Publik Pertanyakan Izin Penjualan Miras dan Jam Operasional Foodcourt 168 Seraya Batam
- account_circle Habil
- calendar_month 28 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

BATAM, Jarrakpos.com – Publik mempertanyakan kelengkapan izin terkait penjualan minuman beralkohol beragam merk dan ketentuan jam buka-tutup operasional, serta kegiatan pemutaran musik band di Foodcourt 168,Seraya ,Kecamatan Batu Ampar,Kota Batam,Provinsi Kepulauan Riau.mengingat letak food court 168 berdekatan dengan pemukiman warga.
Aturan Penjualan Miras dan Izin Wajib Dilengkapi.
Penjualan minuman beralkohol di Kota Batam diatur secara ketat berdasarkan ketentuan nasional dan daerah, termasuk Peraturan Menteri Perdagangan serta perizinan melalui Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Batam. Penjualan hanya legal bagi badan usaha berizin yang memenuhi batasan golongan, lokasi, dan umur konsumen.
Perlu dipahami,meski penjualan miras golongan A tertentu dapat dijual di minimarket atau di supermarket memenuhi syarat, namun dilarang keras dijual dekat tempat ibadah, sekolah dan rumah sakit.Jika demikian bagaimana dengan foodcourt 168 yang letaknya tidak seberapa jauh dari Rumah Sakit Budi Kemuliaan ,RS Harapan Bunda serta Universitas Ibnu Sina,muncul pertanyaan apakah izinnya sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Izin Usaha Yang Wajib Dilengkapi
Selain itu,tim media ini mempertanyakan apakah foodcourt 168 Seraya memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol ( SIUP-MB) dan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) serta NIB, NPWP, dan izin tempat usaha.
Media ini pun sedang berupaya mendapat konfirmasi dari DPM-PTSP Kota Batam dan instansi lainnya terkait per izinan yang dimiliki foodcourt 168 yang beralamat di Komplek Dana Graha Ruang Gazebo ,Jl Teukur Umar,Kampung Seraya Kota Batam ini.
Keributan Pecah.
Pada malam sekitar minggu lalu,keributan dan gontok gontokan saling dorong terjadi di tempat ini.meski pemicunya tidak diketahui pasti namun diantara pengunjung berkata dipicu saling cemburu juga pengaruh alkohol.
Tamu ini pun berkata,sepengetahuan yang pernah dia lihat sendiri di tempat ini beberapa kali terjadi keributan namun dapat diredam sebelum benturan pisik.
Hingga berita ini naik,tim media ini masih berupa mendapatkan konfirmasi dari pengelola foodcourt 168.
(tim)
- Penulis: Habil




Saat ini belum ada komentar