Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Bupati Bandung Barat Temui Keluarga Terpencil di Solok Pandan, Tawari Relokasi Sementara

Bupati Bandung Barat Temui Keluarga Terpencil di Solok Pandan, Tawari Relokasi Sementara

  • account_circle Derry Rachman
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JARRAKPOS.COM — Kondisi tiga keluarga yang tinggal di kawasan terpencil Gunung Solok Pandan, Kampung Cijanten RW 10, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), akhirnya mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi permukiman sekaligus mendengarkan kebutuhan warga yang selama bertahun-tahun harus bertahan di kawasan perbukitan dengan akses yang sulit.

Tiga keluarga, yakni keluarga Amin, Usep, dan Entis Sutisna, tercatat menempati tiga rumah di kawasan tersebut. Secara keseluruhan, terdapat 16 warga yang tinggal di lokasi itu. Mereka telah menetap sejak 2010 di atas tanah warisan keluarga.

Persoalan paling mendesak yang ditemukan Jeje adalah akses menuju permukiman. Dari jalan raya, warga masih harus berjalan kaki sekitar 2,5 kilometer melalui jalan setapak yang terjal dan licin. Di sejumlah titik, jalur tersebut bahkan berada di sisi jurang.

Kondisi itu menjadi persoalan serius, terutama bagi anak-anak yang setiap hari harus melewati jalur tersebut untuk berangkat dan pulang sekolah.

“Setelah melihat langsung situasi di lapangan, saya menawarkan solusi berbeda sesuai kondisi masing-masing keluarga. Untuk keluarga yang memiliki anak usia sekolah, pemerintah daerah akan membantu biaya sewa rumah di lokasi yang lebih dekat dengan sekolah dan bantuan kontrak rumah untuk jangka waktu dua tahun,” ujar Jeje Ritchie Ismail beberapa waktu lalu.

Menurut Jeje, pemindahan tempat tinggal sementara bagi keluarga yang memiliki anak sekolah menjadi salah satu pilihan paling realistis untuk mengurangi risiko perjalanan.

Ia mengatakan, orang tua tetap dapat mengelola kebun dan lahan pertanian di kawasan Gunung Solok Pandan, sementara anak-anak dapat tinggal lebih dekat dengan sekolah.

“Saya melihat langsung kondisi di sini, terutama anak-anak yang setiap hari harus turun naik untuk sekolah. Saya menawarkan untuk sementara tinggal di bawah. Kebunnya tetap bisa dikerjakan, orang tua tetap bisa naik ke sini untuk bertani, tetapi anak-anak bisa tinggal lebih dekat dengan sekolah,” katanya.

Jeje menilai skema tersebut dapat diterapkan dalam waktu relatif cepat tanpa membuat keluarga kehilangan sumber penghasilan. Aktivitas pertanian tetap bisa dilakukan karena orang tua masih dapat mengakses lahan yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi keluarga.

Dua Keluarga Pilih Bertahan

Sementara itu, dua keluarga lainnya memilih tetap tinggal di kawasan tersebut. Pemerintah daerah pun tidak memaksakan relokasi dan akan menyesuaikan penanganan dengan kondisi masing-masing keluarga.

Jeje mengatakan, pemerintah akan melihat kondisi fisik rumah untuk menentukan bagian yang membutuhkan perbaikan. Bantuan perbaikan rumah nantinya akan diusulkan berdasarkan hasil peninjauan di lapangan.

“Kalau memang memilih tetap tinggal di sini karena sumber penghidupannya ada di sini, kita cari solusi agar mereka tetap bisa tinggal dengan kondisi yang lebih layak. Kita lihat apa yang perlu diperbaiki dari rumahnya dan kita usulkan bantuannya,” ujarnya.

Pilihan warga untuk bertahan di Gunung Solok Pandan bukan tanpa alasan. Lahan pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian berada di sekitar permukiman.

Jika harus berpindah sepenuhnya ke lokasi lain, warga khawatir akan mengalami kesulitan untuk tetap mengelola lahan sekaligus mempertahankan sumber penghasilan keluarga.

Persoalan yang ditemukan pemerintah daerah tidak hanya menyangkut akses, rumah layak huni, dan pendidikan. Administrasi kependudukan serta pemutakhiran data sosial ketiga keluarga tersebut juga menjadi perhatian.

Ketiga keluarga disebut telah menerima sejumlah bantuan pemerintah. Namun, mereka belum masuk dalam skema bantuan sosial reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kondisi tersebut berkaitan dengan proses pemutakhiran data dan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Jeje meminta jajaran terkait tidak berhenti pada tahap pendataan. Menurutnya, persoalan tersebut harus dikawal hingga warga mendapatkan kejelasan mengenai status data maupun bantuan sosial yang dapat diterima.

“Jadi kita jangan cuma perbaikan pendataan. Kita pastikan prosesnya berjalan sampai ada kejelasan,” tegasnya.

Kunjungan tersebut menjadi langkah Pemkab Bandung Barat untuk mencari solusi berdasarkan kondisi nyata yang dihadapi warga di lapangan.

Penanganan tiga keluarga di Gunung Solok Pandan pun tidak disamaratakan. Pemerintah daerah menyiapkan pendekatan berbeda, mulai dari penyediaan tempat tinggal sementara bagi keluarga yang memiliki anak sekolah, perbaikan rumah bagi warga yang tetap bertahan, hingga pembenahan data sosial.

Bagi keluarga yang memiliki anak usia sekolah, tempat tinggal yang lebih dekat dengan fasilitas pendidikan menjadi pilihan untuk menekan risiko perjalanan. Sedangkan keluarga yang masih bergantung pada lahan pertanian diarahkan mendapatkan dukungan agar tetap dapat tinggal secara lebih layak tanpa kehilangan mata pencaharian.***

  • Penulis: Derry Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua II DPRD Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau, Dorong Sinergi Penguatan Ekonomi Daerah

    Wakil Ketua II DPRD Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau, Dorong Sinergi Penguatan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com | Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Budi Mardiyanto,SE,M.M menghadiri acara pengukuhan Rony Widijarto sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau ( PROV KEPRI) yang dilaksanakan di Gedung Bank Indonesia Batam Center,Jum’at (18/7/2025). Pengukuhan ini dilaksanakan langsung oleh Gubernur senior Bank Indonesia Judo Agung. Dalam kesempatan tersebut […]

  • Imigrasi Batam Tindak Tegas Dugaan Pungli di Pelabuhan Batam Center Usai Viral di Media Singapura

    Imigrasi Batam Tindak Tegas Dugaan Pungli di Pelabuhan Batam Center Usai Viral di Media Singapura

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 241
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan praktik penerimaan uang di luar ketentuan (pungutan liar) yang melibatkan oknum petugas di Pelabuhan Internasional Batam Center. Kasus ini mencuat setelah akun Instagram media Singapura, @mothershipsg, mengunggah dugaan permintaan uang kepada warga negara asing (WNA) pada 25 Maret 2026 lalu. […]

  • Safari Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Serahkan Santunan

    Safari Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Serahkan Santunan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com– BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) cabang Bengkulu kembali menyerahkan santunan jaminan kematian (JKM). Kali ini santunan diberikan kepada ahli waris Edi Hartono sebesar total Rp 307 Juta, termasuk beasiswa untuk 2 orang anak sejumlah Rp 120 juta. Asisten II Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni secara simbolis menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan […]

  • Bupati Jeje Geber Perbaikan Jalan Cililin Bandung Barat

    Bupati Jeje Geber Perbaikan Jalan Cililin Bandung Barat

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 39
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat terus mempercepat pembenahan infrastruktur jalan yang menjadi salah satu kebutuhan mendesak masyarakat. Sejumlah ruas jalan rusak kini mulai mendapat penanganan, termasuk di wilayah Kecamatan Cililin. Dua ruas yang menjadi perhatian Pemkab Bandung Barat yakni Rancapanggung–Ugrem dan Ciririp–Bangsaya, Desa Cililin. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bahkan turun langsung […]

  • HAMI Apresiasi TNI AD Hidupkan 424 Hektar Sawah Sukabumi: Negara Hadir Mengalirkan Harapan

    HAMI Apresiasi TNI AD Hidupkan 424 Hektar Sawah Sukabumi: Negara Hadir Mengalirkan Harapan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    JARRAKPOS —Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) mengapresiasi langkah nyata TNI Angkatan Darat yang berhasil menghidupkan kembali 424 hektar sawah warga di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Melalui program TNI Manunggal Air, prajurit TNI AD membangun jaringan pipanisasi sepanjang lebih dari 11 kilometer dan mengaktifkan pompa hidram yang membawa air ke lahan pertanian yang sebelumnya […]

  • Bantu Petani dan Optimalkan Potensi Daerah, Perum BULOG NTT Serap 2.330 Ton Jagung untuk Pakan Ternak

    Bantu Petani dan Optimalkan Potensi Daerah, Perum BULOG NTT Serap 2.330 Ton Jagung untuk Pakan Ternak

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 88
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus mengembangkan potensi unggulan daerah. Hingga Juli 2026, BULOG NTT telah menyerap sebanyak 2.330 ton jagung hasil panen petani lokal yang akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Penyerapan jagung tersebut menjadi bukti nyata kehadiran BULOG dalam memberikan […]

expand_less