Kongres PSSI Sumut, Benny Tomasoa Pilih Tak Hadir, Soroti Regulasi dan Transparansi
- account_circle Syawal
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

MEDAN – Owner Pelita Medan Soccer sekaligus praktisi sepak bola Sumatera Utara, Benny Tomasoa, memilih tidak menghadiri Kongres PSSI Sumut yang dijadwalkan berlangsung di Ruang Raja Inal, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (12/10/2026).
Benny, yang sebelumnya menyatakan diri sebagai bakal calon Ketua PSSI Sumut, mengaku memiliki sejumlah pertimbangan di balik keputusannya tersebut. Dia menyoroti pelaksanaan regulasi kongres yang dinilainya belum berjalan dengan baik, termasuk persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Menurut Benny, keberadaan salah satu calon ketua yang saat ini juga menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua PSSI Sumut menjadi hal yang perlu mendapat perhatian. “Bagi saya ini aneh, karena pasti ada conflict of interest di sini,” ujarnya.
Selain persoalan tersebut, Benny turut menyoroti aspek transparansi dalam pelaksanaan kongres. Ia menilai keterbukaan menjadi hal penting untuk memastikan proses pemilihan berjalan dengan baik.
Meski memutuskan tidak hadir, Benny menegaskan dirinya menerima keadaan tersebut dengan lapang dada. Dia mengaku tidak ingin memaksakan diri apabila saat ini memang belum menjadi waktu yang tepat baginya untuk mengambil bagian dalam kepemimpinan sepak bola Sumatera Utara.
“Saya juga tidak datang. Saya legowo, mungkin bukan ini waktunya,” katanya.
Keputusan Benny untuk tidak menghadiri kongres menjadi sikap yang diambilnya di tengah proses pemilihan Ketua PSSI Sumut.
Dia berharap berbagai persoalan terkait regulasi dan transparansi dapat menjadi perhatian demi terciptanya tata kelola sepak bola Sumatera Utara yang lebih baik.
“Siapa pun yang terpilih saya ucapkan selamat. Semoga bisa membawa sepakbola Sumut lebih baik lagi,” tutupnya.
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar