoalan tersebut.

Dengan demikian, informasi yang dihimpun sistem tidak berhenti sebagai data, tetapi dapat diteruskan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan.

“Hasil pemantauan nantinya diharapkan tidak berhenti sebagai data, tetapi dapat menjadi dasar bagi perangkat daerah dalam menentukan langkah penanganan di lapangan,” tuturnya.

Teknologi untuk Mendekatkan Pemerintah dan Warga

Pemkab Bandung Barat menilai transformasi digital dalam pengelolaan isu publik dapat menjadi salah satu cara memperpendek jarak komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan dukungan data yang lebih cepat dan terukur, pemerintah daerah diharapkan mampu mengetahui persoalan warga lebih dini, menentukan perangkat daerah yang berwenang serta mempercepat proses tindak lanjut.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembangunan ekosistem pemerintahan cerdas di Kabupaten Bandung Barat. Teknologi tidak hanya ditempatkan sebagai alat untuk memantau percakapan publik, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperkuat pelayanan dan komunikasi pemerintah dengan masyarakat.

“Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membuat pemerintah lebih terbuka, adaptif dan responsif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya.***

  • Penulis: Derry Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Cirebon Gelar Patroli Gabungan Skala Besar untuk Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Jajaran Polresta Cirebin patroli bersekala besar untuk  menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon, Polresta Cirebon menggelar patroli gabungan skala besar. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan memastikan situasi tetap aman serta terkendali di Kabupaten Cirebon. Patroli gabungan ini dipimpin oleh Kabag Ops Polresta […]

  • Gerindra Salurkan Obat-obatan ke Puskesmas Riung dan Lengkosambi, Dukung Layanan Kesehatan Ribuan Warga Pasca Gempa

    Gerindra Salurkan Obat-obatan ke Puskesmas Riung dan Lengkosambi, Dukung Layanan Kesehatan Ribuan Warga Pasca Gempa

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 108
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Gerak cepat Partai Gerindra membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada terus berlanjut. Setelah turun langsung menemui warga dan pengungsi di sejumlah wilayah, Gerindra kini menyalurkan bantuan obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat pascagempa. Bantuan obat-obatan tersebut disalurkan ke Puskesmas Riung dan Puskesmas Lengkosambi, dua fasilitas kesehatan yang melayani hampir 8.000 masyarakat […]

  • Tenaga Pendidik “Siluman” di SMA Negeri 2 Fatuleu Barat

    Tenaga Pendidik “Siluman” di SMA Negeri 2 Fatuleu Barat

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 1.352
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Kabar tak terduga datang dari SMA Negeri 2 Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Diduga terdapat oknum tenaga pendidik “siluman” yang menyusup berproses dalam seleksi PPPK tahap 2 tahun 2025. Oknum tersebut sebelumnya mengundurkan diri tanpa pesan dari lembaga tersebut sejak awal tahun 2024 lalu. Tenaga Pendidik Lidia Imelda […]

  • Dinilai Langgar Putusan MK, Aturan Baru Kapolri Tuai Polemik, Yusril Siap Mengadu ke Prabowo

    Dinilai Langgar Putusan MK, Aturan Baru Kapolri Tuai Polemik, Yusril Siap Mengadu ke Prabowo

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra bakal melaporkan ke Presiden Prabowo Subianto soal aturan baru Kapolri. Adapun aturan baru Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal polisi aktif boleh duduki jabatan sipil dinilai melanggar putusan MK. Sebab dalam putusan MK tertulis bahwa polisi aktif tidak boleh menduduki jabatan sipil. […]

  • Gempar Pergantian Kapolri Terjadi

    Gempar Pergantian Kapolri Terjadi

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JAKARTA, JARRAKPOS.COM – Guncangan di Trunojoyo, Kronologi Senyap Pencopotan Jenderal Listyo Sigit dan Naiknya Komjen Suyudi ke Kursi Kapolri 1 Jagat media sosial dan ruang publik nasional mendadak gempar. Penelusuran jurnalistik mendalam mengonfirmasi bahwa dokumen dan informasi tersebut bukanlah hoaks, melainkan sebuah manuver politik-keamanan terbesar di awal era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.hanya dalam waktu kurang […]

  • Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Saat Memilih Susu Formula

    Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Saat Memilih Susu Formula

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com | Memilih susu formula yang tepat untuk si kecil merupakan keputusan penting yang perlu Anda pertimbangkan secara cermat. Setiap anak memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, tergantung pada usia, kondisi kesehatan, dan sensitivitas sistem pencernaannya. Oleh karena itu, memahami berbagai aspek dalam pemilihan susu formula sangatlah penting, terutama untuk memastikan tumbuh kembang optimal buah hati […]

expand_less