Peduli Basudara di Flores, Injeksi Laptop KupangSalurkan 1 Ton Beras dan 300 Lembar Pakaian
- account_circle Mario
- calendar_month 4 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Ketika gempa mengguncang Flores dan memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka, kepedulian datang dari berbagai arah. Di Kupang, rasa prihatin terhadap kondisi basudara di Flores mendorong Injeksi Creative Center untuk ikut bergerak menggalang bantuan.
Melalui aksi sosial tersebut, Injeksi Creative Center atau yang dikenal sebagai Injeksi Laptop Kupang menyalurkan sekitar 1 ton beras yang dikemas dalam 200 sak, serta 300 lembar pakaian untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Flores.
Direktur Utama Injeksi Creative Center, Jeksi Siokain, mengatakan aksi tersebut lahir dari keprihatinan melihat kondisi masyarakat terdampak yang terus muncul melalui berbagai informasi dan video dari lapangan.
Menurut Jeksi, pihaknya juga menerima banyak dorongan dari rekan-rekan di Flores untuk ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
“Kemarin kami melihat kondisi di lapangan melalui video-video yang beredar. Kami juga mendapat banyak informasi dari teman-teman di Flores. Kami melihat masyarakat dievakuasi. Situasinya sangat memprihatinkan,” ujar Jeksi, (26/8/2026).
Bagi Jeksi, bencana tidak mengenal latar belakang ekonomi. Ketika kondisi normal terganggu dan rumah serta aktivitas ekonomi warga terdampak, kebutuhan dasar tetap harus dipenuhi.
“Pada intinya, kami melihat situasi di sana sangat memprihatinkan. Rumah mereka terdampak, ekonomi juga tidak berjalan seperti biasa. Siapa pun dia, baik kaya maupun miskin, dalam situasi seperti ini tetap membutuhkan kebutuhan yang berlanjut,” katanya.
Karena itu, bantuan yang dikumpulkan Injeksi tidak diarahkan pada satu kelompok tertentu, tetapi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak dan sedang menjalani masa sulit setelah gempa.
Jeksi mengatakan kepedulian terhadap Flores juga memiliki kedekatan tersendiri bagi keluarga besar Injeksi. Banyak karyawan Injeksi Creative Center merupakan orang Flores, sehingga musibah yang terjadi di sejumlah wilayah di Flores turut dirasakan sebagai persoalan bersama.
“Banyak karyawan kami juga orang Flores. Jadi, ini bukan hanya soal membantu orang lain, tetapi juga bentuk kepedulian kami kepada basudara kita di Flores,” ungkapnya.
Bukan Sekadar Toko Laptop
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bagian lain dari kiprah Injeksi Creative Center yang selama ini tidak hanya dikenal sebagai tempat penjualan perangkat teknologi.
Dengan slogan “Laptop Bos, Harga Kos”, Injeksi Laptop Kupang dikenal sebagai salah satu toko laptop yang menyediakan perangkat teknologi dengan harga terjangkau di Nusa Tenggara Timur.
Namun, di balik aktivitas bisnis tersebut, Injeksi Creative Center juga secara rutin menjalankan berbagai kegiatan yang menyasar pengembangan kapasitas anak muda dan masyarakat.
Mulai dari pelatihan public speaking, seminar kewirausahaan, kelas pengembangan bisnis, kepemimpinan, literasi digital, branding usaha, hingga pendampingan terhadap lahirnya ide-ide inovatif berbasis potensi lokal.
Kini, perhatian tersebut diperluas melalui aksi kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa di Flores.
Bagi Jeksi, dalam situasi bencana, yang dibutuhkan bukan hanya rasa prihatin, tetapi juga tindakan nyata sesuai kemampuan masing-masing.
“Harapan kami, semoga Tuhan membantu agar situasi ini segera berhenti dan masyarakat bisa kembali seperti biasa. Semoga proses pemulihan segala sesuatu bisa berjalan cepat, sehingga Flores kembali tersenyum,” ujarnya.
Dari Kupang, bantuan itu menjadi pesan sederhana bahwa di tengah bencana, masyarakat Flores tidak berjalan sendirian. Ada basudara yang ikut merasakan keprihatinan, mengulurkan tangan, dan berharap Flores segera pulih serta kembali tersenyum.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar