Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Dana Jumbo Gaji ASN Pacitan Terancam Berpindah, BPD Hadapi Ujian Likuiditas?

Dana Jumbo Gaji ASN Pacitan Terancam Berpindah, BPD Hadapi Ujian Likuiditas?

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,Jarrakpos.com-Besarnya belanja pegawai di Kabupaten Pacitan kembali menjadi perhatian. Nilainya tidak kecil. Dalam setahun, anggaran yang dialokasikan untuk membayar gaji aparatur sipil negara (ASN) di daerah ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp700 miliar.

Angka tersebut sekaligus menggambarkan besarnya perputaran dana belanja daerah yang selama ini mengalir melalui sektor perbankan, terutama Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, Deni Cahyantoro, mengatakan belanja gaji pegawai saat ini berada di kisaran 37 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Persise aku nggak hafal, nda (wartawan). Yo kurang lebih Rp700-an miliar,” kata Deni, Selasa (8/9).

Dengan nominal sebesar itu, belanja gaji ASN bukan sekadar pos rutin dalam struktur APBD. Di sisi lain, dana tersebut juga menjadi bagian dari arus kas yang memiliki arti penting bagi ekosistem perbankan daerah.

Selama ini, sebagian besar ASN di Pacitan menerima pembayaran gaji melalui BPD. Artinya, dana belanja pegawai daerah yang bernilai ratusan miliar rupiah tersebut ikut membentuk basis dana yang dikelola perbankan daerah.

“Ya hampir mayoritas memang gaji ASN Pacitan ada di BPD. Sekalipun ada juga di bank lain, tapi relatif kecil,” tutur Deni, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan.

Kondisi tersebut menjadi relevan di tengah munculnya wacana pemerintah pusat untuk mengalihkan penyaluran gaji ASN daerah dari BPD kepada bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Jika kebijakan itu benar-benar diterapkan, perubahan jalur penyaluran payroll ASN berpotensi mengubah pola arus dana yang selama ini diterima BPD.

Bagi industri perbankan, dana payroll tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pemindahan gaji dari rekening pemerintah ke rekening pegawai, tetapi juga memiliki kaitan dengan penghimpunan dana pihak ketiga, transaksi perbankan, hingga berbagai layanan keuangan yang digunakan oleh para nasabah.

Dalam perspektif manajemen perbankan, perpindahan dana payroll dalam skala besar tentu menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam pengelolaan likuiditas. Terlebih, ketika sumber dana tersebut berasal dari belanja pemerintah daerah yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun.

Namun demikian, Deni memilih tidak berspekulasi mengenai kemungkinan dampak kebijakan tersebut terhadap kondisi BPD.

Menurutnya, persoalan mengenai konsekuensi bisnis dan likuiditas perbankan merupakan ranah yang lebih tepat dijelaskan oleh pihak perbankan.

“Soal dampaknya bagaimana, itu rumah tangga orang lain. Tentu pihak perbankan yang lebih memahami,” ujarnya.

Di sisi lain, dari perspektif tata kelola keuangan daerah, perubahan mekanisme payroll nantinya tetap perlu ditempatkan dalam kerangka efisiensi, keamanan transaksi, kepastian pelayanan kepada ASN, serta kelancaran pengelolaan kas daerah.

Sebab, belanja gaji merupakan salah satu komponen terbesar dalam APBD. Ketika nilainya mendekati Rp700 miliar dalam setahun, setiap perubahan mekanisme penyaluran tentu tidak hanya menyangkut rekening tempat gaji ASN diterima, tetapi juga menyentuh pola pengelolaan kas dan hubungan transaksi antara pemerintah daerah dengan lembaga perbankan.

Bagi Pacitan, besarnya belanja pegawai tersebut sekaligus menunjukkan betapa strategisnya posisi payroll ASN dalam ekosistem keuangan daerah.

Sementara bagi BPD, perubahan arah aliran dana payroll dapat menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga basis dana, likuiditas, dan keberlanjutan bisnis di tengah kompetisi industri perbankan.

Kini, bola kebijakan berada di tingkat pemerintah pusat. Jika skema pengalihan payroll benar-benar diberlakukan, BPD perlu menyiapkan strategi bisnis dan penguatan layanan agar tetap menjadi bagian penting dari ekosistem keuangan daerah.

Sementara bagi pemerintah daerah, prinsip utamanya tetap sama: memastikan pembayaran hak ASN berjalan tepat waktu, aman, efisien, dan selaras dengan tata kelola keuangan daerah yang baik.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Dumai Laksanakan Deteksi Dini Narkoba Melalui Pengecekan Urine Terhadap Seluruh Personil

    Polres Dumai Laksanakan Deteksi Dini Narkoba Melalui Pengecekan Urine Terhadap Seluruh Personil

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jarrakpos. Com DUMAI- Polres Dumai telah melaksanakan kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkoba berupa pengecekan urine terhadap seluruh personilnya pada hari Senin (23/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Dumai Jalan Jenderal Sudirman No 01 Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur tersebut melibatkan Kapolres sendiri, seluruh Pejabat Utama Polres, Para Kasatfung, para Kapolsek, PAMA […]

  • D’Jons Pool Billiard Terluas dan Termegah di Kuningan Diresmikan Bupati

    D’Jons Pool Billiard Terluas dan Termegah di Kuningan Diresmikan Bupati

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 351
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., meresmikan D’Jons Pool Family Billiard N Café sebagai rumah biliar terbesar di Kabupaten Kuningan, Minggu (14/12/2025). Peresmian yang digelar di Jalan Eyang Kyai Hasan Maulani, Kecamatan Kramatmulya, ini menandai hadirnya destinasi baru wisata olahraga yang terintegrasi dengan kuliner ramah keluarga. Meski hujan sempat mengguyur lokasi, […]

  • Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Melemah

    Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Melemah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Senin (9/3/2026), dibuka melemah ke level Rp17.019 per dolar AS, atau terkoreksi 0,56 persen dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu yang berada di posisi Rp16.925. Angka ini menjadi catatan sejarah baru karena telah melewati rekor pelemahan terdalam saat pandemi Covid-19 Maret 2020 (Rp16.600-Rp16.700), […]

  • Rutan Kelas IIB Dumai Bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Dan Bapas Kelas II Dumai Gelar Baksos, Cek Kesehatan Gratis Dan Donor Darah

    Rutan Kelas IIB Dumai Bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Dan Bapas Kelas II Dumai Gelar Baksos, Cek Kesehatan Gratis Dan Donor Darah

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 2.070
    • 0Komentar

    Jarrakpos. Com Dumai – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Dumai menggelar kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah, Jumat (14/11). Kegiatan yang berlangsung di Kanim Dumai ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi terhadap masyarakat. Kegiatan ini […]

  • Dinilai Ada Unsur Gratifikasi Gaya Hidup Mewah Seklur Petojo Selatan, Febriwaldi Dilaporkan ke KPK

    Dinilai Ada Unsur Gratifikasi Gaya Hidup Mewah Seklur Petojo Selatan, Febriwaldi Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 974
    • 0Komentar

    Jakarta, jarrakpos.com | Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) melanjutkan gerakannya dengan melaporkan dugaan gratifikasi dalam gaya hidup mewah Sekretaris Lurah Petojo Selatan, Febriwaldi dilaporkan ke KPK pada Selasa, 14 Oktober 2025. Sehari sebelumnya Kodat86 bersama puluhan masyarakat menggeruduk kantor Balai Kota Pemprov. DKI Jakarta untuk melaporkan prihal yang sama kepada Gubernur Pramono Anung. “Hidup mewah […]

  • RSUD Kaur Tingkatkan Fasilitas dan Pelayanan Kesehatan di Tahun 2026

    RSUD Kaur Tingkatkan Fasilitas dan Pelayanan Kesehatan di Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KAUR, Jarrakpos.com – Komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik terus ditunjukkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur. Memasuki tahun 2026, berbagai pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan fasilitas, perawatan gedung, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Direktur RSUD Kaur dr. Ahmad Mufti melalui Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Rensi Fitra […]

expand_less