Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Ratusan Aktivis Desak Kejaksaan Adili Pejabat Kemenkeu Terkait Dugaan Gratifikasi

Ratusan Aktivis Desak Kejaksaan Adili Pejabat Kemenkeu Terkait Dugaan Gratifikasi

  • account_circle Putu Sta
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta – Aksi unjuk rasa digelar oleh Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAM-I) di halaman Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kamis (15/1). Massa yang hadir dalam jumlah ratusan orang mendesak lembaga penegak hukum tersebut untuk segera memproses kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang melibatkan RL, seorang pejabat di Kementerian Keuangan.

Pejabat yang kini menjabat sebagai Staf Ahli di Kemenkeu itu disebut pernah memiliki posisi serupa di Badan Koordinasi Penanaman Modal. RL dituding telah menerima dan menguasai sebuah mobil Toyota Alphard dari kalangan pengusaha swasta.

Kendaraan bernilai miliaran rupiah tersebut diklaim tidak ada hubungannya dengan hak yang melekat pada posisinya sebagai pejabat negara.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa kendaraan mewah tersebut sampai detik ini masih berada dalam penguasaan pejabat bersangkutan dan belum diserahkan kembali kepada pihak manapun.

Kondisi ini memicu kecaman dari kalangan masyarakat sipil yang menilai ada indikasi pelanggaran aturan anti-gratifikasi.

Dalam aksi tersebut, juru bicara lapangan HAM-I bernama Faris menegaskan bahwa perbuatan menerima fasilitas dari sektor swasta oleh aparatur negara adalah bentuk pengkhianatan terhadap integritas birokrasi.

“Ini bukan hanya merusak etika birokrasi, tetapi membunuh kepercayaan rakyat dan menghancurkan masa depan demokrasi kita,” ungkap Faris di hadapan massa.

Lebih lanjut, Faris mengingatkan bahwa membiarkan kasus semacam ini tanpa tindakan tegas akan menciptakan preseden berbahaya.

Pembiaran tersebut dapat ditafsirkan sebagai pembenaran bagi pejabat lain untuk menerima keuntungan pribadi dari pihak swasta tanpa takut sanksi hukum.

HAM-I dalam aksinya mengajukan sejumlah permintaan konkret kepada Kejaksaan Agung. Organisasi tersebut meminta agar kasus ini segera diproses ke tahap penyelidikan formal dengan publikasi hasil yang terbuka untuk masyarakat.

Selain itu, mereka menuntut dilakukannya pemeriksaan komprehensif terhadap RL berkaitan dengan dugaan menerima suap dalam bentuk barang dan penyalahgunaan kewenangan jabatan.

Para pengunjuk rasa juga meminta agar manajemen perusahaan swasta yang diduga memberikan fasilitas kendaraan kepada pejabat tersebut ikut dipanggil dan diperiksa. Hingga saat ini, pihak Kejaksaan Agung belum mengeluarkan respons atau klarifikasi resmi menanggapi desakan massa aksi.

  • Penulis: Putu Sta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Anton Hadiri Penutupan Lubuk Larangan Jelang Ramadhan dan Serahkan Ribuan Bibit Ikan di Desa Kabun

    Bupati Anton Hadiri Penutupan Lubuk Larangan Jelang Ramadhan dan Serahkan Ribuan Bibit Ikan di Desa Kabun

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jarrakpos. Com Rohul – Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menghadiri prosesi penutupan Lubuk Larangan di area Surau Suluk Al-Muqorrobah, Desa Kabun, Sabtu (7/2/2026). Selain menjaga tradisi kearifan lokal, kehadiran orang nomor satu di Negeri Seribu Suluk ini juga membawa angin segar bagi ketahanan pangan lokal melalui bantuan ribuan bibit ikan. ​Dalam kegiatan tersebut, Bupati […]

  • Bersama Masyarakat Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Kolam Patok 7 Sungai Limau

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 642
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Aji Kuning bersama masyarakat setempat melaksanakan kegiatan pembersihan di ikon wisata perbatasan, Kolam Patok 7 Sungai Limau di Desa Sungai limau kec.sebatik tengah kabupaten Nunukan Kalimantan utara, Sabtu (11/01/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian sarana prasarana di wilayah perbatasan, khususnya fasilitas umum. […]

  • Dua Kendaraan Bertabrakkan di Jalur Magelang-Purworejo Diduga Melampaui Marka Tengah, Empat Orang Terluka

    Dua Kendaraan Bertabrakkan di Jalur Magelang-Purworejo Diduga Melampaui Marka Tengah, Empat Orang Terluka

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MAGELANG.JARRAKPOS.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Umum Magelang–Purworejo, tepatnya di kawasan Pasar Kalangan, Dusun Kalangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang pukul 00;15 wib dini hari. Peristiwa tersebut melibatkan sebuah mobil Daihatsu Taruna dan mobil pikap Mitsubishi L-300. Akibat kejadian ini, empat orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Tidar Magelang. […]

  • Kapolda Kepri Ajak Masyarakat Batam Jaga Persatuan dan Kondusifitas Daerah

    Kapolda Kepri Ajak Masyarakat Batam Jaga Persatuan dan Kondusifitas Daerah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 206
    • 0Komentar

    BATAM, jarrakpos.com | Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Batam untuk senantiasa menjaga ketenangan, persatuan, dan situasi kondusif di tengah dinamika sosial serta pemerintahan yang berkembang saat ini. Hal tersebut disampaikan Kapolda Kepri dalam keterangan resminya di Mapolda Kepri. Senin (26/1/2026). Menyikapi berbagai perbedaan pandangan yang muncul di […]

  • Kepala SDN Okas Oboh Bantah Sekolah Kosong, KBM Dipindahkan karena Renovasi.

    Kepala SDN Okas Oboh Bantah Sekolah Kosong, KBM Dipindahkan karena Renovasi.

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS.COM — Kepala SDN Okas Oboh, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Siti Sarah, S.Pd., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut sekolah tersebut kosong dan tidak terlihat adanya aktivitas guru maupun murid saat jam belajar. Siti Sarah membantah kesan yang muncul dalam pemberitaan tersebut. Menurutnya, SDN Okas Oboh memang sedang menjalani proses renovasi, sehingga kegiatan belajar […]

  • Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Hidup, Ini Pesan Kadinkes Pacitan, dr. Daru Mustikoaji

    Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Hidup, Ini Pesan Kadinkes Pacitan, dr. Daru Mustikoaji

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Pacitan,Jarrakpos.com-Kabar mengenai kasus bunuh diri kembali menyentak perhatian masyarakat Pacitan. Peristiwa semacam ini bukan sekadar persoalan kematian, tetapi juga menjadi pengingat bahwa di balik seseorang yang terlihat baik-baik saja, bisa saja tersimpan beban psikologis yang tidak pernah terucapkan. Depresi berat menjadi salah satu kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang melakukan tindakan bunuh diri. Namun, kesehatan […]

expand_less