Tumbang Di Semifinal, Mutiara Gagal Jumpa Nozomi
- account_circle Syawal
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari, gagal melangkah ke final Indonesia Masters II 2025.
Menghadapi unggulan ke-8, Devika Sihag (India), Mutiara kalah melalui rubber game di GOR PBSI Pancing, Sumatera Utara, Sabtu (25/10/2025)
Sihag sekallgus membalas kekalahan dari Mutiara pada Vietnam Open 2025.
Hasil ini membuat Mutiara gagal berjumpa Nozomi Okuhara (Jepang) pada partai puncak turnamen Super 100 tersebut. Okuhara melangkah ke final setelah menundukkan rekan senegara, Manami Suizu, 12-21, 21-12, 21-14.
Mutiara tertinggal sejak awal gim pertama, 4-7.
Sihag mempertahankan selepas jeda interval, Sihag semakin menguasai keadan dengan mencetak rentetan poin menjadi, 13-4.
Mutiara hanya sempai menambah empat angka yang Kembali dijauhi Sihaq dengan 18-8.
Sihaq yang sudah memegang kendali permainan memastikan gim ini menjadi miliknya dengan skor 21-9.
Pada gim kedua, Sihag Kembali memulai dengan memimpin, 3-1.
Laju poinnya berlanjut hingga 6-1 setelah terus menekan permainan Juara Dunia Junior 2023 itu.
Mutiara tak bisa berbuat banyak dan tertinggal pada interval, 3-11.
Mutiara berusaha bangkit setelah interval dengan menambah rentetan angka, 8-11.
Sihag menjauh lagi, tetapi Mutiara menipiskan selisih skor, 11-12.
Namun, Sihag menjaga keunggulan dengan menjauh, 14-11.
Mutiara menambah angka yang dibalas Sihag dengan melebarkan jarak, 18-12.
Mutiara terus mengejar ketertinggalan, 16-18.
Tetapi, kondisi tersebut tidak bertahan lama karena Sihag memperkecil peluang Mutiara mengejar ketertinggalan.
Mutiara masih melawan dengan mendekat, 18-19. Momentum didapat Mutiara saat berhasil menyamakan kedudukan, 19-19.
Mutiara lalu mencetak game point, 20-19 dan berhasil memaksa gim ketiga dimainkan.
Laga ketat mengawali gim pertama, 1-1 setelah Mutiara mencetak poin lebih dulu.
Kedua pemain selanjutnya bergantian mencetak angka hingga kedudukan 6-6.
Sihag lalu menjauh setelah mencetak lima poin beruntun hingga interval, 11-6.
Mutiara berusaha mengejar ketertinggalan seusai jeda interval, tetapi Sihag mempertebal keunggulan, 13-7.
Sihag semakin memegang kendali permainan. Dia menutup peluang Mutiara menambah angka hingga unggul cukup nyaman, 18-7,
Mutiara sempat menambah angka 9-19. Sihag yang sudah mendominasi memastikan langkahnya ke babak final setelah menang dengan skor, 21-9, 19-21, 21-12.
Tadi secara keseluruhan mainnya terlalu berhati-hati dan banyak pertimbangan jadinya gak fokus sama pola main sendiri.
Di game pertama ketinggalan terlalu jauh karena dari posisi lapangan dimana saya berada harusnya langkah kaki saya lebih cepat, tetapi saya gak cepat dari awal. Di game kedua karena udah ketinggalan jauh jadi saya bisa bermain lepas dan bisa memenangkan game kedua. Game ketiga dari awal permainan saya terlalu banyak mati sendiri dan itu yang saya sesal”kata Mutiara
Perbedaan lawan dari pertemuan sebelumnya, secara kualitas pukulannya lawan lebih bagus dan kakinya jauh lebih kuat.
Harapannya kedepan bisa lebih konsisten jadi gak terlalu banyak membuang poin yang gak perlu. (*)
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar