Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Dari Kaki Mutis, Kepala Desa Nenas Bicara: Dukung Taman Nasional, Asal Jalan dan Listrik Masuk

Dari Kaki Mutis, Kepala Desa Nenas Bicara: Dukung Taman Nasional, Asal Jalan dan Listrik Masuk

  • account_circle Mario
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Di tengah riuh tuntutan dan perdebatan soal pengelolaan kawasan Taman Nasional Mutis Timau, suara dari akar rumput muncul lugas dan jujur.

Kepala Desa Nenas, Simon Sasi, menyampaikan satu sikap tegas: masyarakat mendukung perubahan menjadi taman nasional, asal pembangunan benar-benar hadir.

Desa Nenas, yang berada di kaki Gunung Mutis yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Bagi warga, status cagar alam bukan hanya soal konservasi, tetapi juga tentang ruang hidup yang terasa tertutup.

“Kalau masih cagar alam, tidak ada akses. Kami minta jalan dan listrik, tapi tidak bisa karena aturan,” ungkap Simon.

Karena itu, ketika wacana perubahan menjadi taman nasional muncul, harapan ikut tumbuh. Menurutnya, sistem zonasi dalam taman nasional justru membuka peluang yang selama ini tertutup.

“Kalau ada zona pemanfaatan, jalan dan listrik bisa masuk. Tapi zona inti tetap dijaga, tidak boleh ada aktivitas,” jelasnya.

Bagi Simon, konsep ini menghadirkan keseimbangan: hutan tetap dilindungi, adat tetap dijaga, tetapi masyarakat juga tidak lagi tertinggal.

Ia bahkan menegaskan dukungan penuh warganya terhadap rencana tersebut.

“Kami sangat mendukung taman nasional, dengan tetap menjaga kearifan lokal, adat, dan budaya. Alam ini warisan, jadi harus dijaga,” tegasnya.

Namun dukungan itu bukan tanpa catatan. Ia mengingatkan, pembangunan tidak boleh hanya menjadi janji. Desa-desa di sekitar Mutis, termasuk wilayah seberang seperti Fatumnasi, harus benar-benar merasakan perubahan.

“Jangan kita hanya bicara, tapi pembangunan tidak masuk. Kami juga ingin menikmati jalan aspal dan listrik seperti daerah lain,” katanya.

Simon juga mengusulkan langkah strategis agar masyarakat tidak salah paham terhadap konsep taman nasional.

Ia meminta pemerintah memberi kesempatan bagi perwakilan desa untuk belajar langsung ke kawasan taman nasional lain.

“Supaya mereka lihat sendiri, belajar, lalu pulang dan jelaskan ke masyarakat. Jadi kita tidak hanya dengar, tapi benar-benar paham,” ujarnya.

Sementara itu, dalam dialog yang sama, pemerintah pusat melalui Dirjen KSDAE menegaskan bahwa taman nasional akan dikelola dengan sistem zonasi, menggabungkan perlindungan ketat di zona inti dan ruang pemanfaatan bagi masyarakat.

Anggota DPR RI, Usman Husin, juga berperan mendorong dialog langsung agar masyarakat memahami bahwa skema ini membuka peluang ekonomi tanpa mengabaikan adat dan budaya.

Sejak pagi, ratusan warga sempat menggelar aksi menyuarakan kegelisahan mereka, mulai dari akses hingga hak kelola.

Namun suasana berubah saat dialog terbuka digelar. Ketegangan perlahan mencair, digantikan percakapan yang lebih terbuka.

Dari pertemuan itu, lahir keputusan penting: kawasan Taman Nasional Mutis Timau ditutup sementara.

Langkah ini diambil untuk meredam situasi sekaligus memberi ruang sosialisasi lanjutan, terutama terkait pembagian zonasi yang masih menjadi perhatian utama masyarakat.

Di tengah dinamika itu, suara dari Desa Nenas menjadi penegas arah: masyarakat tidak menolak konservasi, tetapi menginginkan keadilan.

Dari kaki Mutis, harapan itu sederhana, hutan tetap lestari, adat tetap hidup, dan cahaya listrik serta jalan akhirnya benar-benar sampai ke desa.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Resmi Menerima Dokumen Raperda Pertanggungjawaban APBD Th 2025.

    DPRD Resmi Menerima Dokumen Raperda Pertanggungjawaban APBD Th 2025.

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 113
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM– DPRD Kabupaten Cirebon resmi menerima  dokumen hantaran Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dari Bupati Cirebon dalam Rapat Paripurna, Senin 15 Juni 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon. Dokumen tersebut diserahkan oleh Wakil Bupate Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman (Jigus) kepada Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfiah usai […]

  • KSKP Polres Dumai  Bersama Kelompok Tani Tuah Brata Laksanakan Tinjau Tanaman Jagung Di Kawasan PT Patra Niaga

    KSKP Polres Dumai  Bersama Kelompok Tani Tuah Brata Laksanakan Tinjau Tanaman Jagung Di Kawasan PT Patra Niaga

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 54
    • 0Komentar

          DUMAI, JARRAKPOS. COM – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Personel Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Dumai Polda Riau bersama Kelompok Tani Tuah Brata Pangan melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan pertanian yang berada di area PT Patra Niaga Pertamina, Jalan Dock Yard, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota […]

  • Petani Banten Ucapkan Syukur dan Terimakasih Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Petani dari Lebak dan Pandeglang, Banten bersyukur pemerintah melalui Perusahaan Umum (Perum) BULOG membeli gabah mereka dengan harga Rp6.500 per kilogram. Kegembiraan itu, telihat ketika Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita ke lokasi menemui petani dikutif http://Terasmedia.co, Kamis (27/2/2025) Hal tersebut diceritakan oleh salah seorang petani asal Cikeusik, Pandeglang, Agus (45) tahun. Menurut […]

  • HPN 2025 : Pers Kuat, Fondasi Demokrasi Sehat

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 488
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2025 adalah momentum yang tepat untuk merenungkan kedudukan pers di tengah tantangan teknologi yang semakin cepat dan dinamis. Pers, sebagai pilar keempat demokrasi, memiliki peran krusial dalam memberikan informasi yang akurat, mendidik masyarakat, serta mengawasi jalannya pemerintahan dan kehidupan sosial. Demikian hal tersebut disampaikan jurnalis Mumuh […]

  • Bupati Imron Dorong PKK Jadi Penggerak Kolaborasi Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

    Bupati Imron Dorong PKK Jadi Penggerak Kolaborasi Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 15
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM 6 Agustus 2026 – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten Cirebon tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Bupati Cirebon, Imron, memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi Tim Penggerak PKK sebagai mitra teknis utama dalam mencapai target Asta Cita daerah. Dalam sambutannya di Pendopo Bupati, Rabu (5/8), Imron menekankan bahwa kompleksitas […]

  • Kadispora Bengkulu Ajak Pemuda Wujudkan Kesetaraan di Hari Tanpa Diskriminasi

    Kadispora Bengkulu Ajak Pemuda Wujudkan Kesetaraan di Hari Tanpa Diskriminasi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, SE, MM, mengajak generasi muda untuk menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan menciptakan lingkungan yang inklusif dalam rangka memperingati Hari Tanpa Diskriminasi. “Tidak boleh ada ruang bagi diskriminasi dalam masyarakat kita, baik dalam aspek sosial, pendidikan, pekerjaan, maupun olahraga. Pemuda harus menjadi […]

expand_less