Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Forum Warga Kalimanggis Kulon Laporkan Kadesnya ke Polisi

Forum Warga Kalimanggis Kulon Laporkan Kadesnya ke Polisi

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Paska dilakukannya audiensi dengan hasil mengecewakan, sejumlah warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kalimanggis Kulon mendatangi Polres Kuningan untuk melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran desa.

Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan hasil audiensi dengan Pemerintah Desa Kalimanggis Kulon yang dinilai tidak memberikan jawaban memadai terkait penggunaan Dana Desa.

Ketua forum Aris Priatna menyampaikan, laporan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang digelar pada 2 Desember 2025.

Dalam audiensi tersebut, warga mempertanyakan sejumlah program dan kegiatan desa yang diduga tidak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun, jawaban yang disampaikan pihak pemerintah desa dinilai tidak jelas, tidak sistematis, dan cenderung menghindar dari substansi persoalan.

“Kami datang untuk melaporkan hasil audiensi. Banyak pertanyaan yang kami ajukan dijawab dengan ketidakpastian dan tidak masuk akal. Karena itu, kami meminta aparat penegak hukum melakukan audit dan pendalaman,” ujar Aris, saat ditemui di Mapolres, Kamis (18/12/2025).

Forum Masyarakat Kalimanggis Kulon mendasarkan laporannya pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, KUHAP, Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, serta Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Dalam laporannya, Aris memaparkan sedikitnya enam poin dugaan ketidaksesuaian penggunaan anggaran desa. Pertama, dugaan ketidaksesuaian penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan dan pembayaran honorarium Satgas Covid-19 Tahun Anggaran 2023.

Kedua, dugaan ketidaksesuaian pengelolaan penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025.

Ketiga, dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan dan pelaporan pembangunan kios desa Tahun Anggaran 2025. Keempat, dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan bantuan stimulan MCK bagi masyarakat miskin di Dusun Manis Tahun Anggaran 2023.

Kelima, dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan kegiatan pelatihan atau bimbingan teknis bidang pertanian dan peternakan Tahun Anggaran 2023. Keenam, dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan dan pertanggungjawaban kegiatan pelatihan kesiapsiagaan atau tanggap bencana skala lokal desa Tahun Anggaran 2023.

Forum menegaskan, enam poin tersebut baru sebagian kecil dari temuan warga. “Dengan keterbatasan waktu, kami sampaikan enam poin dulu. Sebenarnya masih ada banyak, bisa lebih dari 25 poin dugaan lainnya,” ujar Aris. Saat ditanya pihak yang bertanggung jawab atas dugaan tersebut, forum menyebut bahwa kepala desa sebagai pemegang kendali utama pengelolaan anggaran.

“Ya tentunya yang bertanggung jawab secara struktural tentu pimpinan, yaitu Kepala Desa Kalimanggis Kulon,” kata Aris. Namun forum menegaskan tidak menyebut besaran kerugian negara karena hal tersebut menjadi kewenangan aparat penegak hukum melalui audit Tipikor.

Ditambahkan Sekretaris Forum, Supriyanto juga menjelaskan polemik yang sempat ramai terkait desakan agar kepala desa mundur dari jabatannya.

Menurut mereka, desakan itu muncul bukan semata-mata karena persoalan pribadi, melainkan karena pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa yang dinilai tidak transparan serta dugaan tidak dipenuhinya komitmen kepala desa sebagaimana tertuang dalam akta notaris sebelum menjabat.

“Dana desa adalah milik masyarakat, bukan milik kelompok tertentu. Ketika komitmen dan kredibilitas tidak terpenuhi, wajar jika masyarakat menagih pertanggungjawaban,”ujar Supriyanto. Meski ada pernyataan pengunduran diri, Supriyanto menegaskan proses hukum tetap harus berjalan. Mereka juga menyinggung adanya dugaan maladministrasi hingga indikasi gratifikasi dalam pengangkatan perangkat desa.

Forum Masyarakat Kalimanggis Kulon berharap laporan ini ditindaklanjuti secara profesional oleh kepolisian.

“Kami ingin ini menjadi edukasi bersama, agar pengelolaan dana desa ke depan lebih transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata mereka.

Masyarakat berharap kasus ini dapat memberikan kejelasan, sekaligus menjadi momentum peningkatan transparansi dalam pengelolaan anggaran desa ke depan.

“Kami hanya ingin desa lebih baik, transparan, dan mengutamakan kepentingan publik,” tegas Aris. (Agh@N)

 

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Sekolah SSB Cadika Jagokan Prancis Jadi Juara Piala Dunia 2026

    Kepala Sekolah SSB Cadika Jagokan Prancis Jadi Juara Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Medan – Demam Piala Dunia 2026 sangat terasa. Kepala Sekolah SSB Cadika Medan Yudhi Ramandha mengaku menjagokan Timnas Prancis jadi juara Piala Dunia 2026. Ternyata, ada memori masa kecil dari Sang mantan pemain PSMS di baliknya. Baginya, kekuatan skuad Les Bleus yang punya pemain-pemain kelas dunia menjadikan mereka favorit utama. “Prancis masih menjadi salah satu […]

  • Laksanakan Program Presiden, Bulog Jemput Gabah Petani dengan Harga Fantastis

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Perum Bulog lakukan aksi nyata lewat Program Jemput Gabah sesuai dengan intruksi Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mendukung kesejahteraan petani. Kegiatan tersebut dilakukan di Kecamatan Malingping Lebak dan Cikesik Pandeglang. Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita menyebut, saat ini Bulog sedang gencar-gencarnya melakukan penyerapan gabah petani. Kata Febby, Bulog terus hadir sampai ke […]

  • Cegah Api Merambat ke Perkebunan Warga, Bupati Kuningan Pantau Langsung Kebakaran TPSA Ciniru

    Cegah Api Merambat ke Perkebunan Warga, Bupati Kuningan Pantau Langsung Kebakaran TPSA Ciniru

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., turun langsung ke lapangan untuk memantau penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, pada Rabu (12/8/2026). ​Kehadiran Bupati Dian di lokasi dilakukan untuk memastikan seluruh upaya penanggulangan berjalan optimal, mengingat kobaran api yang terus meluas hingga berhektar-hektar dan mengancam area […]

  • Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Irwasda, Dansat Brimob dan Kapolres Kepulauan Anambas Polda Kepri

    Kapolda Kepri Pimpin Sertijab Irwasda, Dansat Brimob dan Kapolres Kepulauan Anambas Polda Kepri

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.230
    • 0Komentar

    Press Release Nomor: 246 / VII / HUM.6.1.1. / 2025 / Bidhumas Ra Batam, jarrakpos.com  | Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. pimpin upacara serah terima jabatan pejabat utama Polda Kepri dan Kapolres/Ta jajaran yang bertempat di Lobby Utama Polda Kepri. Pada Rabu (16/7/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. […]

  • Berkat Rekaman CCTV, Polisi Ungkap Maling Motor di Cilimus

    Berkat Rekaman CCTV, Polisi Ungkap Maling Motor di Cilimus

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Cilimus. Seorang pria asal Kota Cirebon berinisial MS (38) berhasil diringkus, setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik warga yang terparkir di samping rumah dengan kunci kontak masih tergantung. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz didampingi […]

  • Langkah Jakarta Electric PLN ke Final Four Tertunda

    Langkah Jakarta Electric PLN ke Final Four Tertunda

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 234
    • 0Komentar

    BOGOR – Tim voli putri Jakarta Electric PLN Mobile tertunda langkahnya menuju Final Four Proliga 2026 setelah menelan kekalahan dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Berlaga di GOR Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Jumat (21/2/2026) skuad asuhan Chamnan Dokmai itu menyerah dengan skor 0-3 (19-25, 19-25, 18-25). Pada laga ini Agustin Wulandhari dkk.. […]

expand_less