Pemilihan Calon Ketua FPPA, Bupati Pacitan: Pers Harus Cepat, Tapi Jangan Kehilangan Akurasi dan Integritas
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pacitan,JarrakPos.com-Di tengah derasnya arus informasi digital, pers dituntut bukan sekadar menjadi yang tercepat dalam memberitakan sebuah peristiwa. Lebih dari itu, wartawan harus mampu memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik benar, berimbang, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pesan tegas itu disampaikan Bupati Pacitan Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro dalam sambutan pada Pemilihan Ketua Forum Pewarta Pacitan (FPPA), Kamis (8/10).
Sambutan Bupati dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro.
Bupati, kata Sekda Heru, menempatkan pers sebagai salah satu elemen penting dalam membangun kualitas demokrasi dan komunikasi publik di daerah. Pers tidak hanya bertugas menyampaikan apa yang terjadi, tetapi juga menjadi jembatan yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat.
“Pers memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, pers tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” kata Sekda.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah lanskap jurnalistik secara drastis. Informasi bergerak dalam hitungan detik. Namun, kecepatan tidak boleh mengorbankan prinsip dasar jurnalistik.
Masyarakat memang membutuhkan informasi yang cepat. Tetapi di tengah banjir informasi, masyarakat juga membutuhkan informasi yang benar dan terpercaya.
Karena itu, Bupati meminta Forum Pewarta Pacitan terus menjaga profesionalisme, independensi, integritas, dan kode etik jurnalistik.
“Jadikan profesi wartawan sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat Pacitan yang semakin cerdas dan terbuka,” tegasnya.
Bupati juga secara terbuka mengakui bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Pacitan belum sepenuhnya sempurna.
Masih terdapat kekurangan yang membutuhkan evaluasi. Dalam situasi itulah, menurut Bupati, pers memiliki ruang penting untuk memberikan masukan dan kritik yang konstruktif kepada pemerintah.
“Kami sadari bahwa dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan, masih terdapat berbagai kekurangan. Dalam konteks inilah, peran pers sangat penting sebagai mitra pemerintah, dalam memberikan saran dan masukan yang positif,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kemitraan pemerintah dengan media bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol pers.
Sebaliknya, hubungan tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi yang sehat: pemerintah terbuka terhadap informasi dan masukan, sementara pers tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dan independen.
Pemilihan Ketua FPPA yang berlangsung hari itu juga diharapkan tidak berhenti pada pergantian pucuk pimpinan organisasi.
Bupati meminta momentum tersebut menjadi titik tolak untuk memperkuat soliditas, kebersamaan, dan sinergi seluruh pewarta di Pacitan.
Sosok yang nantinya dipercaya memimpin FPPA diharapkan bukan hanya mampu menjalankan roda organisasi, tetapi juga menjadi figur yang mampu merangkul seluruh anggota.
“Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai ketua, saya berharap ia dapat menjadi pemimpin yang mampu merangkul seluruh anggotanya, menguatkan organisasi, serta membangun kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak,” pesannya.
Dengan demikian, FPPA diharapkan semakin kuat sebagai wadah komunikasi dan kebersamaan insan pers di Kabupaten Pacitan.
Bupati juga mendorong para pewarta untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkenalkan berbagai potensi Pacitan kepada publik.
Tidak hanya mengabarkan dinamika pemerintahan, media diharapkan turut mengangkat potensi daerah, program pembangunan, prestasi masyarakat, sektor pariwisata, hingga perkembangan UMKM.
Menurut Bupati, informasi mengenai berbagai potensi tersebut penting agar semakin banyak masyarakat mengetahui sekaligus ikut mendukung kemajuan Pacitan.
“Mari kita berikan kontribusi nyata, majukan Pacitan, wujudkan masyarakat yang semakin sejahtera bahagia,” ajaknya.
Di penghujung sambutan, Bupati secara resmi membuka Pemilihan Ketua Forum Pewarta Pacitan (FPPA) 2026.
Ia meminta seluruh proses pemilihan dikawal bersama agar berlangsung demokratis, lancar, dan tetap berada dalam suasana kekeluargaan.
Pergantian kepemimpinan FPPA tidak sekadar menghasilkan seorang ketua baru, tetapi juga melahirkan energi baru bagi insan pers Pacitan untuk semakin profesional, solid, kritis, dan konstruktif dalam mengawal pembangunan daerah.
Sementara itu, saat berita ini diturunkan proses pemilihan calon Ketua FPPA masa bakti 2026-2028, masih berlangsung.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar