Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Bupati Bandung Barat Apresiasi Posbakum Gratis Untuk Warga di 165 Desa Melalui Program Amanah, Tangani Sengketa Tanah hingga KDRT

Bupati Bandung Barat Apresiasi Posbakum Gratis Untuk Warga di 165 Desa Melalui Program Amanah, Tangani Sengketa Tanah hingga KDRT

  • account_circle Derry Rachman
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) memperluas akses keadilan bagi masyarakat dengan membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di 165 desa yang tersebar di 16 kecamatan.

Kehadiran Posbakum ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan hukum kepada warga melalui program AMANAH (Advokasi, Mediasi, Konsultasi, dan Akses Hukum).

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) KBB, Retno Handayani, mengatakan pembentukan Posbakum merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pelayanan bantuan hukum bagi masyarakat, terutama agar warga lebih mudah memperoleh konsultasi dan pendampingan sesuai persoalan yang dihadapi.

Hal itu disampaikan Retno saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/10/2026).

Menurut Retno, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail merespons positif pembentukan Posbakum tersebut. Dukungan itu diwujudkan melalui penerbitan Peraturan Bupati Bandung Barat Nomor 43 Tahun 2026 tentang Pos Bantuan Hukum Desa sebagai landasan regulasi penyelenggaraan layanan.

“Untuk jangka pendek, kita membangun fondasi layanan melalui regulasi, penguatan kelembagaan, dan jejaring. Jangka menengah, kita akan mengembangkan sistem layanan terintegrasi dan meningkatkan layanan bantuan hukum,” ujar Retno.

Retno menjelaskan, program AMANAH dirancang untuk mengubah pola pelayanan hukum yang sebelumnya cenderung terpusat di Bagian Hukum Setda KBB. Melalui Posbakum, akses layanan diupayakan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Pelaksanaannya melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparatur desa dan kelurahan, lembaga bantuan hukum, perguruan tinggi, hingga instansi terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat jangkauan pelayanan sekaligus membantu warga memahami pilihan penyelesaian masalah hukum yang tersedia.

Posbakum menyediakan akses konsultasi, mediasi, advokasi, serta informasi mengenai langkah hukum yang dapat ditempuh masyarakat sesuai dengan persoalan masing-masing.

“Program Posbakum ini, kami ingin mendekatkan akses pelayanan hukum kepada masyarakat,” imbuhnya.

Menurut Retno, keberadaan Posbakum kini tidak hanya sebatas pembentukan kelembagaan. Sejumlah pos telah aktif melayani persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, mulai dari sengketa tanah, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga masalah utang piutang.

Layanan tersebut diharapkan dapat membantu warga memperoleh informasi dan arahan hukum sejak awal, sehingga persoalan yang dihadapi dapat ditangani melalui mekanisme yang sesuai.

Namun, optimalisasi layanan membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten serta tata kelola pelayanan yang jelas. Karena itu, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan peningkatan kapasitas bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam program AMANAH.

Tim efektif bantuan hukum akan diperkuat dalam pengelolaan regulasi, administrasi, serta monitoring dan evaluasi (monev). Sementara itu, pengelola Posbakum akan mendapatkan penguatan tata kelola dan penerapan standar pelayanan di wilayah masing-masing.

Adapun para paralegal akan dibekali peningkatan keterampilan pelayanan hukum dasar, komunikasi, mediasi, serta mekanisme rujukan kepada pihak yang berwenang atau lembaga yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan kasus.

Retno menegaskan, pengembangan program AMANAH dilakukan secara bertahap dengan sasaran jangka pendek, menengah, dan panjang.

Dalam jangka pendek, fokus diarahkan pada penguatan dasar hukum, kelembagaan, dan jejaring pelayanan. Selanjutnya, pada tahap menengah, Pemkab KBB menargetkan pengembangan sistem layanan yang terintegrasi serta peningkatan kualitas bantuan hukum bagi masyarakat.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan hukum yang lebih mudah dijangkau, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan warga di tingkat desa.

Dengan terbentuknya Posbakum di 165 desa, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh pos dapat berfungsi secara optimal, memiliki sumber daya yang memadai, serta memberikan pelayanan yang konsisten kepada masyarakat.

Keberhasilan program AMANAH pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh banyaknya Posbakum yang terbentuk, tetapi juga oleh kemampuan layanan tersebut dalam membantu warga memperoleh akses terhadap informasi, konsultasi, mediasi, dan bantuan hukum yang dibutuhkan.***

  • Penulis: Derry Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Pedagang Nasi Goreng Dikroyok 30 Teman Kuliahnya dan Akhirnya Cuti Kuliah

    Anak Pedagang Nasi Goreng Dikroyok 30 Teman Kuliahnya dan Akhirnya Cuti Kuliah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Harapan Bagus (50), pedagang nasi goreng di Kabupaten Semarang, terancam gagal melihat anaknya Arnendo (20) meraih gelar sarjana Antropologi Sosial di Universitas Diponegoro. Arnendo kini dirawat setelah diduga dikeroyok sekitar 30 mahasiswa satu jurusan. Ia mengalami patah tulang hidung, gegar otak, dan gangguan saraf mata kiri. Jumat,(6/3/2026) Peristiwa itu bermula saat korban diajak […]

  • Penumpang Ojol Alami Kejadian Traumatis saat Menuju Tempat Kerjanya

    Penumpang Ojol Alami Kejadian Traumatis saat Menuju Tempat Kerjanya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    SEMARANG JARRAKPOS.COM – Seorang penumpang ojek online (ojol) berinisial S mengalami kejadian traumatis saat hendak menuju lokasi kerjanya di daerah Kudu, Penggaron Lor, pada Selasa (17/3/2026). Penumpang tersebut mengaku dimaki dengan kata-kata kasar hingga nyaris dipukul oleh sang driver hanya karena persoalan rute jalan. Peristiwa bermula saat korban memesan layanan ojol dari Jl. Murbei menuju […]

  • Gubernur Jateng: Koperasi di Jawa Tengah Diharapkan Bisa Membantu Masyarakat tak Terjerat Pinjol dan Rentenir

    Gubernur Jateng: Koperasi di Jawa Tengah Diharapkan Bisa Membantu Masyarakat tak Terjerat Pinjol dan Rentenir

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meminta koperasi-koperasi di wilayahnya dapat ikut berperan membantu masyarakat agar tak terjerat pinjaman online (pinjol) dan rentenir. Hal itu disampaikan Luthfi saat menghadiri Rakerwil Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jateng di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Selasa (14/4/2026). Luthfi mengungkapkan, jumlah koperasi aktif di Jateng cukup banyak, yakni […]

  • Persib Bandung Segel Gelar Juara Liga Indonesia, Ribuan Bobotoh Kuningan Birukan Jalanan!

    Persib Bandung Segel Gelar Juara Liga Indonesia, Ribuan Bobotoh Kuningan Birukan Jalanan!

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Gema takbir dan sorak-sorai kemenangan membahana di seluruh pelosok Jawa Barat. Persib Bandung resmi menobatkan diri sebagai kampiun Liga Indonesia musim 2025/2026. Meskipun pada laga pamungkas dipaksa bermain imbang tanpa gol 0-0 oleh Persijap Jepara, Pangeran Biru tetap berhak mengangkat trofi juara berkat keunggulan head-to-head. ​Euforia luar biasa ini langsung disambut pesta pora […]

  • Ceroboh, KUA Pragaan Seret Warga Ke Meja Hijau

    Ceroboh, KUA Pragaan Seret Warga Ke Meja Hijau

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 779
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Kantor Urusan Agama Pragaan Sumenep, Madura, Jawa Timur. Mendukung dalam proses pembuatan buku nikah yang diduga menggunakan dokumen palsu oleh terdawa Taufik Rohman. Pasalnya, Taufik Rahman Warga asal Pragaan yang diduga menggunakan dokumen palsu dalam pembuatan buku nikah tersebut didukung dan diperlancar oleh KUA Pragaan. Terbukti kesaksian KUA dalam sidang dugaan kasus […]

  • Menko AHY saat di Akmil : Menekankan Pembangunan Infrastruktur di Daerah Harus Miliki Dampak Nyata

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 1.193
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah harus memiliki dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini ia sampaikan dalam sesi Pembelajaran Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah (Retret) di Akademi Militer Magelang, Kamis (27/02/2025). “Infrastruktur harus berdampak pada pertumbuhan ekonomi […]

expand_less