Hasil 4,7 Juta Sehari ,Penjual Es saat Liburan Panjang HUT RI ke-81 di Puncak Gunung Andong
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pada momen libur panjang HUT ke-81 RI, para penjual es krim di puncak Gunung Andong, Kecamatan Ngablak, Magelang, meraup omzet cukup besar. Salah satunya Ficyi Afifuanajach (16), pelajar SMK asal Sawit, Girirejo, Ngablak, yang mengaku bisa mendapatkan omzet hingga Rp4,7 juta dalam sehari.
Saat ini sedikitnya terdapat tujuh penjual es krim di kawasan puncak Gunung Andong. Dua orang berjualan di puncak melalui jalur Basecamp Sawit, sedangkan lima lainnya berjualan di puncak Alap-alap melalui jalur Basecamp Pendem. Selasa,(18/8/2026)
Ficyi telah berjualan es krim di puncak Gunung Andong sekitar enam bulan terakhir, khususnya setiap Sabtu dan Minggu saat libur sekolah. Awalnya ia hanya mencoba berjualan di kawasan tersebut karena di dekat basecamp sudah terdapat sekitar lima penjual es krim. Ia kemudian memilih berjualan di puncak karena saat itu belum ada pedagang es krim di sana.
Es krim yang dijual Ficyi dibanderol Rp10 ribu per contong dengan tiga pilihan rasa, yakni stroberi, vanila, dan cokelat. Pada hari biasa, ia membawa satu boks berisi sekitar 8 liter es krim dan rata-rata memperoleh omzet sekitar Rp900 ribu.
Saat akhir pekan, penjualannya meningkat drastis. Pada Sabtu, ia bisa menghabiskan sekitar lima boks, sedangkan Minggu mencapai enam hingga tujuh boks. Es krim tersebut diambil dari Grabag dengan harga Rp180 ribu per boks.
Pada Minggu sebelumnya, Ficyi mengaku memperoleh omzet hingga Rp4,7 juta. Meski demikian, hasil jualannya tidak selalu sama karena terkadang seluruh dagangan habis dan terkadang masih tersisa. Ficyi sendiri masih berstatus pelajar SMK Telekomunikasi Tunas Harapan (SMK Telkom) Salatiga, jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), sehingga berjualan hanya sebagai pekerjaan sampingan saat akhir pekan atau libur sekolah.
Untuk membawa dagangan ke puncak, Ficyi harus mendaki dari Basecamp Sawit selama sekitar satu jam. Ia membawa es krim dan perlengkapan pendingin dengan beban yang cukup berat. Dalam satu perjalanan, ia dapat membawa dua boks es krim beserta ice pack dengan total beban sekitar 25 kilogram.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar