Dorong Kemandirian Ekonomi, Distan Cirebon Gelar Pasar Tani Khusus Produk Olahan KWT
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 3 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan “Pasar Tani” sebagai wadah strategis bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk memasarkan berbagai produk olahan pertanian dan peternakan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Distan Kabupaten Cirebon pada Selasa (11/8/2026) ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kepala Distan Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya, menyatakan bahwa Pasar Tani bertujuan memberikan kesempatan bagi KWT untuk memperkenalkan sekaligus menjual hasil kreasi mereka secara langsung kepada masyarakat.
“Pasar Tani ini dilaksanakan untuk memasarkan produk-produk dari KWT. Produk yang kita pasarkan di sini ada produk olahan pertanian dan juga peternakan,” kata Deni saat membuka acara.
Dari Bantuan Menuju Kemandirian
Deni menekankan bahwa peran KWT sangat vital dalam mengolah hasil panen mentah menjadi produk bernilai tambah, yang secara langsung dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga petani. Namun, ia juga mendorong agar para anggota KWT tidak hanya bergantung pada fasilitasi pemerintah.
“Harapannya, KWT dapat mandiri dan bisa memasarkan produk-produknya sendiri. Kami tentu saja membantu untuk memasarkan, dan selanjutnya mereka bisa memasarkan sendiri,” ujarnya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan agar kelompok-kelompok tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu menembus pasar yang lebih luas tanpa hambatan.
Rangkaian Kegiatan Lain: Vaksinasi Rabies & Penanganan Kekeringan
Selain menggelar Pasar Tani, Distan Kabupaten Cirebon juga melaksanakan kegiatan vaksinasi rabies yang menargetkan sekitar 300 hewan peliharaan milik masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap penyebaran penyakit rabies serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan hewan.
Di sisi lain, Distan juga tengah merespons laporan awal mengenai kekeringan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah. Deni Nurcahya mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan berkoordinasi dengan para stakeholder terkait guna mencari solusi terbaik bagi para petani yang terdampak.
“Kita harus menangani kekeringan dengan tenang dan berkoordinasi dengan stakeholder untuk mencari pemecahan yang terbaik bagi para petani,” tutupnya.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar