Lonjakan Kunjungan Pasien di Kuningan Capai 30 Persen, Kadinkes Tegaskan Belum Tentu Akibat Influenza A
- account_circle Ghana
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi lonjakan angka kunjungan pasien ke rumah sakit yang meningkat hingga 30 persen. Dinkes menegaskan bahwa kenaikan tersebut tidak serta-merta mengindikasikan adanya merebaknya kasus Influenza A di wilayah Kuningan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, menjelaskan bahwa kenaikan jumlah kunjungan pasien di fasilitas kesehatan (faskes) dipicu oleh berbagai keluhan penyakit yang bervariasi, bukan didominasi oleh infeksi saluran pernapasan semata. Faktor perubahan cuaca di masa pancaroba turut menjadi salah satu pemicu meningkatnya potensi gangguan kesehatan pada masyarakat, khususnya keluhan batuk dan pilek.
”Kenaikan kunjungan ke rumah sakit memang tercatat sekitar 30 persen, tetapi kita tidak bisa menyimpulkan begitu saja bahwa itu Influenza A. Laporan dari rumah sakit menunjukkan pasien yang datang memiliki beragam jenis penyakit,” ujar dr. Edi Martono.
Lebih lanjut, dr. Edi mengungkapkan bahwa diagnosis Influenza A tidak dapat ditentukan secara kasat mata atau hanya berdasarkan gejala klinis, mengingat gejalanya sangat mirip dengan infeksi virus pernapasan lainnya. Untuk memastikan keberadaan virus tersebut, diperlukan uji laboratorium khusus.
”Secara gejala sangat sulit dibedakan dengan flu biasa. Kepastiannya harus melalui pemeriksaan laboratoris seperti halnya penanganan COVID-19,” jelasnya.
Menghadapi kondisi musim pancaroba saat ini, Dinkes Kuningan menginstruksikan masyarakat untuk lebih mewaspadai kondisi kesehatan pribadi dan keluarga. Apabila mengalami gejala yang semakin memberat, terutama disertai sesak napas, warga diminta untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Sebagai langkah pencegahan penularan penyakit berbasis virus, Dinkes Kuningan membagikan sejumlah imbauan pola hidup sehat bagi masyarakat:
Menjaga Imunitas Tubuh: Memperhatikan pola makan bergizi dan memastikan kecukupan waktu istirahat.
Penerapan Kebersihan Diri: Rajin mencuci tangan menggunakan sabun serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.
Penggunaan Masker: Wajib menggunakan masker saat berada di fasilitas pelayanan kesehatan maupun ketika sedang mengalami gejala sakit.
Pembatasan Aktivitas: Bagi warga atau anak sekolah yang sedang mengalami sakit cukup berat dianjurkan untuk beristirahat di rumah dan membatasi interaksi guna mencegah penularan ke lingkungan sekitar. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar