Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Usman Husin Beri Bantuan Gemarikan untuk 1.200 Warga Kabupaten Kupang, Perkuat Upaya Cegah Stunting

Usman Husin Beri Bantuan Gemarikan untuk 1.200 Warga Kabupaten Kupang, Perkuat Upaya Cegah Stunting

  • account_circle Mario
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, kembali menghadirkan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bagi masyarakat Kabupaten Kupang. Melalui Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar pada 27 Juli 2026, sebanyak 1.200 warga menerima manfaat berupa bantuan sekaligus edukasi pentingnya mengonsumsi ikan sebagai upaya memperkuat pencegahan stunting dan gizi buruk.

Kegiatan yang merupakan kolaborasi Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP bersama mitra kerja Komisi IV DPR RI itu dilaksanakan di Desa Muke, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, dan berlanjut ke sejumlah desa lainnya di Kabupaten Kupang, termasuk Desa Numafon.

Mengusung tema “Sehat, Kuat, Cerdas”, Safari Gemarikan tidak hanya membagikan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga mengedukasi pentingnya menjadikan ikan sebagai sumber protein utama untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Usman Husin mengatakan, wilayah Amabi Oefeto Timur sengaja dipilih karena letaknya jauh dari pesisir sehingga konsumsi ikan masyarakat perlu terus didorong.

“Saya sengaja membawa program ini ke daerah ini. Jangan melihat berapa banyak ikan yang diterima, tetapi lihat semangat yang ingin kita bangun agar masyarakat semakin gemar makan ikan. Ikan sangat bermanfaat untuk kesehatan anak-anak dan menjadi salah satu cara mencegah stunting,” kata Usman.

Menurutnya, program Gemarikan merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

“Kalau bapak, mama, dan anak-anak membiasakan makan ikan, manfaatnya sangat besar bagi kesehatan. Karena itu kami ingin budaya makan ikan semakin tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.

Usman menambahkan, perjuangannya di Komisi IV DPR RI tidak hanya menghadirkan bantuan bagi nelayan dan pembudidaya ikan, tetapi juga memastikan hasil sektor perikanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas melalui peningkatan gizi keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kupang,Yared Anderson Tamoes mengapresiasi perhatian Usman Husin yang terus menghadirkan berbagai program KKP di Kabupaten Kupang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Usman Husin. Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama DPR RI mendukung percepatan penanganan stunting dan gizi buruk. Kabupaten Kupang memang sudah banyak menerima bantuan, tetapi kami masih berharap dukungan terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Direktorat PDSPKP KKP, tim monitoring dan evaluasi bantuan pemerintah tahun 2026, serta Dinas Perikanan Kabupaten Kupang.

Pada kesempatan yang sama, Usman Husin juga menyerahkan berbagai bantuan pemberdayaan kepada kelompok masyarakat melalui jalur aspirasi. Salah satunya diterima Kelompok Tani Bintang Timur yang beranggotakan 17 orang di RT 14/RW 06, Dusun IV, Desa Muke.

Masyarakat mengaku bersyukur karena baru pertama kali kelompoknya menerima bantuan yang diperjuangkan melalui aspirasi Usman Husin.

“Selama menjadi petani, kami baru pertama kali menerima bantuan seperti ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Usman Husin yang sudah memperjuangkan bantuan bagi masyarakat kecil,” ungkap seorang warga.

Hal senada disampaikan warga Desa Muke, Yuliana Boimau, yang berharap program-program pemberdayaan dan peningkatan gizi seperti Gemarikan terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Kupang yang merasakan manfaatnya.

Menutup kegiatan tersebut, Usman Husin mengajak masyarakat menjadikan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehari-hari.

“Saya berharap program ini tidak berhenti pada pembagian bantuan saja, tetapi mampu membangun kebiasaan makan ikan di setiap keluarga. Jika itu terwujud, kita tidak hanya meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga sedang mempersiapkan generasi Kabupaten Kupang yang lebih sehat, kuat, cerdas, dan bebas stunting,” pungkasnya.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Imron Apresiasi Polda Jabar Bangun Dua SPPG Di Ponpes Buntet Cirebon

    Bupati Imron Apresiasi Polda Jabar Bangun Dua SPPG Di Ponpes Buntet Cirebon

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 256
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS COM I Bupati Cirebon Imron memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat atas pembangunan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Buntet, Kabupaten Cirebon. Pembangunan tersebut dinilai sangat bermanfaat dalam mendukung program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan Bupati Imron saat menghadiri kegiatan […]

  • Dugaan Korupsi MFF, Kabid UKM Diskop Medan  Pindah Tidur ke Tj Gusta

    Dugaan Korupsi MFF, Kabid UKM Diskop Medan Pindah Tidur ke Tj Gusta

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Medan – Tersangka kasus korupsi Medan Fashion Festival (MFF) tahun 2024 bertambah. Kini, Kepala Bidang (Kabid) Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Medan, Anwar Syarif (AS), resmi ditetapkan sebagai tersangka baru. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Anwar langsung ditahan oleh tim penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan […]

  • Polresta Cirebon Berikan Pelatihan Ekonomi Kreatif kepada Santri Ponpes Al Jauhariyyah

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Polresta Cirebon menggelar pelatihan ekonomi kreatif dengan tema “Pelatihan Barista” untuk para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Jauhariyyah, Desa Balerante, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon dalam rangkaian acara Haul Akbar KH. Jauhar Arifin ke-84 dan mengenang para sesepuh Balerante. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan, “Pelatihan ini bertujuan untuk […]

  • Terduga Pelaku Begal Bokong di Mertoyudan Magelang Berhasil Ditangkap

    Terduga Pelaku Begal Bokong di Mertoyudan Magelang Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Jajaran Satreskrim Polresta Magelang bersama Unit Reskrim Polsek Mertoyudan berhasil mengamankan terduga pelaku pelecehan seksual fisik atau yang sempat disebut warga sebagai “begal bokong” di wilayah Santan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Pelaku berinisial ETL (28), warga Kecamatan Mertoyudan, diamankan petugas pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan Jalan Soka masuk Dusun […]

  • “Si Diego” Sapi Kurban dengan Berat 1,1 Ton asal Kuningan, Akhirnya Dipilih Presiden Prabowo

    “Si Diego” Sapi Kurban dengan Berat 1,1 Ton asal Kuningan, Akhirnya Dipilih Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar melakukan monitoring intensif terhadap hewan kurban di Kandang Penyu Grup Farm, Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, Senin (25/5/2026). Peninjauan ini difokuskan pada sapi jenis Limousin milik Yuswardi (Kang Yus) yang telah terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo […]

  • ASN di Magelang Lakuka Korupsi terkait Pungli PPG PAI Daljab Tahun 2024

    ASN di Magelang Lakuka Korupsi terkait Pungli PPG PAI Daljab Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Magelang, Jumwaniyah dan Hakiki Yusani, didakwa melakukan tindak pidana korupsi terkait pungutan liar (pungli) di pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Jabatan (PPG PAI Daljab) tahun 2024. Terdakwa meminta peserta membayar Rp 8,5 juta untuk mengikuti program tersebut. Dakwaan terhadap Jumwaniyah dan Hakiki Yusani dibacakan Jaksa […]

expand_less