Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Hidup, Ini Pesan Kadinkes Pacitan, dr. Daru Mustikoaji

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Hidup, Ini Pesan Kadinkes Pacitan, dr. Daru Mustikoaji

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,Jarrakpos.com-Kabar mengenai kasus bunuh diri kembali menyentak perhatian masyarakat Pacitan. Peristiwa semacam ini bukan sekadar persoalan kematian, tetapi juga menjadi pengingat bahwa di balik seseorang yang terlihat baik-baik saja, bisa saja tersimpan beban psikologis yang tidak pernah terucapkan.

Depresi berat menjadi salah satu kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang melakukan tindakan bunuh diri. Namun, kesehatan mental tidak bisa dilihat secara sederhana sebagai akibat dari satu persoalan.

Tekanan ekonomi, masalah keluarga, konflik sosial, kehilangan orang yang dicintai, penyakit, kesepian, hingga perasaan tidak memiliki jalan keluar dapat saling bertumpuk dan memengaruhi kondisi kejiwaan seseorang.

Karena itu, masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap persoalan kesehatan mental. Orang yang sedang mengalami tekanan bukan berarti lemah. Begitu pula meminta bantuan bukan tanda ketidakmampuan menghadapi kehidupan.

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagaimana menjaga kesehatan fisik. “Tekanan kehidupan memang tidak selalu dapat dihindari, tetapi kemampuan mengelola tekanan dapat dilatih,” ujarnya, Ahad (13/9).

Jangan memendam semua persoalan sendirian

Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika menghadapi masalah adalah berbicara dengan orang yang dipercaya.

Menceritakan persoalan bukan berarti membebani orang lain. Justru, mengeluarkan apa yang selama ini dipendam dapat membantu seseorang melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda.

Keluarga, sahabat, tokoh yang dipercaya maupun tenaga kesehatan dapat menjadi tempat untuk mencari dukungan.

Beri ruang bagi diri untuk beristirahat
Kehidupan yang penuh tuntutan sering membuat seseorang merasa harus selalu kuat. Padahal, tubuh dan pikiran juga membutuhkan jeda.

Tidur yang cukup, mengatur aktivitas harian, berolahraga, melakukan kegiatan yang menyenangkan, serta meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan orang lain merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan mental.

Istirahat bukan berarti menyerah. Ada kalanya seseorang justru membutuhkan waktu untuk mengembalikan tenaga sebelum kembali menghadapi persoalan.

Tidak semua masalah harus diselesaikan sekaligus

Ketika berbagai persoalan datang bersamaan, semuanya dapat terasa seperti jalan buntu. Dalam kondisi seperti itu, menyelesaikan masalah satu per satu dapat membantu mengurangi tekanan.

Fokus pada hal yang masih bisa dikendalikan. Jika persoalan terasa terlalu berat, jangan ragu mencari bantuan profesional.

Psikolog, psikiater, dokter, maupun fasilitas pelayanan kesehatan dapat membantu seseorang memahami kondisi yang sedang dialaminya dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Perhatikan perubahan pada orang terdekat
Kepedulian lingkungan sekitar juga memiliki peran penting.

Seseorang yang tiba-tiba menarik diri dari pergaulan, kehilangan minat terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai, mengalami perubahan pola tidur atau makan, terus-menerus merasa tidak berharga, atau menunjukkan keputusasaan perlu mendapatkan perhatian lebih.

Tidak perlu menghakimi atau mengatakan bahwa masalahnya sepele. Terkadang, kalimat sederhana seperti “Saya ada di sini kalau kamu ingin bercerita” justru dapat menjadi pintu bagi seseorang untuk mendapatkan pertolongan.

Yang terpenting, jangan membiarkan orang yang sedang berada dalam krisis menghadapi kondisi tersebut seorang diri. Jika terdapat kekhawatiran seseorang akan menyakiti dirinya, segera cari bantuan dari keluarga, tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan terdekat, atau layanan kegawatdaruratan setempat.

Menjaga kesehatan mental adalah tanggung jawab bersama

Kasus bunuh diri semestinya tidak hanya berhenti sebagai berita yang ramai dibicarakan sesaat. Peristiwa tersebut perlu menjadi momentum untuk membangun lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan mental.

Masyarakat perlu belajar mendengarkan tanpa menghakimi, keluarga perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anggota keluarganya, dan mereka yang sedang menghadapi persoalan perlu mengetahui bahwa meminta pertolongan selalu menjadi pilihan yang layak.

Sebab, ketika seseorang merasa hidupnya terlalu berat, yang paling dibutuhkan bukan ceramah tentang bagaimana ia seharusnya kuat. Yang dibutuhkan adalah seseorang yang bersedia duduk, mendengarkan, dan membantu menunjukkan bahwa masih ada jalan untuk melewati masa sulit.

Tidak semua luka terlihat. Karena itu, kepedulian terkadang menjadi bentuk pertolongan pertama yang paling berarti.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pascainsiden Pulau Tikus, Direktur Rumah Sakit Turun Langsung ke Lokasi Kecelakaan Kapal

    Pascainsiden Pulau Tikus, Direktur Rumah Sakit Turun Langsung ke Lokasi Kecelakaan Kapal

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Direktur RSUD M. Yunus Bengkulu, dr. Ari Mukti Wibowo, mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dalam rapat terpadu penanganan insiden kapal wisata karam di perairan Pulau Tikus, Minggu malam (11/5/2025). Rapat tersebut digelar bersama unsur Pemkot Bengkulu, Polresta, BPBD, dan instansi terkait lainnya. Dalam kesempatan itu, dr. Ari menyampaikan bahwa fokus […]

  • Pengecekan Kolam Bio Vlog Ternak Ikan lele, Bhabinkatibmas Mekar Sari Bersama Pengelola Kolam

    Pengecekan Kolam Bio Vlog Ternak Ikan lele, Bhabinkatibmas Mekar Sari Bersama Pengelola Kolam

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 132
    • 0Komentar

      Dumai. JARRAKPOS. COM – Berlokasi di Jalan Arjuna Rt. 02 Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Dumai Selatan kota Dumai, Personil Bhabinkamtibmas Kelurahan Mekar Sari Polsek Dumai Barat, Aipda SG.Manalu bersama Harisman Zai lakukan giat pengecekan Pakarangan Pangan Bergizi. Pekarangan Pangan Bergiizi berupa peternakan Ikan Nila di Kolam Bio Vlog, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung […]

  • Jadi Tuan Rumah Piala AFF, Sumut Diyakini Menjelma Jadi Provinsi Sport Tourism

    Jadi Tuan Rumah Piala AFF, Sumut Diyakini Menjelma Jadi Provinsi Sport Tourism

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Medan – Sejak dilantik jadi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution banyak membawa even olahraga berkelas internasional ke Sumut. Kepemimpinannya yang energik diyakini akan menjadikan Sumut menjelma sebagai provinsi yang jadi tujuan wisata olahraga. Hal tersebut disampaikan praktisi olahraga Universitas Negeri Medan, Agustin Sastrawan Harahap S.Pd M.Pd, Senin (13/4/2026) di Kampus UNIMED. Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan […]

  • Lemkapi Puji Kinerja Polri Amankan May Day 2026

    Lemkapi Puji Kinerja Polri Amankan May Day 2026

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 143
    • 0Komentar

    JAKARTA, jarrakpos.com – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang berlangsung di Jakarta dan sejumlah kota besar lainnya secara aman dan kondusif. Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan, menilai keberhasilan pengamanan tersebut tidak lepas dari kesiapan dan strategi yang telah disusun […]

  • Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang Ikuti Kursus Lemhanas di Magelang

    Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang Ikuti Kursus Lemhanas di Magelang

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 440
    • 0Komentar

    MAGELANG, Jarrakpos.com — Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang, turut ambil bagian dalam kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia pada April 2026 di Magelang. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua DPRD dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan di tingkat daerah. Para peserta mendapatkan pembekalan […]

  • Piala AFF U-19: Ujian Sinergitas Pemerintah dan Ladang Kesejahteraan Warga Kota Medan

    Piala AFF U-19: Ujian Sinergitas Pemerintah dan Ladang Kesejahteraan Warga Kota Medan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Medan – Menjadi tuan rumah bagi sebuah ajang internasional berskala besar dengan durasi panjang seperti kompetisi yang berlangsung selama kurang lebih 10 hari bukan sekadar tentang prestise di atas kertas. Lebih dari itu, momentum ini merupakan stimulus kuat bagi roda perekonomian daerah, mulai dari sektor akar rumput hingga industri makro. Di level akar rumput, dampak […]

expand_less