Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Dugaan Korupsi Proyek Alkes RSUD Ahmad Hanafiah, DPP KAMPUD Minta Eva Susanti Kooperatif Hadiri Panggilan KEJATI Lampung

Dugaan Korupsi Proyek Alkes RSUD Ahmad Hanafiah, DPP KAMPUD Minta Eva Susanti Kooperatif Hadiri Panggilan KEJATI Lampung

  • account_circle Habil
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lampung, jarrakpos.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD), Seno Aji, S.Sos, S.H, M.H meminta kepada Pelaksana tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Ahmad Hanafiah Lampung Timur, Eva Susanti, S.KM, M.M bersikap kooperatif untuk hadir di kantor Kejaksaan Tinggi (KEJATI) Lampung dalam rangka memenuhi jadwal pemeriksaan terkait 13 (tiga belas) proyek pengadaan alat-alat kedokteran tahun anggaran 2026 dan 1 paket pengadaan electric generating set bernilai total puluhan milyar rupiah.

“Kita meminta Ibu Eva Susanti selaku Plt Direktur untuk kooperatif hadir memenuhi jadwal undangan pemeriksaan oleh tim KEJATI Lampung terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) 13 proyek pengadaan alat kedokteran dan 1 paket proyek pengadaan electric generating set bernilai puluhan milyar rupiah, untuk memberikan keterangan yang sesuai fakta terhadap pelaksanaan proyek-proyek alat kedokteran di RSUD KH. Ahmad Hanafiah”, kata Seno Aji pada Rabu (28/10/2026).

Seno Aji menyayangkan sikap mangkirnya Plt Direktur RSUD KH. Ahmad Hanafiah yang juga menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek pengadaan alat kedokteran tersebut dari undangan pemeriksaan oleh tim KEJATI Lampung yang sebelumnya telah dijadwalkan pada Kamis (22/10/2026).

“Kita menyayangkan atas mangkirnya Plt Direktur RSUD KH. Ahmad Hanafiah dari undangan Tim KEJATI Lampung yang dijadwalkan pada Kamis, 22 Oktober 2026 di Kantor KEJATI, tentunya ini mensinyalir adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek-proyek tersebut yang mengarah kepada upaya praktik Tipikor, sebagai pejabat publik Ibu Plt Direktur sudah sepatutnya menunjukan perilaku yang taat hukum dengan menghargai proses hukum yang berjalan di KEJATI Lampung”, pinta sosok Advokat yang dikenal low profil ini.

Diberitakan sebelumnya, tim penyidik

KEJATI Lampung menjadwalkan pemeriksaan terhadap Plt Direktur RSUD KH. Ahmad Hanafiah Sukadana, Eva Susanti. Pemanggilan ini dilakukan dalam rangka klarifikasi terkait proses pengadaan alat kesehatan (Alkes) yang diduga bermasalah di rumah sakit tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Lampung, Ricky Ramadhan, S.H, M.H mengkonfirmasi bahwa pihak penyidik telah mengagendakan pemeriksaan terhadap Eva pada Kamis (22/10/2026). Namun, hingga hari pemeriksaan berlangsung, pihak KEJATI belum menerima kehadiran yang bersangkutan.

“Untuk pemanggilan hari ini, diagendakan untuk diperiksa. Namun, sampai sekarang yang bersangkutan belum hadir,” ujar Ricky saat dikonfirmasi, pada Kamis (22/10/2026).

Di sisi lain, Eva Susanti mengakui telah menerima surat pemanggilan dari pihak Kejaksaan. Ia menjelaskan bahwa ketidakhadirannya bukan merupakan upaya untuk menghindar, melainkan karena kendala jadwal pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Eva menyebutkan bahwa pemanggilan sedianya dijadwalkan pada Kamis (22/10/2026), namun ia sedang berada di luar Provinsi untuk menjalankan tugas dinas.

“Benar ada pemanggilan, tetapi saya tidak hadir karena sedang dinas di luar Lampung,” jelas Eva saat dikonfirmasi terpisah.

Untuk diketahui DPP KAMPUD sebelumnya telah melayangkan laporan resmi terhadap dugaan Tipikor atas terlaksananya 13 proyek pengadaan alat kesehatan (Alkes) dan 1 paket pengadaan electric generating set tahun anggaran 2026 dengan modus operandi pengkondisian perusahaan penyedia oleh Plt Direktur RSUD KH. Ahmad Hanafiah kemudian memasukan unsur mark-up harga untuk memperoleh penerimaan cash back, adapun laporan tersebut resmi didaftarkan pada kantor KEJATI Lampung dan kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung pada Kamis (10/9/2026).

Sementara Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo, S.E., M.Comm., CSFA, ACPA, CA, Ak, CFrA memberikan tanggapan positif dan mengapresiasi DPP KAMPUD atas laporan tersebut pada Kamis (10/9/2026) melalui keterangan resminya.

“Untuk itu, informasi yang telah diberikan terkait pelaksanaan kegiatan pengadaan alat kedokteran di RSUD KH. Ahmad Hanafiah Lampung Timur tahun anggaran 2026 akan Kami jadikan sebagai bahan dalam pelaksanaan pemeriksaan atas LKPD tahun anggaran 2026, terimakasih atas laporannya Pak Seno”, jelas Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo.

Adapun 14 proyek tersebut diantaranya :

1. Alat kedokteran Endoscopy senilai Rp. 2,5 milyar dikerjakan Endo Indonesia

2. Alat kedokteran Hysteroscopy set operatif senilai Rp. 2,3 milyar dikerjakan Endo Indonesia

3. Alat kedokteran treadmill jantung senilai 890 juta dikerjakan oleh Endo Indonesia

4. Alat kedokteran electrocauther 2 set senilai Rp. 184 juta dikerjakan oleh Endo Indonesia

5. Alat kedokteran bedah electrocauther 2 set senilai Rp. 153 juta dikerjakan oleh Endo Indonesia

6. Alat kedokteran lampu operasi 2 unit senilai Rp. 1,2 milyar dikerjakan oleh Bina Equipment Sejahtera

7. Alat kedokteran suction pump 1 unit senilai Rp. 74 juta dikerjakan oleh Bina Equipment Sejahtera

8. Alat kedokteran USG 2 dimensi 1 unit senilai Rp. 126 juta dikerjakan oleh Aritek Karya Mandiri

9. Alat kedokteran syringe pump 10 unit senilai Rp. 312 juta dikerjakan oleh Aritek Karya Mandiri

10. Alat kedokteran patient monitor 4 unit senilai Rp. 215 juta dikerjakan oleh Aritek Karya Mandiri

11. Alat kedokteran bed elektrik 3 crank 10 unit senilai Rp. 396 juta dikerjakan oleh Medivindo Sarana Medica

12. Alat kedokteran mesin anestesi 2 unit senilai Rp. 1,5 milyar dikerjakan oleh Ge Operations Indonesia

13. Alat kedokteran meja operasi 2 unit senilai Rp. 260 juta dikerjakan oleh Pana Indo Alkestama

14. Electric generating set 1 unit senilai Rp. 2,4 milyar dikerjakan oleh Mira Sarana Langgeng Pratama.

  • Penulis: Habil

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kekerasan Anak di Jalaksana Ditangani Polres Kuningan, Terlapor Masih di Bawah Umur

    Kasus Kekerasan Anak di Jalaksana Ditangani Polres Kuningan, Terlapor Masih di Bawah Umur

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, kini ditangani Satreskrim Polres Kuningan. Keluarga korban telah melaporkan kasus tersebut kepada polisi dan penyidik mulai melakukan penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz mengatakan, laporan dugaan kekerasan tersebut diterima dari orang tua korban pada Senin. Polisi kemudian melakukan sejumlah […]

  • HRB di Hari Santri : “Santri Harus Jadi Penggerak, Bukan Sekedar Penonton”

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com — Subulussalam — Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di Lapangan Beringin Kota Subulussalam, Rabu 22 Oktober 2025, Wali Kota Subulussalam H. Rasyid Bancin (HRB) menyampaikan pesan penting kepada seluruh santri untuk terus mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa dan daerah. Dalam pidatonya, HRB menegaskan bahwa santri tidak boleh hanya menjadi penonton […]

  • Sigap: Personel Pospam dan Dokkes Polres Magelang Kota Tangani Anak Pingsan di Alun-Alun

    Sigap: Personel Pospam dan Dokkes Polres Magelang Kota Tangani Anak Pingsan di Alun-Alun

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Personel Pos Pengamanan (Pospam) Pelayanan Operasi Lilin Candi 2025 bersama tim Dokkes Polres Magelang Kota melaksanakan pertolongan pertama kepada seorang anak yang mengalami pingsan di kawasan Alun-Alun Kota Magelang, Senin (22/12/2025). Kejadian tersebut terjadi saat suasana Alun-Alun Kota Magelang cukup ramai oleh aktivitas masyarakat, sehingga kehadiran petugas Pospam dan Dokkes dengan cepat […]

  • Api Melalap SPBU, Diduga dari Mobil yang Mengisi BBM

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 652
    • 0Komentar

    SUKOHARJO,JARRAKPOS.COM — Kebakaran melanda Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cuplik di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (8/1/2025) sekitar pukul 08.10 WIB. pagi ini, Kobaran api diduga berasal dari mobil Mitsubishi L 300 yang tengah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Cuplik. Informasi yang dihimpun media, kobaran api muncul saat mobil mengantre […]

  • Rumah Wanita Gembong Narkoba Internasional Asal Ponorogo Sepi Sunyi Usai Penangkapan di Kamboja

    Rumah Wanita Gembong Narkoba Internasional Asal Ponorogo Sepi Sunyi Usai Penangkapan di Kamboja

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Ponorogo, Jarrakpos – Usai Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap gembong narkoba sekaligus buronan internasional, Dewi Astutik, suasana rumah wanita asal Dukuh Sumber Agung, Desa Balong, Kecamatan Balong, Ponorogo, tampak sepi dan tertutup rapat. Penangkapan Dewi Astutik—yang diketahui berangkat menjadi tenaga kerja wanita (TKW) pada 2024 lalu—merupakan hasil operasi gabungan BNN bersama Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom […]

  • Dari Talenta Memasak Menjadi Peluang Usaha, Hana Rasakan Manfaat KUR BRI

    Dari Talenta Memasak Menjadi Peluang Usaha, Hana Rasakan Manfaat KUR BRI

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 78
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Berawal dari keinginan untuk tetap produktif setelah kehilangan adiknya, Hana Agsamina Patttypelohi memilih mengembangkan talenta memasaknya menjadi sebuah usaha kantin di kompleks perkantoran Kantor Gubernur Lama, Kota Kupang. Sebelum membuka usaha sendiri, Hana sempat membantu adiknya berjualan di Kelurahan Airnona. Namun, pada 2019, sang adik meninggal dunia setelah terpapar COVID-19. Kondisi tersebut membuat […]

expand_less