Proliga 2026 Seri Medan, Misi Kebangkitan Jakarta Livin’ Mandiri
- account_circle Syawal
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Tim voli putri Jakarta Livin’ Mandiri masih terus mencari bentuk permainan terbaik di Proliga 2026.
Skuad asuhan Danai Sriwatcharamethakul itu tercatat mengalami dua kekalahan pada seri pembuka di Pontianak.
Yolla Yuliana dan kolega menyerah dengan skor telak 0-3 di tangan Bandung bjb Tandamata serta Jakarta Electric PLN.
Manajer Jakarta Livin’ Adnan Husein menilai pelatih serta ofisial terus mencari komposisi terbaik.
Dari dua laga, terlihat banyak perubahan yang dilakukan, terutama di posisi setter dan middle blocker.
Power disruptions aren’t just inconvenient — they’re costly when operations can’t afford even a…
Kedua posisi tersebut dicari komposisinya agar bisa menjadi kekuatan tim milik BUMN tersebut dalam mengarungi Proliga 2026.
“Kami sudah melakukan evaluasi di internal. Para pelatih dan asisten tentu sudah melakukan evaluasi secara detail.”
“Untuk itu, formasi awal akan coba seusai dengan kebutuhan pelatih serta asisten,” ujar Adnan
Performa Jakarta Livin’ terpengaruh dengan kurang konsistennya pemain asing mereka, yakni Ceyda Aktas.
Pemain asal Turki tersebut masih beradaptasi dengan kondisi cuaca di Indonesia yang cenderung panas.
Dalam dua laga, tercatat pevoli kelahiran 18 Agustus 1994 itu baru menyumbangkan 16 angka.
Hingga saat ini, tim milik BUMN tersebut hanya mengandalkan Ana Bjelica (Serbia), yang sudah mengemas 32 poin dalam dua pertandingan.
Jakarta Livin’ Mandiri akan menghadapi lawan tangguh pada seri Medan saat jumpa Jakarta Pertamina Enduro.
Juara bertahan Proliga tersebut tercatat telah mengoleksi satu kemenangan di seri Pontianak, seusai mengalahkan Jakarta Electric PLN Mobile 3-2 (20-25, 22-25, 25-22, 25-17, 15-9).
Adnan berharap Jakarta Livin’ tidak gentar menghadapi Megawati Hangestri Pertiwi dan kolega, yang terlihat masih belum padu di bawah asuhan Bulent Karslioglu.
“Dari segi materi pemain, tentu semua tim punya materi yang hampir mirip, baik senior maupun junior. Tentu kami berharap para pemain kami bisa tampil stabil.”
“Target berikutnya melawan Jakarta Pertamina, kami harus meraih kemenangan mengingat kami sudah mengalami dua kekalahan. Tujuan kami tahun ini berbeda karena ingin menjadi juara,” ungkap Adnan.
Tim yang dibentuk pada Proliga 2024 itu akan menghadapi Jakarta Pertamina pada Jumat (16/1/2026) mendatang.
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar