Dugaan Konsleting Listrik, Warung Semi Permanen di Arjawinangun Hangus Terbakar
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah warung semi permanen milik warga di Desa Tegalgubug Lor, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, ludes dilalap api pada Minggu (12/7/2026) pagi. Berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran tersebut diduga kuat akibat arus pendek atau konsleting listrik.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, pemilik warung, Ismail, sedang meninggalkan lokasi untuk keperluan mendesak.
“Saat kembali ke lokasi, pemilik mendapati api sudah membesar dan atap bangunan telah ambruk. Warga dan pemilik sempat berupaya memadamkan dengan alat seadanya sebelum tim kami tiba,” ujar Eno, Senin (13/7/2026).
Petugas Damkar Sektor Arjawinangun menerima laporan dari warga bernama Hamid pada pukul 06.47 WIB. Regu 2 segera meluncur ke lokasi dan tiba sembilan menit kemudian. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), api secara umum sudah padam, namun masih terdapat bara api dan asap tebal.
Tim langsung melakukan penyemprotan air untuk proses pendinginan guna mencegah api menyala kembali. Proses ini berlangsung hingga pukul 07.40 WIB. Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh dan dipastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran ulang, lokasi dinyatakan aman dan terkendali.
Eno menyebutkan, kendala dalam penanganan adalah akses jalan menuju lokasi yang cukup padat dengan aktivitas warga pagi hari, sehingga laju kendaraan pemadam agak tersendat. Namun, hal tersebut tidak menghambat proses pendinginan secara signifikan.
Dari hasil pendataan di lapangan, luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 8 meter persegi dari total luas bangunan 9 meter persegi. Barang-barang yang habis dilalap api meliputi televisi, kompor gas beserta tabungnya, rak piring berikut alat makan, dispenser, serta seluruh isi warung.
Dalam penanganan kejadian ini, Damkar berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan keamanan sumber listrik, serta dibantu oleh masyarakat sekitar. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar