Turis Asing Turut Saksikan Hus Kuda Usman Husin Cup II, Sekitar 5.000 Masyarakat Ambil Bagian
- account_circle Mario
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Kiprah Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, kembali mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Tidak hanya konsisten memperjuangkan aspirasi petani melalui berbagai program bantuan, putra asli Rote itu juga dinilai berhasil menghadirkan ruang pelestarian budaya yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Pulau Rote kepada dunia.
Komitmen tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Hus Kuda Usman Husin Cup II yang diinisiasi langsung oleh Usman Husin di Lapangan Ombok, Desa Busalangga Barat, Kecamatan Rote Barat Laut, Kamis (2/7/2026).
Festival budaya terbesar di Rote Ndao itu sukses menyedot sekitar 5.000 masyarakat dari berbagai wilayah, bahkan turut dihadiri wisatawan mancanegara yang datang menyaksikan secara langsung keunikan tradisi Hus Kuda.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, para Maneleo (tokoh adat), kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya warisan leluhur Pulau Rote.
Sejak pagi hari, kawasan Lapangan Ombok telah dipadati masyarakat. Sebanyak 450 ekor kuda bersama para Manasaindala, penunggang kuda yang mengenakan busana adat khas Rote memenuhi arena dan menyuguhkan atraksi budaya yang memukau ribuan penonton.
Suara gong yang menggema, derap ratusan kuda, serta tarian adat yang mengiringi jalannya parade menciptakan suasana meriah. Kehadiran wisatawan asing di tengah ribuan pengunjung menjadi bukti bahwa tradisi Hus Kuda mulai menarik perhatian masyarakat internasional.
Usman Husin mengatakan, penyelenggaraan Hus Kuda bukan sekadar menghadirkan hiburan, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Kami ingin Hus Kuda semakin dikenal. Ke depan kegiatan ini akan kami jadikan agenda tahunan dan dipadukan dengan pacuan kuda sehingga menjadi daya tarik wisata yang lebih besar serta mampu mengangkat nama Rote Ndao di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Usman.
Menurutnya, semakin banyak orang yang datang menyaksikan Hus Kuda, semakin besar pula manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat. Festival budaya dapat menjadi penggerak sektor UMKM, perdagangan, transportasi, hingga pariwisata di Kabupaten Rote Ndao.
Dampak ekonomi itu sudah mulai dirasakan para pedagang. Salah seorang penjual salome mengaku dagangannya laris manis selama kegiatan berlangsung. Ia bahkan harus empat kali pulang mengambil bahan dagangan karena seluruh stok yang dibawa selalu habis terjual.
Selain menjadi pesta budaya, Hus Kuda juga menjadi ruang mempererat persaudaraan masyarakat Rote. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun itu mempertemukan masyarakat dari berbagai desa dalam semangat kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya.
Dengan kehadiran sekitar 5.000 masyarakat serta wisatawan asing, Hus Kuda Usman Husin Cup II kembali membuktikan bahwa budaya lokal mampu menjadi magnet pariwisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Festival yang diinisiasi Usman Husin ini diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin memperkenalkan Kabupaten Rote Ndao ke tingkat nasional maupun dunia.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar