Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Bejat, Pria di Sumenep Cabuli Anak Dibawah Umur

Bejat, Pria di Sumenep Cabuli Anak Dibawah Umur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus tindak pidana persetubuhan dan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur.

Seorang pria berinisial MR (30) telah diamankan setelah dilaporkan oleh orang tua korban. Kasus ini terungkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/339/VII/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 16 Juli 2025, yang diajukan oleh M (41), ayah dari korban. Korban, DR, yang masih berusia 13 tahun dan duduk di kelas 1 MTS, menjadi sasaran tindakan bejat pelaku.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada bulan Februari 2025, sekitar pukul 12.00 WIB, di sebuah kamar rumah di Dusun Telenteyan, Desa Longos, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Tersangka, MR (30), yang beralamat sama dengan korban, diduga masuk ke kamar korban saat korban baru tiba di rumah dan sedang beristirahat.

Menurut keterangan korban, saat itu tersangka masuk ke kamarnya tanpa mengenakan baju dan hanya mengenakan sarung. Tersangka kemudian membuka kancing baju korban. Korban yang terkejut sempat memberontak, namun tak mampu melawan kekuatan tersangka. Tersangka lalu mengunci pintu kamar, menduduki perut korban, dan melakukan persetubuhan serta perbuatan cabul.

“Berdasarkan pengakuan korban, tersangka MR telah melakukan perbuatan keji tersebut sebanyak dua kali. Motif pelaku diketahui adalah untuk memuaskan nafsu biologisnya,” ujar Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Unit Resmob Polres Sumenep berhasil mengamankan MR pada Rabu, 23 Juli 2025, sekitar pukul 18.00 WIB, di rumah orang tuanya di Dusun Garincang, Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep. Tersangka kemudian dibawa ke Polres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sebagai barang bukti, telah mengamankan hasil visum et repertum dan hasil pemeriksaan psikologi korban. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) dan (2) serta Pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman untuk pelanggaran pasal tersebut adalah pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak Rp 5 miliar. Jika tindak pidana dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, pendidik, atau tenaga kependidikan, pidana akan ditambah sepertiga dari ancaman pidana,” urainya.

Saat ini, pihak kepolisian akan melanjutkan proses penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor M, korban DR, saksi-saksi, serta melakukan penahanan terhadap tersangka MR. Pemberkasan perkara akan segera dilakukan dan dilaporkan kepada pimpinan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak-anak. Kasus ini menjadi prioritas kami, dan kami akan memastikan pelaku mendapatkan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi kejahatan serupa. “Peran serta masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadirkan Empat Narasumber, Kesbangpol Provinsi Jabar Sosialisasikan Literasi Digital dan Anti Hoax

    Hadirkan Empat Narasumber, Kesbangpol Provinsi Jabar Sosialisasikan Literasi Digital dan Anti Hoax

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 279
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Sebanyak 300 pemuda mengikuti penguatan literasi digital dan Anti Hoaks yang digelar Kesbangpol Provinsi Jawa Barat. Dengan menghadirkan Narasumber dari Akademisi UPI dan UNPAD, Polda Jabar, dan Diskominfo Kabupaten Kuningan, di Gedung Sanggariang, Sabtu (21/2/2026). Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah Bakesbangpol Prov. Jawa Barat, H. Khoirul Naim, S.KM, M.Epid, menyebutkan, materi dan narasumber : […]

  • Perkuat Sinergi, Dandim 0615/KNG Paparkan Program Pembangunan di Tiga Kecamatan

    Perkuat Sinergi, Dandim 0615/KNG Paparkan Program Pembangunan di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung telah melaksanakan silaturahmi dengan berbagai elemen pemimpin daerah yang menghadirkan para Kepala Desa dari tiga kecamatan yaitu Mandirancan, Pancalang, dan Pasawahan, bersama dengan pejabat terkait, bertempat di Aula Balai Desa Mandirancan, Kecamatan Mandirancan, Rabu (14/1/2026). Turut hadir dalam acara tersebut para Camat dari ketiga kecamatan, Pasiter […]

  • Oknum Kades Tanjung Agung Bantah Pemberitaan, Sebut Dirinya Dijebak dan Diperas

    Oknum Kades Tanjung Agung Bantah Pemberitaan, Sebut Dirinya Dijebak dan Diperas

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Desa (Kades) Tanjung Agung, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, membantah pemberitaan sejumlah media online yang menyebut dirinya terlibat skandal pribadi. Berita tersebut sebelumnya dimuat oleh SEMAKU.net pada 8 Mei 2025 dan Baritodayak.com pada 7 September 2025. Kepada awak media, Senin (8/9/2025), Kades Tanjung Agung menegaskan bahwa isi pemberitaan tersebut tidak benar. Ia […]

  • SPPG Ciporang Klarifikasi Video Chef Memakai Aksesoris Saat Mengolah Bahan Makanan

    SPPG Ciporang Klarifikasi Video Chef Memakai Aksesoris Saat Mengolah Bahan Makanan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 468
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Kelurahan Ciporang angkat bicara terkait beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan seorang chef sedang mengolah bahan makanan sambil mengenakan cincin dan jam tangan. Pihak pelaksana menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Program Makanan Bergizi (MBG) tetap berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan berada dalam pengawasan tenaga ahli gizi. […]

  • Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT

    Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 100
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Di Pulau Salura, Kabupaten Sumba Timur, listrik bukan sekadar soal lampu yang menyala. Di balik terangnya malam, ada perjuangan petugas PLN yang harus menyeberangi laut, membawa mesin, suku cadang, dan berbagai peralatan untuk memastikan sekitar 140 kepala keluarga tetap mendapatkan pasokan listrik. Menjelang Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, semangat memberikan pelayanan terbaik itu […]

  • Agar Wisatawan Tak Kapok, Walikota Tetapkan Standar Harga Kuliner di Pantai Panjang

    Agar Wisatawan Tak Kapok, Walikota Tetapkan Standar Harga Kuliner di Pantai Panjang

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Hingga saat ini, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing terus berupaya menata ulang kawasan wisata Pantai Panjang.Baru-baru ini, pemerintah telah membongkar lapak pedagang yang menyalahi aturan. Mereka akan direlokasi ke tempat yang telah disediakan.Setelah itu, pemerintah juga akan mengatur atau menetapkan standarisasi harga makanan dan minuman di area […]

expand_less