Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BATAM » Bukan Membatasi Kritik, Li Claudia Dorong Komunikasi Terbuka Dengan Media

Bukan Membatasi Kritik, Li Claudia Dorong Komunikasi Terbuka Dengan Media

  • account_circle Habil
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BATAM, Jarrakpos.com – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang semakin sehat, profesional, dan saling menghormati antara pemerintah dan insan pers.

Menurutnya, hubungan yang baik dengan media merupakan bagian penting dalam memastikan informasi mengenai pembangunan Batam dapat diterima masyarakat secara utuh.

Hal tersebut sejalan dengan semangat yang terus didorong Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan para pemimpin redaksi serta insan media di Batam.

Ariastuty mengatakan, silaturahmi tidak semata-mata berbicara mengenai pemberitaan, tetapi menjadi ruang untuk saling mengenal, bertukar pandangan, memahami tantangan masing-masing di era digital, sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka.

Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa upaya Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, membangun silaturahmi dengan insan pers merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi antara pemerintah dan media.

Menurut Ariastuty, hubungan yang semakin dekat dan terbuka akan memberikan ruang bagi pemerintah maupun media untuk saling bertukar informasi, menyampaikan masukan, serta memahami persoalan dari perspektif masing-masing.

“Ibu Li Claudia ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan media. Silaturahmi ini bukan untuk membatasi ruang kritik, tetapi justru membuka ruang dialog agar pemerintah dan media bisa saling mendengar dan memahami.” Ungkap Tuty.

Ariastuty mengatakan, pemerintah sangat menghargai media yang menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis. Kritik menurutnya, merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi dan dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.

Namun, ia berharap setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, konfirmasi, dan keberimbangan.

“Kami tentu ingin media tetap kritis. Kritik itu penting. Tetapi kritik yang kuat justru lahir dari proses jurnalistik yang kuat—ada verifikasi, ada konfirmasi, ada data, dan ada keberimbangan. Dengan begitu, kritik menjadi masukan yang konstruktif sekaligus memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat.” Kata Tuty.

Menurut Ariastuty, pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses informasi dan ruang konfirmasi yang memadai kepada media. Karena itu, komunikasi yang baik antara pemerintah dan insan pers menjadi penting agar berbagai informasi mengenai kebijakan maupun pembangunan Batam dapat disampaikan secara lebih lengkap.

“Ibu Li Claudia menekankan bahwa apabila ada informasi yang belum lengkap, silakan dikonfirmasi kepada pemerintah. Kalau ada data yang perlu dijelaskan, kami siap memberikan penjelasan. Begitu juga kalau ada kritik dari media, tentu menjadi bahan yang kami dengarkan dan evaluasi.” Katanya.

Ia menilai, silaturahmi yang ingin dibangun Li Claudia dengan media merupakan kesempatan untuk menciptakan hubungan yang lebih cair. Media tidak hanya hadir ketika terdapat persoalan, sementara pemerintah tidak hanya berkomunikasi ketika membutuhkan publikasi.

“Kita ingin hubungan pemerintah dan media tidak hanya bertemu saat ada persoalan. Mari kita bangun komunikasi sejak awal. Pemerintah bisa menjelaskan kebijakan, media bisa menyampaikan apa yang dirasakan masyarakat. Dari komunikasi seperti itu, banyak hal bisa kita pahami bersama.” Lanjut Tuty.

Ariastuty menegaskan, kemitraan dengan media tidak berarti pemerintah mengharapkan pemberitaan yang selalu positif. Sebaliknya, pemerintah membutuhkan media yang tetap independen, kritis, dan profesional dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.

“Kami tidak membutuhkan media yang hanya memuji pemerintah. Kami membutuhkan media yang kritis dan profesional. Kalau kritiknya berdasarkan data dan melalui proses verifikasi serta konfirmasi, tentu itu menjadi bagian penting bagi pemerintah untuk berbenah.” Pungkas Tuty.

Bagi Ariastuty, tujuan akhirnya bukan sekadar membangun hubungan baik antara pemerintah dan media, tetapi menciptakan ekosistem informasi publik yang sehat, di mana kritik dapat disampaikan secara profesional, pemerintah terbuka memberikan penjelasan, dan masyarakat menjadi pihak yang memperoleh manfaat dari komunikasi yang berkualitas.

  • Penulis: Habil

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kodim 0615/KNG Kembali Salurkan Puluhan Kendaraan Operasional KDMP

    Kodim 0615/KNG Kembali Salurkan Puluhan Kendaraan Operasional KDMP

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat berjalannya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Kodim 0615/Kuningan kembali menyalurkan bantuan kendaraan operasional. Pada tahap kedua ini, sebanyak 62 unit motor roda tiga diserahkan guna melayani kebutuhan 31 titik lokasi di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Penyaluran ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya, di mana telah […]

  • Andi Abdul Rahim Pimpin Percasi T Balai

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    Tanjungbalai – Andi Abdul Rahim terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Tanjungbalai periode 2025-2029. Pemilihan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Kota (Muskot) Percasi Kota Tanjungbalai, Sabtu (11/1/2025).  Andi menyampaikan visinya untuk mengembangkan catur di Kota Tanjungbalai. Ia berencana melakukan pembinaan catur secara berkelanjutan. “Insyaallah, pembinaan catur dari dini mulai dari jenjang […]

  • Pemkab Bandung Barat Lantik 191 Pejabat: Jeje Ritchie Ismail Pastikan Rotasi Berlanjut  

    Pemkab Bandung Barat Lantik 191 Pejabat: Jeje Ritchie Ismail Pastikan Rotasi Berlanjut  

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG BARAT – Jeje Ritchie Ismail melantik 191 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Kamis (26/2/2026). Pelantikan yang berlangsung di lantai 2 Gedung Utama Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat itu mencakup 153 pejabat fungsional dan 38 pejabat struktural. Prosesi pelantikan pejabat fungsional dilaksanakan secara daring. Formasi tersebut terdiri atas 30 tenaga kesehatan, 115 […]

  • Vita Ervina Desak BGN Segera Benahi Implementasi Menu Program MBG

    Vita Ervina Desak BGN Segera Benahi Implementasi Menu Program MBG

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM — Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI, Vita Ervina, menyoroti berbagai temuan di lapangan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan standar menu dan alokasi harga per porsi yang telah ditetapkan. Hal itu dikatakan Vita Ervina dalam sesi wawancara dengan […]

  • Mahasiswa Baru Universitas Kuningan Ikuti Technical Meeting PKKMB 2026 “UNIKU RAHAYU”

    Mahasiswa Baru Universitas Kuningan Ikuti Technical Meeting PKKMB 2026 “UNIKU RAHAYU”

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Ghana
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bertempat di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I, Sabtu (12/9/2026), Universitas Kuningan (Uniku) resmi menggelar kegiatan technical meeting (TM) pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru atau yang dikenal dengan nama “PKKMB”. Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, Dosen Pendamping, Ketua BEM bersama Jajaran Pengurus, Panitia PKKMB […]

  • Kejurprov Panjat Tebing Sumut 2026, Jadi Ajang Adu Prestasi dan Pembinaan Atlet

    Kejurprov Panjat Tebing Sumut 2026, Jadi Ajang Adu Prestasi dan Pembinaan Atlet

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Medan – Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Propinsi Sumatera Utara menegaskan fokus mereka bukan sekadar pada prestasi instan, tetapi pada pembinaan atlet usia dini. Langkah ini diambil untuk memastikan Sumatera Utara memiliki generasi pemanjat tebing tangguh di masa depan. Ketua FPTI Sumut Ketua FPTI Sumut drg Yerzi Amri Rinjani,Sp.Ort menyebut bahwa cabang olahraga panjat tebing kini semakin […]

expand_less