Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Usman Husin Perkuat 30 Kelompok Tani-Nelayan Binaan GMIT di Rote Timur

Usman Husin Perkuat 30 Kelompok Tani-Nelayan Binaan GMIT di Rote Timur

  • account_circle Mario
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Komitmen memperkuat sektor pertanian dan kelautan di Kabupaten Rote Ndao terus mendapat perhatian Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin. Hal itu ditunjukkan melalui pertemuan bersama 30 kelompok tani dan nelayan binaan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Klasis Rote Timur, yang berlangsung di Desa Serubena, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao pada Selasa (18/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Usman Husin didampingi Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie. Pertemuan menjadi ruang untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan serta aspirasi para petani dan nelayan, sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan kelompok di lapangan.

Usman mengatakan, dukungan terhadap kelompok tani di Rote Timur telah dilakukan secara bertahap. Pada tahun sebelumnya, sejumlah kelompok telah menerima bantuan berupa dua unit mesin pompa air serta alat tanam padi.

“Tahun lalu saya sudah memberikan pompa air dua unit dan alat tanam. Tahun ini ada yang mendapatkan traktor roda empat dan ada juga traktor roda dua,” ujar Usman.

Menurutnya, bantuan alat dan mesin pertanian tersebut diharapkan dapat mendorong produktivitas sekaligus mengurangi beban kerja petani. Mekanisasi pertanian dinilai penting agar petani dapat mengelola lahan secara lebih efektif dan efisien.

Usman juga menegaskan bahwa bantuan yang diperjuangkannya tidak hanya akan berhenti pada sektor tanaman pangan. Aspirasi kelompok, termasuk kebutuhan sarana pertanian dan perikanan, akan menjadi bahan yang terus diperjuangkan sesuai dengan kewenangannya di Komisi IV DPR RI.

“Alat-alat pertanian dan perikanan merupakan permintaan mereka. Ini yang akan saya perjuangkan, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar mendukung profesi dan usaha mereka,” katanya.

Sementara itu, untuk kelompok nelayan, Usman mendorong agar para pelaku usaha segera melengkapi administrasi, khususnya Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA).

Ia menilai kepemilikan Kartu KUSUKA penting sebagai bagian dari pendataan dan legalitas pelaku usaha kelautan dan perikanan. Dengan data yang jelas, proses pengusulan berbagai program bantuan diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

“Untuk nelayan belum. Saya dorong supaya segera mengurus Kartu KUSUKA. Harus ada itu,” tegasnya.

Selain mendorong kelengkapan administrasi, Usman meminta agar keberadaan seluruh kelompok tani dan nelayan binaan juga direview atau diperbarui kembali. Langkah tersebut penting untuk memastikan kelompok yang tercatat memang masih aktif dan anggotanya benar-benar menjalankan profesi sebagai petani maupun nelayan.

“Kelompok-kelompok ini perlu direview lagi, supaya benar-benar diketahui bahwa mereka ini profesinya petani dan nelayan. Mungkin ada kelompok yang sudah lama, sehingga perlu diperbarui dan diverifikasi kembali,” jelasnya.

Dalam dialog tersebut, Usman juga memberikan perhatian terhadap komoditas yang dikembangkan masyarakat Rote Timur. Selain tanaman padi, para petani juga mengembangkan bawang merah dan berbagai jenis sayuran.

Ia mendorong petani untuk mulai mencoba mengembangkan bawang putih sebagai salah satu komoditas alternatif yang berpotensi memperkuat sektor pertanian masyarakat.

Menurutnya, pengembangan berbagai komoditas menjadi penting agar petani tidak hanya bergantung pada satu jenis tanaman. Dengan diversifikasi, peluang peningkatan pendapatan petani juga semakin terbuka.

“Petani di sini ada yang menanam padi, bawang merah, dan sayur-sayuran. Saya juga minta mereka mencoba menanam bawang putih. Kita ingin pertanian mereka semakin berkembang, dan untuk itu saya akan terus perjuangkan alat-alat bantuan yang dibutuhkan,” ungkap Usman.

Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara masyarakat, kelompok tani dan nelayan, lembaga keagamaan, serta pemerintah dan wakil rakyat dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Dengan dukungan sarana produksi, mekanisasi pertanian, penguatan kelompok, serta pembenahan data dan administrasi pelaku usaha, Usman berharap kelompok tani dan nelayan di Rote Timur dapat semakin produktif, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Bagi Usman Husin, bantuan bukan sekadar soal menyerahkan alat, tetapi memastikan sarana tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang bekerja dan berjuang menghidupkan sektor pertanian serta kelautan di daerah.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Pemuda Bengkulu: Penyampaian Data PPA 70 Persen Harus Valid dan Tidak Tepat Dibenturkan dengan Kegiatan HUT Kaur

    Tokoh Pemuda Bengkulu: Penyampaian Data PPA 70 Persen Harus Valid dan Tidak Tepat Dibenturkan dengan Kegiatan HUT Kaur

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 157
    • 0Komentar

    KAUR, jarrakpos.com – Tokoh Pemuda Provinsi Bengkulu, K. Hadi, menanggapi terkait pernyataan yang menyebut angka kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Kabupaten Kaur mencapai 70 persen. Menurutnya, penyampaian data kepada publik harus berdasarkan sumber resmi, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. K. Hadi menegaskan, hingga saat ini angka 70 […]

  • Melalui Focus Group Discussion DPP PDI Perjuangan Teguhkan Komitmen Ekonomi Kerakyatan di Cirebon.

    Melalui Focus Group Discussion DPP PDI Perjuangan Teguhkan Komitmen Ekonomi Kerakyatan di Cirebon.

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – PDI Perjuangan (PDIP) menggelar konsolidasi ideologi yang di kemas apik kedalam acara Focus Group Discussion. Forum ini menyoroti berbagai persoalan seperti politik ekonomi kerakyatan dan kesehatan. Acara di gelar di DPC PDIP yang beralamat di Jl. Pangeran Cakrabuana Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Sabtu 25 Oktober 2025. Forum diskusi dihadiri oleh sejumlah […]

  • Berbagai Kegiatan Baksos Dilaksanakan dalam Rangka HUT Korem 063/SGJ dan Kodim 0615/KNG

    Berbagai Kegiatan Baksos Dilaksanakan dalam Rangka HUT Korem 063/SGJ dan Kodim 0615/KNG

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 269
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dalam rangka merayakan HUT Korem 063/Sgj ke-76 dan HUT Kodim 0615/Kuningan ke-62 tahun 2025, telah dilaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) donor darah dan cek kesehatan, di Aula Gedung Serba Guna Mashud Wisnusaputra Kodim 0615/Kuningan, Kamis (4/12/2025). Acara yang dihadiri sekitar 120 orang ini menjadi wujud kepedulian sosial lembaga pertahanan terhadap masyarakat. Hadir dalam […]

  • Nirwana Etamala Manik Sumbang Medali Emas Pertama

    Nirwana Etamala Manik Sumbang Medali Emas Pertama

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Medan Jarrakpos – Kontingen Sumatera Utara akhirnya meraih medali emas perdana pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025. Emas tersebut dipersembahkan dari cabang atletik nomor lari 5.000 meter putri melalui Nirwana Etamala Manik. Nirwana yang merupakan atlet binaan SPOBDA Sumut tampil perkasa di lintasan PPOP ragunan Jakarta, Rabu (5/11). Ia mencatatkan waktu 18 menit […]

  • Balai Perhutanan Sosial Kupang Perkuat Peran Perempuan, Perluas Akses Kelola Hutan di NTT

    Balai Perhutanan Sosial Kupang Perkuat Peran Perempuan, Perluas Akses Kelola Hutan di NTT

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 156
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Balai Perhutanan Sosial (BPS) Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan melalui program Perhutanan Sosial (PS). Tidak hanya sebagai penerima manfaat, perempuan kini didorong menjadi pelaku utama dalam pengelolaan kawasan hutan, pengembangan usaha produktif, hingga penguatan ekonomi keluarga di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Balai […]

  • Kemenkum Jabar dan BPHN Bahas Evaluasi Dampak Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Seluruh Indonesia 

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 678
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum) Jawa Barat berpartisipasi dalam Rapat Evaluasi Dampak Desa/Kelurahan Sadar Hukum yang diadakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) secara virtual pada Senin, 20 Januari 2025.   Acara ini dihadiri oleh 33 kantor wilayah Kemenkum di seluruh Indonesia, Biro Hukum Provinsi, serta Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten/Kota. […]

expand_less