IPF Bersama Alumni ’81 SMA 30 Jakarta Peduli Korban Gempa Flores, Antar Bantuan hingga ke Tanah Asal
- account_circle Mario
- calendar_month 20 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Di tengah duka dan keprihatinan akibat gempa yang mengguncang wilayah Flores, solidaritas kembali hadir dari mereka yang memilih untuk tidak tinggal diam.
Ikatan Paguyuban Flotirosa (IPF) bersama Alumni ’81 SMA 30 Jakarta menunjukkan kepedulian terhadap mahasiswa asal Flores yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Kota Kupang.
Kepedulian itu diwujudkan melalui penyaluran bantuan berupa sembako dan uang saku kepada para mahasiswa.
Bantuan tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi pesan moral agar mereka tetap kuat menghadapi situasi sulit yang tengah dialami keluarga dan masyarakat di daerah asal mereka.
Bagi para mahasiswa, gempa yang melanda Flores bukan sekadar kabar dari kejauhan. Di balik aktivitas mereka di bangku kuliah, ada keluarga, kampung halaman, dan orang-orang tercinta yang ikut merasakan dampak bencana.
Karena itu, kehadiran IPF dan Alumni ’81 SMA 30 Jakarta menjadi bentuk nyata bahwa kepedulian tidak mengenal jarak.
Namun, gerakan kemanusiaan tersebut tidak berhenti di Kota Kupang.
Besok, tim relawan IPF bersama perwakilan Alumni ’81 SMA 30 Jakarta akan bergerak langsung menuju Flores untuk mengantarkan donasi kepada masyarakat terdampak gempa.
Langkah tersebut menjadi simbol bahwa bantuan bukan hanya soal apa yang diberikan, tetapi juga tentang kehadiran dan keberanian untuk datang langsung menemui saudara-saudara yang sedang menghadapi masa sulit.
“Ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah pesan bahwa Flores tidak sendiri.”
Semangat solidaritas itu kemudian dirangkum dalam sebuah pesan sederhana namun penuh makna:
“Kami tidak sedarah, tapi kami bersaudara.”
Di tengah situasi pascagempa yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan banyak pihak, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam proses pemulihan Flores.
Sebab, dalam situasi bencana, kekuatan sebuah daerah bukan hanya terlihat dari seberapa cepat ia bangkit, tetapi juga dari seberapa banyak tangan yang terulur untuk membantu.
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar