Kabar Baik untuk Guru, Dindik Pacitan Dukung Perbaikan Status Kepegawaian dan Kesejahteraan
- account_circle Yuniardi Sutondo
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Khemal Pandu Pratikna.
Pacitan,JarrakPos.com-Kabar mengenai rencana pemerintah memperbaiki status kepegawaian sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru mendapat sambutan positif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan.
Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, menilai langkah pemerintah pusat tersebut sebagai ikhtiar penting untuk memberikan kepastian status sekaligus meningkatkan kesejahteraan para guru yang selama ini menjadi salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia.
“Alhamdulillah, ini sebuah pemikiran positif sehingga para guru akan semakin bahagia dan sejahtera, dengan perbaikan status dan kesejahteraannya,” terang Khemal, yang banter disebut sebagai kandidat kuat Sekda Pacitan ini, Ahad (20/9).
Menurutnya, perhatian terhadap status kepegawaian dan kesejahteraan guru tidak semata berkaitan dengan aspek administratif. Lebih dari itu, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan penghargaan yang lebih baik kepada para pendidik dalam menjalankan tugas profesionalnya.
Dalam kerangka kebijakan aparatur sipil negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara itu, kebijakan mengenai penataan tenaga non-ASN dan skema PPPK terus menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam memperjelas status kepegawaian serta tata kelola aparatur.
Rencana perbaikan status, termasuk pembahasan mengenai perubahan status dari PPPK menjadi PNS maupun penguatan skema PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu, menjadi bagian dari dinamika kebijakan kepegawaian yang perlu mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan pemerintah yang berlaku.
Bagi dunia pendidikan, kepastian status dan kesejahteraan guru memiliki arti strategis. Sebab, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan sarana prasarana, tetapi juga oleh kualitas, dedikasi, serta kondisi para pendidik yang berada di garis depan proses pembelajaran.
Khemal berharap kabar baik mengenai peningkatan kesejahteraan tersebut juga diikuti dengan semakin kuatnya semangat para guru dalam menjalankan amanah pendidikan.
“Selain ada kabar baik tentang kesejahteraan, guru juga diharapkan semakin giat dalam menjalankan tugasnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah tuntutan pendidikan yang semakin kompleks. Guru tidak hanya berperan menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman.
Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan guru idealnya berjalan beriringan dengan penguatan profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan tanggung jawab dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu.
Harapannya, perhatian negara terhadap kesejahteraan guru dapat menjadi energi baru bagi para pendidik untuk terus mengabdi. Sebab, ketika guru merasa dihargai dan memperoleh kepastian dalam menjalankan profesinya, ada harapan semakin banyak energi positif yang tercurah untuk ruang-ruang kelas dan masa depan anak-anak bangsa.(Red/yun).
- Penulis: Yuniardi Sutondo




Saat ini belum ada komentar