Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Koordinator Kejati Sumbar Bambang: Membongkar Celah dan Modus FRAUD dalam Penyaluran KUR Sektor Perbankan

Koordinator Kejati Sumbar Bambang: Membongkar Celah dan Modus FRAUD dalam Penyaluran KUR Sektor Perbankan

  • account_circle Habil
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sumatera Barat, jarrakpos.com | Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) melalui acara Tayang Bincang Komunitas Anindhacitya menggelar diskusi publik interaktif yang mengangkat tema “Uncovering the Blind Spots: Membongkar Celah dan Modus Fraud dalam Penyaluran Kredit Usaha Rakyat” pada Senin (26/10/2016).

Diskusi tersebut berlangsung di Kantor BPKP Sumbar di Kota Padang, adapun penyelenggara menghadirkan sejumlah nama sebagai narasumber pada kegiatan ini diantaranya Bambang Irawan, S.H., M.H, selaku Koordinator Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat, Fajri Adrianto, S.E., M.B.A., Ph.D merupakan pakar ekonomi Perbankan Universitas Andalas dan Ellen Jesicha Manda Putri Silalahi yang merupakan praktisi anti fraud.

Dalam kesempatan ini koordinator Kejati Sumbar, Bambang Irawan mengingatkan perusahaan perbankan pelat merah, milik negara maupun milik daerah untuk menghindari terjadinya fraud atau penyimpangan dalam pengeroperasian perbankan khususnya di Sumbar.

Menurutnya, definisi perbankan adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat kemudian disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk lainnya untuk meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Sehingga eksistensi bank itu sebenarnya adalah untuk melakukan aktivasi terhadap kesejahteraan rakyat, jadi bisa melakukan aktivasi, melakukan akselerasi dan analisis kesejahteraan rakyat melalui salah satunya adalah menyalurkan pembiayaan.

“Area rawan fraud merupakan area atau wilayah tugas pada suatu organisasi yang rawan terjadi kecurangan atau penyimpangan. Beberapa di antaranya adalah instansi yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan dan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pemberian pelayanan publik, dan area kegiatan lainnya”, jelas Bambang.

Fraud dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak selalu bermula dari dokumen yang tidak lengkap atau prosedur yang dilanggar secara terang-terangan imbuh Bambang.

Selain itu, Jaksa Bambang juga mengungkap celah fraud justru dapat tersembunyi di balik administrasi yang tampak tertib, mulai dari penggunaan identitas debitur, usaha fiktif, manipulasi dokumen dan survei, hingga penguasaan dana oleh pihak ketiga.

“Tanpa verifikasi yang memadai, pengendalian yang kuat, dan pemanfaatan data untuk mendeteksi anomali, penyaluran KUR yang ditujukan untuk memperkuat UMKM berisiko disalahgunakan”, pungkas Bambang.

Dia mengingatkan Badan Usaha Milik Negara dan Milik Daerah untuk transparan, akuntabel, profesional dan bersih dari tindak pidana korupsi. Dia meminta BUMN untuk meminimalisir fraud dalam pengelolaan BUMN/BUMD.

Menurtu Bambang, Integritas merupakan landasan yang paling utama dalam mencegah terjadinya FRAUD, walaupun regulasi dan Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2023 tentang Manajemen Risiko Pembangunan Nasional,” Ada 5 prinsip antisipasi fraud dalam tata kelola birokrasi pemerintah, yakni:

1. Fraud Risk Governance dijalankan melalui penatakelolaan risiko fraud, dalam hal ini manajemen risiko kecurangan dicantumkan dalam kebijakan tertulis yang menyampaikan informasi mengenai program dan kinerja;

2. Fraud Risk Assessment atau penilaian terhadap risiko kecurangan. Penilaian ini bertujuan untuk menentukan kemungkinan, jenis, dan biaya yang ditimbulkan dari suatu risiko kecurangan;

3. Fraud Control Activity yang berupa aktivitas pengawasan internal dalam upaya mencegah terjadinya kecurangan;

4. Fraud Investigation and Corrective Action, apabila terjadi penyimpangan atau pelanggaran yang menjurus kepada perilaku fraud, maka harus dilaporkan dan ditangani secara tepat waktu. Dalam hal ini, terhadap pelanggaran tersebut harus diberikan sanksi dan hukuman yang tepat.

5. Fraud Risk Management Monitoring Activities atau aktivitas pemantauan dan evaluasi sebagai langkah dalam meningkatkan pendeteksian kecurangan, serta mengkomunikasikan hasil dari program manajemen risiko kecurangan kepada semua pegawai.

Kejaksaan tidak hanya berperan menindak, tetapi juga mengedukasi dan mengawal agar kesalahan administratif tidak berubah menjadi tindak pidana korupsi. Namun ketika terdapat unsur mens rea, niat jahat yang jelas memperkaya diri sendiri atau orang lain, maka negara wajib hadir melakukan penegakan hukum,” tegas Bambang Irawan. (Hbl)

  • Penulis: Habil

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PAC PDI-P Tapos Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wapres Demi Marwah Konstitusi

    Ketua PAC PDI-P Tapos Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wapres Demi Marwah Konstitusi

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KOTA DEPOK, JARRAKPOS.COM – Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Tapos, Kota Depok, H. N. Zandi, secara terbuka mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Desakan tersebut disampaikan pada Rabu (7/10/2026) dengan alasan menjaga etika politik dan marwah konstitusi di tengah polemik legitimasi yang dinilai belum sepenuhnya mereda di […]

  • Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan Pemuda PAC PDI Perjuangan Kesambi Kota Cirebon Tegaskan Peran NU dalam Menjaga Bangsa

    Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan Pemuda PAC PDI Perjuangan Kesambi Kota Cirebon Tegaskan Peran NU dalam Menjaga Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 337
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Wakil Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan Pemuda PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Handika, menyampaikan pernyataan resmi dalam momentum satu abad khidmah Nahdlatul Ulama (NU).   Ia menegaskan bahwa perjalanan panjang NU merupakan tonggak sejarah penting bagi umat Islam sekaligus bangsa Indonesia.   Menurut Handika, selama satu abad NU telah istiqamah […]

  • Kota Dumai Diselimuti Asap Tebal, Jarak Pandang Memburuk Akibat Kebakaran Lahan Gambut Dan Ada Dugaan Ulah Oknum Di Belakangnya

    Kota Dumai Diselimuti Asap Tebal, Jarak Pandang Memburuk Akibat Kebakaran Lahan Gambut Dan Ada Dugaan Ulah Oknum Di Belakangnya

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 237
    • 0Komentar

    ​DUMAI, Rabu (7/10/2026) — Kabut asap tebal mulai menyelimuti wilayah Kota Dumai dan sekitarnya sejak pagi ini. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang memburuk secara signifikan serta mengganggu aktivitas harian masyarakat, terutama para pengguna jalan. ​Munculnya titik asap ini dipicu oleh beberapa faktor utama. Karakteristik tanah di Kota Dumai yang didominasi lahan gambut menjadi penyebab utama […]

  • Pimpinan Komisi II DPR RI Ingatkan Kepala Daerah Agar Tak Angkat Timses Jadi PPPK

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 643
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – WAKIL Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf ingatkan agar kepala daerah seperti gubernur, bupati, wali kota terpilih tidak mengangkat tim sukses (timses) menjadi pegawai honorer atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal tersebut Dede Yusuf katakan saat berada di Komplek Parlemen Jakarta beberapa hari yang lalu, Rabu (1/1/2024) “Sebagaimana kita […]

  • Benih Padi Unggul Hasil Aspirasi Usman Husin, Tumbuh Luar Biasa di Sawah Desa Bena

    Benih Padi Unggul Hasil Aspirasi Usman Husin, Tumbuh Luar Biasa di Sawah Desa Bena

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 288
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Harapan petani Desa Bena, Kecamatan Abansel, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mulai tumbuh dari sebidang kecil lahan uji coba. Beberapa hari lalu, Kelompok Tani (Poktan) Sahabat Desa Bena mencoba dua kilogram benih padi unggul, benih bantuan dari aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV, Usman Husin. Uji coba sederhana itu menjadi penentu langkah besar […]

  • Pemkot Bengkulu Peringati Nuzulul Qur’an di Masjid Agung At-Taqwa, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

    Pemkot Bengkulu Peringati Nuzulul Qur’an di Masjid Agung At-Taqwa, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 209
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Suasana religius menyelimuti Masjid Agung At-Taqwa Kota Bengkulu pada Senin malam (9/3/2026) saat Pemerintah Kota Bengkulu menggelar peringatan Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut digelar sebagai pengingat peristiwa turunnya Al-Qur’an sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Acara dihadiri langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama […]

expand_less