Gudang Jamur di Palimanan Ludes Dilalap Api, Damkar Cirebon: Hati-Hati Bakar Sampah di Lahan Kering
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 35 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah gudang jamur milik warga di Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, hangus terbakar pada Senin (7/9/2026) siang. Api yang melahap bangunan tersebut diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah pohon pisang kering di lahan sawah sekitar yang merembet tak terkendali akibat angin dan kondisi cuaca yang panas.
Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh pemilik lokasi, Ibu H. Uun Suni, pada pukul 14.15 WIB. Melihat api yang cepat membesar dan mengancam tumpukan kayu serta bangunan di sekitarnya, Damkar Wilayah Sektor Palimanan segera merespons. Regu 2 langsung meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 14.23 WIB.
Mengingat besarnya kobaran api dan keterbatasan akses jalan yang sempit sehingga mobil pemadam kesulitan masuk maksimal, petugas segera melakukan koordinasi untuk meminta bantuan. Damkar Sektor Weru pun didatangkan untuk memperkuat kekuatan pemadaman dan tiba di lokasi pada pukul 14.45 WIB.

“Kami mengerahkan dua unit armada, satu dari Sektor Palimanan dan satu dari Sektor Weru. Kendala utama adalah jalan yang sangat sempit, sehingga kami harus melakukan gelar selang manual untuk menjangkau titik api,” ujar petugas di lapangan.
Berkat kerja sama tim dan bantuan warga sekitar, api berhasil dipadamkan pada pukul 15.25 WIB. Proses pendinginan (overhaul) terus dilakukan hingga pukul 15.51 WIB untuk memastikan tidak ada sisa bara yang dapat memicu kebakaran susulan. Lokasi akhirnya dinyatakan aman setelah diperiksa bersama oleh Danru, Babinsa, dan anggota Polsek Gempol.
Kerugian Capai Rp50 Juta
Insiden ini mengakibatkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Aset yang terbakar meliputi bangunan gudang jamur, bibit jamur merang, serta sebuah unit AC. Total area yang terbakar mencapai ±120 meter persegi, sementara area seluas ±184 meter persegi berhasil diselamatkan berkat respon cepat petugas dan warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Himbauan Kabid PPSP
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Siaga Bencana (Kabid PPSP) Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, memberikan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya petani dan pemilik lahan.
“Masyarakat dihimbau untuk tidak sembarangan membakar sampah atau limbah pertanian, seperti daun atau batang pisang kering, terutama saat musim kemarau atau angin kencang. Api kecil di lahan terbuka sangat mudah merembet ke pemukiman atau bangunan penyimpanan bahan mudah terbakar seperti gudang,” tegas Eno Sujana.
Eno menambahkan, jika terpaksa harus membersihkan lahan dengan cara dibakar, masyarakat wajib membuat sekat bakar, menyediakan air cadangan, dan tetap memantau api hingga benar-benar padam. “Jangan pernah meninggalkan api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Satu kelalaian kecil bisa menimbulkan kerugian besar,” pungkasnya.
Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda awal kebakaran ke nomor darurat Damkar Kabupaten Cirebon.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar