Data BPS: Padi Kuasai Lahan Pangan Cirebon
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sektor tanaman pangan Kabupaten Cirebon masih didominasi oleh komoditas padi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon, produksi padi konsisten bertahan di atas 680 ribu ton selama tiga tahun terakhir (2023–2025), menegaskan posisinya sebagai penopang utama ketahanan pangan daerah.
Pada 2025, luas panen padi mencapai 92.290 hektare dengan produksi 695.990 ton gabah kering panen (GKP). Angka ini menunjukkan stabilitas produksi yang matang, meski sedikit di bawah puncak 2023 yang mencapai 705.316 ton. Tingkat kegagalan panen juga relatif rendah, terlihat dari kesesuaian antara luas tanam (92.489 ha) dan luas panen.
Di sisi lain, jagung mencatat tren positif dengan produksi 48.033 ton pada 2025, naik signifikan dari tahun sebelumnya. Namun, diversifikasi pangan masih terhambat oleh rendahnya produksi kedelai yang hanya 59 ton dari lahan 47 hektare. Kesenjangan ini mengisyaratkan bahwa kedelai belum menjadi pilihan rasional bagi petani Cirebon.
Stabilitas padi memang fondasi kuat, namun ketergantungan berlebihan pada satu komoditas berisiko terhadap guncangan eksternal. Pemerintah Kabupaten Cirebon perlu merancang strategi khusus untuk mengangkat kedelai dari posisi marginal, sekaligus mempertahankan capaian padi dan mendorong ekspansi jagung agar sistem pangan lokal lebih resilien dan beragam.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar