Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Polisi Disebut Akan Razia Kendaraan Bersama Finance? Badrul Amali: Saya Pastikan Hoaks

Polisi Disebut Akan Razia Kendaraan Bersama Finance? Badrul Amali: Saya Pastikan Hoaks

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,Jarrakpos.com-Masyarakat di tengah tekanan ekonomi kembali dibuat resah oleh beredarnya informasi mengenai rencana penertiban dan pemeriksaan kendaraan bermotor dari rumah ke rumah. Informasi tersebut menyebut adanya razia gabungan yang melibatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan pihak perusahaan pembiayaan.

Pesan berantai itu ramai beredar di sejumlah platform media sosial dan aplikasi percakapan. Dalam narasi yang disebarkan, razia disebut akan dilaksanakan pada akhir September 2026 dengan menyasar sejumlah kendaraan yang dianggap bermasalah secara administrasi maupun pembiayaan.

Beberapa kategori kendaraan yang disebut menjadi sasaran antara lain kendaraan dengan pajak atau STNK yang telah mati, kendaraan yang masih dalam sengketa kredit, kendaraan yang hanya memiliki STNK tanpa BPKB, serta kendaraan hasil pengalihan kredit atau over kredit yang dilakukan tanpa sepengetahuan perusahaan pembiayaan.

Dalam pesan tersebut juga dicantumkan klaim bahwa tim gabungan polisi dan pihak perusahaan pembiayaan akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan tegas, termasuk dengan pola razia dari rumah ke rumah.

Namun, informasi tersebut mendapat bantahan keras dari praktisi hukum di Pacitan, Badrul Amali.

Badrul menilai kabar mengenai keterlibatan kepolisian bersama perusahaan pembiayaan dalam penertiban kendaraan terkait sengketa kredit hampir dapat dipastikan tidak benar.

“Sudah jelas dalam putusan MK, sengketa fidusia harus diselesaikan melalui pengadilan,” terang Badrul, yang juga dikenal sebagai pengacara senior, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, persoalan yang berkaitan dengan jaminan fidusia, khususnya ketika terjadi sengketa antara debitur dan perusahaan pembiayaan, tidak serta-merta dapat diselesaikan melalui tindakan penarikan atau pemeriksaan paksa oleh pihak perusahaan pembiayaan dengan melibatkan kepolisian.

Ia menegaskan, aparat kepolisian memiliki fungsi dan kewenangan yang berbeda dengan perusahaan pembiayaan. Karena itu, menurut Badrul, tidak tepat apabila institusi kepolisian ditempatkan seolah-olah sebagai pihak yang menjalankan fungsi penagihan utang atau debt collector.

“Tidak mungkin polisi akan memerankan fungsi sebagai debt collector berdasi atau penagih berseragam. Tentu hal tersebut akan mencoreng citra institusi kepolisian,” tegasnya.

Masyarakat Diminta Tak Mudah Percaya Pesan Berantai

Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, masyarakat diminta tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang mengatasnamakan institusi negara atau organisasi tertentu sebelum memastikan kebenarannya.

Terlebih, pesan tersebut menggunakan nama institusi resmi dan mencantumkan istilah hukum serta pembiayaan yang berpotensi menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Masyarakat yang menerima informasi mengenai razia atau operasi penertiban kendaraan sebaiknya melakukan verifikasi melalui kanal resmi kepolisian maupun instansi terkait. Langkah tersebut penting agar masyarakat tidak menjadi korban informasi palsu sekaligus tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terkonfirmasi.

Badrul bahkan mengingatkan bahwa penyebaran informasi palsu melalui ruang digital dapat membawa konsekuensi hukum apabila memenuhi unsur tindak pidana berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Flayer yang menyebar di media sosial.

Flayer yang menyebar di media sosial.

“Justru penyebar player tersebut bisa dijerat dengan UU ITE. Saya pastikan itu hoaks,” tegasnya.

Meski demikian, masyarakat tetap perlu memahami bahwa kewajiban membayar pajak kendaraan, kelengkapan dokumen kendaraan, serta kewajiban debitur terhadap perusahaan pembiayaan merupakan persoalan hukum yang berbeda.

Kendaraan yang pajaknya mati tetap memiliki konsekuensi administratif sesuai ketentuan yang berlaku. Demikian pula persoalan pembiayaan dan jaminan fidusia tetap harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang tepat apabila terjadi perselisihan.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap tertib administrasi kendaraan dan memenuhi kewajiban pembiayaan, tetapi pada saat yang sama tidak perlu panik menghadapi pesan berantai yang belum terbukti kebenarannya.

Prinsipnya sederhana: taat hukum bukan berarti harus percaya pada setiap informasi yang mengatasnamakan hukum. Setiap kabar mengenai razia, penertiban, maupun tindakan aparat harus dipastikan sumber dan dasar hukumnya sebelum dipercaya atau disebarluaskan.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir dan Longsor Menggila, Alarm Keras untuk Kita Semua, Sumenep Tidak Boleh Tutup Mata

    Banjir dan Longsor Menggila, Alarm Keras untuk Kita Semua, Sumenep Tidak Boleh Tutup Mata

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Banjir dan Longsor Menggila, Alarm Keras untuk Kita Semua, Sumenep Tidak Boleh Tutup Mata JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Banjir dan longsor yang melanda berbagai daerah dalam beberapa hari terakhir bukan sekadar bencana alam biasa. Ini adalah peringatan keras, alarm terbesar yang diberikan bumi kepada manusia akibat rusaknya keseimbangan lingkungan. Sayangnya, fenomena serupa mulai terasa juga di […]

  • Halau Banjir Di Kedawung PJ Bupati Cirebon Gandeng Berbagai Pihak

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menggelar rapat koordinasi terkait penanggulangan banjir di Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Senin (6/1/2025). Rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Bupati Cirebon tersebut mengundang berbagai pihak terkait, seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Telkom, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Perusahaan Gas Negara (PGN), Kementerian Pekerjaan Umum […]

  • Diduga Jatuh Akibat Jalan Berpasir, Seorang Pemotor Tewas Terlindas Truk

    Diduga Jatuh Akibat Jalan Berpasir, Seorang Pemotor Tewas Terlindas Truk

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 359
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com– Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh dan terlindas truk tronton yang melaju searah di belakangnya. Korban diketahui bernama Sugiarto (52), warga Desa Cilimus, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh […]

  • Kejati NTT Tunjukkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Berprestasi, Serapan Capai 97,79 Persen

    Kejati NTT Tunjukkan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Berprestasi, Serapan Capai 97,79 Persen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 270
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur kembali menegaskan komitmennya dalam pengelolaan anggaran negara yang profesional, transparan, dan akuntabel. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Roch Adi Wibowo, dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 6 Januari 2026, di Kupang. Dalam keterangannya, Roch Adi Wibowo mengungkapkan bahwa, sejak Januari 2025 hingga 31 […]

  • Kapolsek Bandongan Sampaikan Pesan Inspiratif saat Pimpin Upacara di SMK Muhammadiyah 1 Bandongan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Kapolsek Bandongan AKP Prapta Susila, S.H., M.M. menjadi pembina upacara di halaman SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, Jumat (17/10/2025). Upacara tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, para guru dan staf, serta seluruh siswa-siswi sekolah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di […]

  • Duduk Bersama Selesaikan Persoalan, Bupati Kuningan Tengahi Pemdes Cikalahang dan PAM Tirta Kamuning

    Duduk Bersama Selesaikan Persoalan, Bupati Kuningan Tengahi Pemdes Cikalahang dan PAM Tirta Kamuning

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Upaya mencari jalan keluar dilakukan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dengan mempertemukan Direksi PAM Tirta Kamuning Kuningan dan Pemerintah Desa Cikalahang dalam sebuah pertemuan di ruang kerja Bupati, Kompleks Pendopo Kuningan, Selasa (27/1/2026). Pertemuan ini menjadi momentum meredakan persoalan sekaligus membuka ruang dialog yang lebih konstruktif. Dalam pertemuan tersebut, Bupati […]

expand_less