Korsleting Charger HP Bakar Rumah di Karangsembung, Damkar Cirebon Imbau Waspada Instalasi Listrik
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 13 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah rumah tinggal di Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, hangus terbakar akibat dugaan konsleting listrik pada Kamis (13/8/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan, dan Siaga Penanggulangan (Kabid PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan laporan dari Sektor Pos Jaga Lemahabang, api pertama kali terlihat berasal dari kamar tidur sebelum merembet ke bagian lain rumah.
“Api diduga bermula dari konsleting instalasi listrik pada colokan charger handphone yang tertancap. Dari kamar, api dengan cepat melahap springbed, dipan, hingga merambat ke ruang lainnya karena bahan yang mudah terbakar,” ujar Eno Sujana, Kamis (13/8/2026).
Respons Cepat Damkar
Eno menjelaskan, laporan diterima pukul 07.54 WIB oleh Pos Jaga Lemahabang. Regu 2 langsung dikerahkan dan tiba di lokasi pukul 08.05 WIB. Dengan dipimpin Komandan Sektor Moh. Imron, SE, petugas segera melakukan gelar selang dan penyemprotan untuk memutus rantai api.
“Pemadaman berhasil dilakukan pukul 08.30 WIB, dan pendinginan serta pendataan selesai pukul 08.35 WIB. Situasi dinyatakan aman. Total area yang terbakar meliputi rumah berukuran 8×5 meter persegi,” jelasnya.
Adapun aset yang rusak meliputi 1 unit springbed beserta dipan, 1 lemari, 1 rak piring, 1 koper, dan berbagai barang pribadi lainnya. Saat kejadian, penghuni rumah, M. Guntur Fujiana beserta keluarga (4 orang), sedang berada di luar rumah sehingga selamat dari amukan api.
Himbauan Penting Cegah Korsleting Listrik
Menyikapi tingginya potensi kebakaran akibat faktor kelistrikan, Eno Sujana mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan peralatan elektronik. Berikut beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:
1. Cabut Colokan Saat Tidak Digunakan: Jangan biarkan charger HP atau adaptor listrik tertancap terus-menerus di stopkontak meskipun tidak sedang mengisi daya. Hal ini dapat memicu panas berlebih (overheat) dan konsleting.
2. Periksa Kondisi Kabel: Pastikan kabel listrik tidak ada yang terkelupas, putus, atau digigit tikus. Hindari menumpuk terlalu banyak alat elektronik pada satu stopkontak (multitap).
3. Jauhkan dari Bahan Mudah Terbakar: Letakkan perangkat elektronik jauh dari kasur, gorden, kertas, atau bahan kain lainnya yang mudah menyala.
4. Instalasi Listrik Standar: Gunakan kabel dan komponen listrik yang berstandar SNI serta pastikan pemasangan instalasi rumah dilakukan oleh tenaga ahli bersertifikat.
5. Siapkan Alat Pemadam Awal: Sedikitnya miliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau karung goni basah di rumah untuk menangani api dalam skala kecil sebelum membesar.
“Masyarakat diharapkan proaktif memeriksa kondisi kelistrikan di rumah masing-masing. Kewaspadaan kecil hari ini bisa mencegah kerugian besar di masa depan,” tutup Eno. (JP)
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar