Motor Touring Ideologi PDI Perjuangan Kota Cirebon, Hadirkan Rokhmin Dahuri: Partai Ini Bukan Transaksional!
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Ratusan sepeda motor memenuhi jalanan di Kota Cirebon, Minggu (28/6/2026). Bukan sekadar ajang pamer kekuatan massa, kegiatan bertajuk “Motor Touring Ideologi: Kebersamaan dalam Ideologi, Kesatuan dalam Perjuangan” yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon ini menjadi momentum penguatan jati diri partai sebagai kekuatan ideologis.
Sekitar 400 peserta yang terdiri dari kader, pengurus, simpatisan, hingga peserta touring terlihat antusias mengikuti rangkaian acara. Suasana semakin meriah dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pembagian rompi partai kepada jajaran kader oleh DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran tokoh sentral dalam acara ini adalah bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan partai.
“Kami sangat bersyukur karena Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI serta salah satu figur dengan perolehan suara terbanyak, bersedia hadir menyapa kader,” ujar Fitria.
Dalam arahannya, Prof. Rokhmin Dahuri membawa pesan kuat dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Ia mengingatkan bahwa PDI Perjuangan adalah partai ideologis, bukan partai yang bersifat transaksional atau hanya mengejar kepentingan jangka pendek.
“PDI Perjuangan memiliki rekam jejak kuat selama 28 tahun era reformasi. Dari kemenangan Pemilu 1999 dengan 34 persen suara, hingga menjadi pemenang pada 2014, 2019, dan 2024. Ini semua hasil konsistensi kita menjaga ideologi dan kedekatan dengan rakyat,” tegas Rokhmin di hadapan ratusan kader.
Rokhmin menekankan bahwa setiap proses politik dan pengambilan keputusan di dalam partai harus berlandaskan konstitusi, AD/ART, serta prinsip rule of law. Menurutnya, visi jangka panjang untuk mewujudkan pembangunan nasional yang berpihak pada rakyat, menjaga kedaulatan bangsa, serta menghadirkan keadilan sosial adalah harga mati bagi kader Banteng.
“Partai ideologis tidak boleh jual beli prinsip. Kita harus punya visi jauh ke depan untuk Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan sejahtera,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada touring semata. Para kader yang hadir juga menyampaikan aspirasi agar Motor Touring Ideologi terus dijadikan media pendidikan politik dan penguatan disiplin organisasi.
Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat meningkatkan pemahaman terhadap ideologi partai dan membangun militansi kader dalam mengawal perjuangan PDI Perjuangan di tengah masyarakat.
Menutup arahannya, Rokhmin Dahuri mengajak seluruh kader untuk tidak menjadikan acara ini sebagai seremonial belaka. Ia meminta agar semangat gotong royong dan konsolidasi organisasi terus dijaga melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi rakyat.
“Jaga persatuan, kuatkan militansi ideologis, dan buktikan kehadiran PDI Perjuangan melalui kerja nyata. Itulah fondasi menuju Indonesia Emas,” pungkas Rokhmin disambut tepuk tangan para peserta.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar