Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Kekalahan Indonesia 2-3 Lawan Arab Saudi 3 – 2 Sangat Mengecewakan

Kekalahan Indonesia 2-3 Lawan Arab Saudi 3 – 2 Sangat Mengecewakan

  • account_circle Syawal
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Medan –  Timnas Indonesia harus menelan kekalahan saat melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports, Jeddah, pada 9 Oktober 2025.

Sebagai informasi, ini merupakan laga perdana Putaran Keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pada kesempatan tersebut, timnas Indonesia menyerah dengan skor tipis 2-3.

Tiga gol Arab Saudi dicetak oleh Waheb Saleh (17′), Firas Al-Buraikan (36-Pen, 62′).

Mantan manajer PSMS Mulyadi Simatupang mengatakan, kekalahan itu sangat mengecewakan. Sesungguhnya kemenangan lawan Arab Saudi menjadi moment terbaik Indonesia kalo ingin tampil bermain di Piala Dunia,

“Sayang kesempatan dan peluang untuk tampil di Piala Dunia tersebut tidak dapat dimaksimalkan sehingga kini peluang semakin menipis dan diperlukan keberuntungan utk menggapainya “, kata Mulyadi Simatupang dalam pesan wasthap nya, Kamis (9/10)

Pasalnya, Dilaga berikutnya Indonesia melawan Irak yang diketahui sebagai tim kuat. Sudah tentu tidak mudah dan membutuhkan perjuangan ekstra

“Disamping kita bisa memenangkan pertandingan terakhir melawan Irak kita juga berharap Irak dpt mengalahkan Arab Saudi”, sebut nya

Terlepas dari skenario itu semua, Mulyadi mengajak bola mania untuk evaluasi penyebab kekalahan Indonesia lawan Arab Saudi. “Mari kita melihat apa sebenarnya penyebab kekalahan Timnas kita tersebut. Dari pengalaman 2 kali Timnas kita terakhir berhadapan dgn Arab Saudi tdk terlihat perbedaan kelas atau strata kualitas kedua tim bahkan bisa dikatakan kita sedikit lebih unggul dari mereka( Arab Saudi)”, sebut nya

Hal ini tambah nya bisa dilihat dari hasil pertandingan dgn menahan mereka 1 – 1 dikandang mereka sendiri serta dpt mengalahkan mereka 2 – 0 di kandang sendiri .

Namun tadi malam (Kamis dinihari wib) ini kita melihat permainan kedua tim ada yang berbeda dan yang paling mencolok sepanjang pertandingan Indonesia selalu dalam tekanan.

Hal ini tentu menghapus fakta tentang anggapan bahwa timnas Indonesia sudah se-level dengan Arab Saudi. Ternyata itu hanya terjadi pada saat Timnas kita dilatih oleh STY dari Korea sedang saat ini dilatih oleh coach Patrick Kluivert dari Belanda belum maksimal

“Selanjutnya mari kita fokus aja ke pertandingan tadi malam apa saja yg terjadi. Seblum pertandingan timnas kita sudah diwanti-wanti oleh dua persoalan non teknis yakni penunjukan tuan rumah serta penunjukan wasit asal Kuwait. Kita lupa bagaimana fokus kepada mental timnas kita sendiri serta strategi coach Patrick Kluivert yang akan diterapkan melawan Arab Saudi, kita lebih asyk membahas persoalan non teknis sehingga lupa memberi masukan teknis kepada timnas kita khususnya kpd coach Patrick Kluivert “, ujarnya

Nah, melawan Arab Saudi apa yang di khawatirkan persoalan non teknis sama sekali tidak terbukti bahkan menurut penulis justru kitalah yg lebih diuntungkan dibanding tuan rumah Arab Saudi
Kedua goal kita terjadi karenakan wasit melihat Var terlebih dahulu baru diberi pinalti dan terakhir kartu merah yang diberikan kepada tim lawan karena dianggap mengulur-ulur waktu.

Jadi jelaslah sekarang persoalannya adalah murni terkait teknis bagaimana kedua tim memainkan strategi dan pola yg berbeda. Kekalahan terakhir Arab Saudi melawan Indonesia benar-benar mereka jadikan pembelajaran sehingga pola dan strategi yang mereka mainkan melawan Indonesia itu benar-benar berubah.

Bagaimana mereka yang biasa bermain umpan-umpan panjang dan bermain dari sayap dengan menjaga ritme permainan sama sekali kemarin bermain berbeda. Arab Saudi memainkan strategi umpan-umpan pendek dan cepat dengan terus menekan lawan dan lebih banyak bermain dari tengah lapangan dan nampaknya ini agak terlambat diantisipasi oleh coach Patrick Kluivert.

Selanjutnya pada babak kedua coach Patrick Kluivert mulai melakukan beberapa pergantian pemain dan timnas melihat sedikit lebih baik khususnya hadirnya seorang striker dan beberapa pemain berposisi lainnya dan menghidupkan permainan timnas Indonesia hingga merepotkan pertahanan Arab Saudi.

Sayangnya walau dibabak kedua perlawanan timnas Indonesia lebih baik tetapi hal itu tdk cukup untuk mengalahkan Arab Saudi atau paling tidak mencuri point dari tuan rumah dan hasilnya tetap kalah dgn skore 3 – 2.

“Kekalahan kita melawan Arab Saudi maka peluang kita utk bisa tampil ke Piala Dunia semakin tipis apalagi dipertandingan terakhir yang kita hadapi adalah tim kuat Irak yang 2 kali mengalahkan kita dipertandingan fase grup penyisihan Piala Dunia”katanya

Namun demikian, sebut Mulyadi sekecil apapun peluang timnas kita tetaplah harus dimaksimalkan. Artinya tetap melawan Irak target harus menang bermain nothing to lose dan tetap semangat sampai pluit terakhir berbunyi.

Kepada coach Patrick Kluivert belajarlah dari pertandingan pertama melawan Arab Saudi dan harus lebih jeli serta lebih cepat membaca permainan sedangkan bagi pemain masih ada waktu 2 x 45 menit terus berjuang karena sebenarnya para pemainpun secara keseluruhan sdh bermain baik dan dipertandingan terakhir nanti melawan Irak. “Bermainlah dengan hati dan segenap tenaga terus berjuang habis-habisan doa kami rakyat Ind bersama kalian apapun hasilnya”, pintanya

  • Penulis: Syawal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Korcam P3K Sliyeg di duga melakukan Pungli.

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 1.204
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Perbuatan kejahatan bukan dilihat dari latar belakang pendidikan dan status sosial, tapi bila ada peluang serta kesempatan apalagi berada dalam suatu kedudukan maka perbuatan kejahatan akan dapat dilakukan dengan mudah dan sistematis. Oknum Korcam P3K kecamatan Sliyeg In melakukan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan kepada para rekan-rekan seangkatan P3K yang baru dilantik oleh Bupati […]

  • Jeritan Konservasi dan Ekonomi di Kaki Ciremai: Ketika Ekowisata Merusak, HHBK jadi Penyelamat Desa

    Jeritan Konservasi dan Ekonomi di Kaki Ciremai: Ketika Ekowisata Merusak, HHBK jadi Penyelamat Desa

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 344
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Gunung Ciremai, dengan status Taman Nasionalnya, kini menjadi medan pertarungan ganda: konflik tenurial atas hak asal usul desa penyangga, dan konflik ekologi akibat pembangunan yang merusak daya dukung lingkungan. Di satu sisi, desa-desa penyangga di kaki Ciremai terperangkap dalam jerat hukum konservasi yang membuat hak asal usul mereka atas wilayah kelola tradisional […]

  • Koperasi Ranaka Gelar RAT ke-20, Dua Dekade Mengabdi dan Terus Bertumbuh untuk Anggota

    Koperasi Ranaka Gelar RAT ke-20, Dua Dekade Mengabdi dan Terus Bertumbuh untuk Anggota

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 241
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com– Semangat kebersamaan dan optimisme mewarnai Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-20 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Ranaka Sejahtera Bersama yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Aula Utama Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Momentum ini menjadi penanda dua dekade perjalanan Koperasi Ranaka dalam melayani dan memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. RAT tahun buku […]

  • Penumpang Ojol Alami Kejadian Traumatis saat Menuju Tempat Kerjanya

    Penumpang Ojol Alami Kejadian Traumatis saat Menuju Tempat Kerjanya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    SEMARANG JARRAKPOS.COM – Seorang penumpang ojek online (ojol) berinisial S mengalami kejadian traumatis saat hendak menuju lokasi kerjanya di daerah Kudu, Penggaron Lor, pada Selasa (17/3/2026). Penumpang tersebut mengaku dimaki dengan kata-kata kasar hingga nyaris dipukul oleh sang driver hanya karena persoalan rute jalan. Peristiwa bermula saat korban memesan layanan ojol dari Jl. Murbei menuju […]

  • Piala AFF, Indonesia vs Kamboja,  Petra: Jangan Anggap Enteng

    Piala AFF, Indonesia vs Kamboja, Petra: Jangan Anggap Enteng

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A. Ketua Tokoh dan Legenda sepak bola Sumut Petra Jaya Purba berharap skuad Garuda mampu meraih kemenangan meski enggan memberikan prediksi skor secara spesifik. Pertandingan Indonesia kontra Kamboja dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, […]

  • Usai BPD Jatim, Kini Wondr BNI Ikut Gangguan

    Usai BPD Jatim, Kini Wondr BNI Ikut Gangguan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pacitan,Jarrakpos.com-Gangguan sistem kembali menghampiri layanan perbankan. Setelah sebelumnya Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur mengalami kendala sistem, kali ini gangguan serupa dirasakan sejumlah nasabah bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), salah satunya Bank Negara Indonesia (BNI). Gangguan terutama terjadi pada layanan mobile banking Wondr by BNI. Sejak Senin (7/9) pagi hingga menjelang […]

expand_less