Pemkab Kuningan Akselerasi Manajemen Talenta ASN Lewat Profiling Berbasis Digital BKN
- account_circle Ghana
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemutakhiran data dan penilaian kompetensi. Langkah ini diawali dengan keikutsertaan 30 pejabat Pemkab Kuningan dalam Profiling ASN berbasis digital di Kantor Regional III BKN Bandung pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Kegiatan profiling tersebut diikuti oleh 18 pejabat JPT Pratama/Eselon II.b, 9 pejabat Eselon III.a, 1 pejabat Eselon III.b, dan 2 pejabat fungsional Madya. Agenda ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling ASN untuk mendukung percepatan penerapan manajemen talenta instansi pemerintah guna mewujudkan Asta Cita serta visi dan misi kepala daerah.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama Sekretaris Daerah U. Kusmana, S.Sos., M.Si., mengapresiasi dukungan BKN dalam memutakhirkan peta kompetensi aparatur di lingkungan Pemkab Kuningan. Menurut Bupati Dian, kegiatan ini penting agar pengembangan sumber daya aparatur berjalan lebih terarah dan berbasis data yang akurat.
Sekda Kuningan U. Kusmana menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan pejabat yang masa berlaku asesmennya mendekati tiga tahun, serta pejabat Eselon II yang belum pernah mengikuti asesmen di jenjang tersebut. Data yang diperbarui ini nantinya diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang objektif dan terukur.
Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa program profiling ini akan dilanjutkan secara massal. Sebanyak 3.000 ASN dari unsur pelaksana, fungsional, hingga struktural dijadwalkan mengikuti tes Pro ASN pada 18–22 Oktober 2026 di SMKN 3 Kuningan.
”Kegiatan ini difasilitasi Kanreg III BKN Bandung sehingga peserta tidak dikenakan biaya PNBP sebesar Rp590 ribu per orang. Pemkab Kuningan hanya menyediakan sarana dan prasarana. Kuota awal kita sebenarnya 570 peserta, namun berkat dukungan Kepala Kanreg III BKN Bandung, Bapak Wahyu, S.Kom., M.AP., kuotanya ditambah menjadi 3.000 peserta,” ujar Beni.
Melalui pemetaan potensi berbasis digital yang berdurasi 2,5 jam per sesi ini, Pemkab Kuningan optimistis mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan publik secara lebih efektif meski di tengah keterbatasan APBD. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar