Kebakaran Lahan di Weru Berhasil Dikendalikan, Angin Kencang Perparah Penyebaran Api
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Kebakaran lahan kosong seluas ±15.000 meter persegi yang terjadi di Blok Jalinan, Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (29/8/2026) sore berhasil dipadamkan setelah melibatkan tiga unit pemadam kebakaran dan bantuan water tank TNI. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam insiden ini karena area yang terbakar hanya berupa semak belukar.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan (Kabid PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Cirebon menjelaskan bahwa api dengan cepat merambat akibat hembusan angin kencang yang berhembus saat kejadian. Lokasi kebakaran berada sangat dekat dengan kawasan perumahan Taman Anggrek dan gudang MBG Grage Jaya Abadi, sehingga berpotensi membahayakan aset warga dan perusahaan.
“Angin yang cukup besar membuat api merambat menuju samping gedung MBG. Kami segera meminta bantuan tambahan dari Sektor Sumber serta water tank Kodim 0620 Sumber untuk mencegah api menjalar ke permukiman,” ujar Kabid PPSP dalam keterangan resminya, Minggu (30/8/2026).
Regu 3 Damkar Sektor Weru tiba di lokasi pada pukul 16.09 WIB, sembilan menit setelah menerima laporan dari petugas keamanan MBG, Beni, pada pukul 15.54 WIB. Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari satu jam dan baru dinyatakan aman sepenuhnya pada pukul 17.44 WIB setelah dilakukan pendinginan dan pengecekan menyeluruh.
Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, penyebab kebakaran diduga kuat akibat ulah anak-anak yang bermain api di area lahan kosong. Percikan api yang tertiup angin kemudian membesar dan melalap semak belukar seluas ±15.000 m² dari total luas lahan ±21.344 m². Sisa lahan seluas ±6.344 m² berhasil diselamatkan berkat respons cepat tim gabungan.
Dalam operasi pemadaman tersebut, Damkar Kabupaten Cirebon berkoordinasi erat dengan unsur Forkopimcam Weru, termasuk Anggota Polsek Weru, Babinsa Tegalwangi, karyawan MBG, serta warga sekitar yang turut membantu mengamankan lokasi dan membuka akses air.
Kabid PPSP menekankan bahwa meskipun tidak menimbulkan kerugian materiil, insiden ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak di musim kemarau. “Lahan kosong yang dipenuhi semak kering sangat mudah terbakar. Kami imbau agar warga tidak membakar sampah atau membiarkan anak bermain api di area terbuka,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi lokasi telah dinyatakan aman dan seluruh personel serta armada telah kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan tugas standby.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar