Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Vita Ervina Desak Pemerintah Berikan Perlindungan WNI Seorang ABK yang Meninggal di Zona Perang

Vita Ervina Desak Pemerintah Berikan Perlindungan WNI Seorang ABK yang Meninggal di Zona Perang

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA,JARRAKPOS.COM  — Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak pemerintah untuk melakukan langkah cepat, terkoordinasi, dan transparan dalam menangani kasus hilangnya tiga Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia di Selat Hormuz menyusul insiden meledaknya kapal tugboat Musaffah 2.

Menurutnya, situasi konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah, khususnya setelah meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz, menimbulkan risiko serius bagi keselamatan pekerja migran Indonesia yang bekerja di sektor maritim.

“Keselamatan WNI, khususnya para pekerja migran Indonesia yang bekerja sebagai ABK, harus menjadi prioritas utama negara. Pemerintah harus memastikan proses pencarian dilakukan secara maksimal serta memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban,” tegas Vita Ervina dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Lebih lanjut, Ia menilai peristiwa ini menjadi pengingat serius bahwa pekerja migran Indonesia yang bekerja di wilayah dengan risiko konflik tinggi membutuhkan sistem perlindungan yang lebih kuat, baik dari sisi penempatan, pemantauan kondisi kerja, hingga mitigasi risiko di kawasan rawan konflik.

Politisi fraksi PDI Perjuangan itu juga meminta Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), serta kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan koordinasi dengan otoritas negara setempat maupun perusahaan pelayaran guna memastikan proses pencarian berjalan optimal.

“Negara harus hadir secara nyata. Koordinasi lintas kementerian dan diplomasi dengan otoritas setempat harus dilakukan secara intensif agar pencarian dapat segera menemukan titik terang,” ujarnya.

Selain itu, Komisi IX DPR RI akan terus memantau perkembangan kasus ini sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri.

Vita juga mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perlindungan dan penempatan pekerja migran Indonesia di sektor maritim, terutama yang bekerja di jalur pelayaran internasional yang memiliki tingkat risiko tinggi akibat konflik geopolitik.

“Kejadian ini tidak boleh dianggap sebagai insiden biasa. Pemerintah perlu memperkuat sistem mitigasi risiko dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, agar keselamatan mereka lebih terjamin di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu,” tutupnya.

 

 

Editor: Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontingen pencak silat Sumut tiba di Kudus, usung tiga medali

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Kudus – Gelombang ketiga kontingen Sumatera Utara yang kali ini membawa atlet pencak silat tiba di Kudus, Jawa Tengah, Rabu sore, dengan selamat setelah menempuh perjalanan cukup panjang dari Bandara Kualanamu, untuk mengikuti PON Bela Diri 2025. Rombongan berjumlah 21 orang yang terdiri dari atlet, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumut, Dahliana, manager tim […]

  • KEREN! Dengan Tegas Bupati Dian Hentikan Galian Ilegal di Lahan Pemda

    KEREN! Dengan Tegas Bupati Dian Hentikan Galian Ilegal di Lahan Pemda

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 286
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mendadak menghentikan aktivitas galian tanah yang berlokasi di lahan aset Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan di Desa Sangkanmulya, Kecamatan Cigandamekar, Minggu (9/11/2025). Tindakan itu dilakukan usai Bupati menghadiri undangan hajat. Saat melihat langsung aktivitas alat berat yang tengah mengeruk tanah di area tersebut, Bupati Dian tampak […]

  • Ketua DPD Sikat Perisih Kabupaten Bengkalis Prayetno Siap Tegakkan Hukum Dan Jalankan Tugas Dengan konsisten

    Ketua DPD Sikat Perisih Kabupaten Bengkalis Prayetno Siap Tegakkan Hukum Dan Jalankan Tugas Dengan konsisten

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Dumai,JARRAKPOS. COM -Tasyakuran dan pengukuhan DPP Dan DPD Lembaga Sikat Perisih yang di gelar di gedung Sri Bunga tanjung jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai Timur. Kata sambutan H Armidi SH mewakili Dewan Pembina DPP Sikat Perisih menyampaikan terima kasih kepada semua undangan yang . Kita sebagai anggota lembaga harus tegak lurus dalam menyikapi permasalahan hukum […]

  • FH “UNIKU” Jalin Kerjasama dengan Rajamangala University Thailand

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 1.233
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Fakultas Hukum (FH) Universitas Kuningan (Uniku) pada hari Rabu (26/02/2025), melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan Rajamangala University, Thailand dengan tema Indonesian Archipelagic Vision dalam kegiatan ini bersamaan dengan agenda Summer Semester yang dilaksanakan mulai tanggal 1-28 Februari 2025 di Rajamangala University, Thailand dengan peserta mahasiswa dari 3 (tiga) Negara yaitu Indonesia, Thailand […]

  • Pemkab Cirebon Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih

    Pemkab Cirebon Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 255
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon mempercepat proses pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Indonesia dengan melakukan evaluasi bersama TNI, kejaksaan, dan kepolisian melalui rapat virtual bersama para kepala desa. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis seluruh desa dan kelurahan dalam memenuhi persyaratan pembangunan yang ditetapkan […]

  • Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis Dorong Kesetaraan Gender dalam Politik Lokal: Budaya Patriarki Harus Diubah

    Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis Dorong Kesetaraan Gender dalam Politik Lokal: Budaya Patriarki Harus Diubah

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 597
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menjadi narasumber dalam penelitian mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) mengenai hegemoni budaya patriarki dalam politik lokal, Jumat (12/9), di ruang kerjanya. Penelitian ini dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Politik, Anggeni Nomleni, dengan fokus pada tema “Dinamika Perubahan Hegemoni Budaya Patriarki: Studi Kasus Calon Wali Kota dalam Pemilihan Wali […]

expand_less